Javascript must be enabled to continue!
IDENTIFIKASI MAKANAN JAJANAN YANG MENGANDUNG BORAKS RADIUS SATU KILOMETER UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA KAMPUS 2
View through CrossRef
Latar Belakang : Makanan jajanan merupakan hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, karena harga relatif murah, memiliki cita rasa yang enak dan juga mudah untuk didapatkan. Meskipun makanan jajanan memiliki keunggulan, akan tetapi bisa berdampak negatif bagi kesehatan apabila makanan jajanan terkontaminasi oleh mikroba akibat penanganan yang tidak higIenis dan penggunaan Bahan Tambahan Makanan (BTM) yang tidak diizinkan, salah satunya boraksTujuan : Mengetahui ada atau tidaknya kandungan boraks pada makanan jajanan yang dijual radius 1 km dari Umiversitas Respati Kampus 2 Yogyakarta.Metode Peneltian : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan rancangan deskriptif observasional. Sampel penelitian ini adalah semua makanan jajanan yang dijual radius 1 km dari Kampus 2 Universitas Repati, Jalan Tajem, Maguwoharjo, Depok, Sleman Yogyakarta. Uji Laboratorium Analisis Kandungan Boraks dilaksanakan di Balai Laboratorium Kesehatan Dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa TengahHasil : Sampel makanan jajanan yang diteliti sebanyak 6 sampel. Hasil uji boraks yang dilakukan menyatakan keenam sampel negative kandungan boraksnya.Kesimpulan : Makanan jajanan yang dijual disekitar Kampus 2 Respati Yogyakarta Radius 1 Kilometer tidak ada yang mengandung boraks dan aman untuk dikonsumsi.Kata Kunci : Makanan jajanan; boraks
Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Respati Yogyakarta
Title: IDENTIFIKASI MAKANAN JAJANAN YANG MENGANDUNG BORAKS RADIUS SATU KILOMETER UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA KAMPUS 2
Description:
Latar Belakang : Makanan jajanan merupakan hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, karena harga relatif murah, memiliki cita rasa yang enak dan juga mudah untuk didapatkan.
Meskipun makanan jajanan memiliki keunggulan, akan tetapi bisa berdampak negatif bagi kesehatan apabila makanan jajanan terkontaminasi oleh mikroba akibat penanganan yang tidak higIenis dan penggunaan Bahan Tambahan Makanan (BTM) yang tidak diizinkan, salah satunya boraksTujuan : Mengetahui ada atau tidaknya kandungan boraks pada makanan jajanan yang dijual radius 1 km dari Umiversitas Respati Kampus 2 Yogyakarta.
Metode Peneltian : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan rancangan deskriptif observasional.
Sampel penelitian ini adalah semua makanan jajanan yang dijual radius 1 km dari Kampus 2 Universitas Repati, Jalan Tajem, Maguwoharjo, Depok, Sleman Yogyakarta.
Uji Laboratorium Analisis Kandungan Boraks dilaksanakan di Balai Laboratorium Kesehatan Dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa TengahHasil : Sampel makanan jajanan yang diteliti sebanyak 6 sampel.
Hasil uji boraks yang dilakukan menyatakan keenam sampel negative kandungan boraksnya.
Kesimpulan : Makanan jajanan yang dijual disekitar Kampus 2 Respati Yogyakarta Radius 1 Kilometer tidak ada yang mengandung boraks dan aman untuk dikonsumsi.
Kata Kunci : Makanan jajanan; boraks.
Related Results
Sosialisasi Cara Mendeteksi Kandungan Boraks pada Makanan Menggunakan Bahan Dapur
Sosialisasi Cara Mendeteksi Kandungan Boraks pada Makanan Menggunakan Bahan Dapur
One of the dangerous food factors is the discovery of borax in food. Borax is a preservative that is not intended for food preservatives. Turmeric contains a curcumin compound whic...
CARA MUDAH DETEKSI BORAKS MENGGUNAKAN KERTAS SARING UBI JALAR UNGU (KESARING BIJU)
CARA MUDAH DETEKSI BORAKS MENGGUNAKAN KERTAS SARING UBI JALAR UNGU (KESARING BIJU)
Boraks atau yang lebih dikenal oleh masyarakat dengan nama “bleng” (bahasa jawa) yaitu serbuk kristal lunak yang mengandung boron, berwarna putih atau transparan tidak berbau dan l...
Peningkatan Pengetahuan Siswa Tentang Makanan Jajanan Sehat
Peningkatan Pengetahuan Siswa Tentang Makanan Jajanan Sehat
Gambaran tentang status gizi anak sekolah tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat masalah gizi dan kesehatan yang belum terselesaikan. Kondisi ini diperparah oleh kebiasaan jaj...
ANALISIS KANDUNGAN BORAKS PADA JAJANAN ANAK DI SEKITAR SDN 18 DAN 20 KOTA PEKANBARU
ANALISIS KANDUNGAN BORAKS PADA JAJANAN ANAK DI SEKITAR SDN 18 DAN 20 KOTA PEKANBARU
Jajanan yang dijual di sekitar lingkungan menjadi kekhawatiran masyarakat khususnya orang tua siswa. Jajanan tersebut dikhawatirkan adanya penambahan zat makanan yang berbahaya, y...
Perbandingan Kadar Boraks Pada Bakso Tusuk Sebelum Dibakar Dan Sesudah Dibakar Yang Dijual Di Kramat Jati Jakarta Timurperbandingan Kadar Boraks Pada Bakso Tusuk Sebelum Dibakar Dan Sesudah Dibakar Yang Dijual Di Kramat Jati Jakarta Timur
Perbandingan Kadar Boraks Pada Bakso Tusuk Sebelum Dibakar Dan Sesudah Dibakar Yang Dijual Di Kramat Jati Jakarta Timurperbandingan Kadar Boraks Pada Bakso Tusuk Sebelum Dibakar Dan Sesudah Dibakar Yang Dijual Di Kramat Jati Jakarta Timur
Bakso tusuk bakar adalah yang diolah dengan bumbu khusus dan dibakar langsung. Salah satu penyalahgunaan pemakaian boraks yaitu untuk pembuatan bakso. Boraks toksik bersifat (racun...
ANALISIS KANDUNGAN BORAKS PADA PEMPEK YANG DIJUAL DI KECAMATAN GARUT KOTA
ANALISIS KANDUNGAN BORAKS PADA PEMPEK YANG DIJUAL DI KECAMATAN GARUT KOTA
Pempek merupakan salah satu makanan tradisional ciri khas Palembang. Pempek sudah dikenal masyarakat secara luas. Masyarakat tidak terlalu susah untuk mendapatkan pempek di jajanan...
Pendidikan Kesehatan Tentang Makanan Jajanan di MI Rohmatul Ummah, Klampisan, Kandangan, Kediri
Pendidikan Kesehatan Tentang Makanan Jajanan di MI Rohmatul Ummah, Klampisan, Kandangan, Kediri
Makanan jajanan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi anak-anak. Anak-anak pada umumnya sangat makanan jajanan bahkan kadang menggeser por...
Studi kualitatif pola konsumsi jajanan anak usia sekolah pada suku anak dalam (SAD) di daerah trans sosial Desa Nyogan, Kabupaten Muaro Jambi
Studi kualitatif pola konsumsi jajanan anak usia sekolah pada suku anak dalam (SAD) di daerah trans sosial Desa Nyogan, Kabupaten Muaro Jambi
Latar Belakang : Konsumsi jajanan di sekolah berdampak pada status gizi. Anak-anak pada Suku Anak Dalam (SAD) kebanyakan kurang gizi dan pendek. Banyak perubahan yang terjadi pada ...

