Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh pendidikan kesehatan tentang gizi balita terhadap pengetahuan ibu
View through CrossRef
Background: Nutritional problems are a major health problem in toddlers. Malnutrition in toddlers can hinder mental development, physical growth, and thinking skills. Nutritional disorders in toddlers can be influenced by various factors, one of which is the low knowledge of parents, especially mothers. Efforts that can be made to increase mothers’ knowledge about nutrition are to provide health education.Purpose: Known that there is an influence of health education about toddler nutrition on mothers' knowledge.Method: Quasi-experimental research with pretest-posttest control group design. The population is all mothers who have toddlers who are in Ambarawa Timur. The sampling technique used was consecutive sampling with a sample of 42 participants.Results: It is known that the average score of participants before being given health education was 69.43 and the average score of participants after being given health education was 75.71.Conclusion: There was an effect of health education on toddler nutrition on mothers’ knowledge about toddler nutrition in the working area of the Ambarawa Health Center in 2021 with a p-value of 0.000.Suggestion: Health services to be able to provide periodic health education to the community, especially mothers regarding the fulfillment of nutrition in toddlers as the first step in preventing growth and development problems for toddlers.Keywords: Toddler; Nutrition; Health education; Knowledge.Pendahuluan: Masalah gizi merupakan masalah kesehaatan utama pada balita. Gizi kurang pada balita dapat menghambat perkembangan mental, pertumbuhan fisik serta kemampuan berfikir. Gangguan gizi pada balita dapat dipengaruhi berbagai faktor salah satunya adalah rendahnya pengetahuan orang tua terutama ibu. Upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan.Tujuan: Diketahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang gizi balita terhadap pengetahuan ibu.Metode: Penelitian quasi eksperiment dengan rancangan pretest-postest control group. Populasinya semua ibu yang mempunyai balita yang berada di AmbarawaTimur. Tekhnik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling dengan sampel sebanyak 42 partisipan.Hasil: Diketahui rata-rata skor partisipan sebelum diberikan pendidikan kesehatan adalah 69,43 dan rata-rata skor partisipan setelah diberikan pendidikan kesehatan adalah 75,71.Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang gizi balita terhadap pengetahuan ibu tentang gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Ambarawa tahun 2021 dengan p-value yaitu 0.000.Saran: Pelayanan kesehatan untuk dapat memberikan pendidikan kesehatan secara berkala kepada masyarakat terutama ibu tentang pemenuhan nutrisi pada balita sebagai langkah awal dalam mencegah terjadinya masalah tumbuh kembang bagi balita.
Universitas Malahayati Bandar Lampung
Title: Pengaruh pendidikan kesehatan tentang gizi balita terhadap pengetahuan ibu
Description:
Background: Nutritional problems are a major health problem in toddlers.
Malnutrition in toddlers can hinder mental development, physical growth, and thinking skills.
Nutritional disorders in toddlers can be influenced by various factors, one of which is the low knowledge of parents, especially mothers.
Efforts that can be made to increase mothers’ knowledge about nutrition are to provide health education.
Purpose: Known that there is an influence of health education about toddler nutrition on mothers' knowledge.
Method: Quasi-experimental research with pretest-posttest control group design.
The population is all mothers who have toddlers who are in Ambarawa Timur.
The sampling technique used was consecutive sampling with a sample of 42 participants.
Results: It is known that the average score of participants before being given health education was 69.
43 and the average score of participants after being given health education was 75.
71.
Conclusion: There was an effect of health education on toddler nutrition on mothers’ knowledge about toddler nutrition in the working area of the Ambarawa Health Center in 2021 with a p-value of 0.
000.
Suggestion: Health services to be able to provide periodic health education to the community, especially mothers regarding the fulfillment of nutrition in toddlers as the first step in preventing growth and development problems for toddlers.
Keywords: Toddler; Nutrition; Health education; Knowledge.
Pendahuluan: Masalah gizi merupakan masalah kesehaatan utama pada balita.
Gizi kurang pada balita dapat menghambat perkembangan mental, pertumbuhan fisik serta kemampuan berfikir.
Gangguan gizi pada balita dapat dipengaruhi berbagai faktor salah satunya adalah rendahnya pengetahuan orang tua terutama ibu.
Upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan.
Tujuan: Diketahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang gizi balita terhadap pengetahuan ibu.
Metode: Penelitian quasi eksperiment dengan rancangan pretest-postest control group.
Populasinya semua ibu yang mempunyai balita yang berada di AmbarawaTimur.
Tekhnik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling dengan sampel sebanyak 42 partisipan.
Hasil: Diketahui rata-rata skor partisipan sebelum diberikan pendidikan kesehatan adalah 69,43 dan rata-rata skor partisipan setelah diberikan pendidikan kesehatan adalah 75,71.
Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang gizi balita terhadap pengetahuan ibu tentang gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Ambarawa tahun 2021 dengan p-value yaitu 0.
000.
Saran: Pelayanan kesehatan untuk dapat memberikan pendidikan kesehatan secara berkala kepada masyarakat terutama ibu tentang pemenuhan nutrisi pada balita sebagai langkah awal dalam mencegah terjadinya masalah tumbuh kembang bagi balita.
Related Results
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI BALITA DENGAN STATUS GIZI BALITA UMUR 1-3 TAHUN (Di Posyandu Jaan Desa Jaan Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk)
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI BALITA DENGAN STATUS GIZI BALITA UMUR 1-3 TAHUN (Di Posyandu Jaan Desa Jaan Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk)
Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Kejadian gangguan gizi tidak hanya ditemukan pada keluarga yang berpenghasilan ku...
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI KECAMATAN LUT TAWAR ACEH TENGAH
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI KECAMATAN LUT TAWAR ACEH TENGAH
ABSTRACT Background: The health of a toddler is greatly influenced by the nutrients that are absorbed into the body. Lack of nutrients that are absorbed by ...
Frequency Of Toddler’S Visit To Posyandu And Nutritional Status Of Toddlers (BW/A, BH/A, BW/BH)
Frequency Of Toddler’S Visit To Posyandu And Nutritional Status Of Toddlers (BW/A, BH/A, BW/BH)
Latar belakang: Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) pada Tahun 2018 prevalensi balita underweight di Kabupaten Way Kanan sebesar 19,57%. Kunjungan balita ke Posyand...
Program Pendampingan Keluarga Balita Gizi Kurang di Wilayah Puskesmas Karanganyar Kota Semarang
Program Pendampingan Keluarga Balita Gizi Kurang di Wilayah Puskesmas Karanganyar Kota Semarang
Gizi kurang pada balita masih menjadi permasalahan utama di wilayah Puskesmas Karanganyar, Kota Semarang. Hasil penelusuran data sekunder bulan November 2019 menunjukkan 119 balita...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Hubungan Pengetahuan Sikap dan Tindakan terhadap Status Gizi
Hubungan Pengetahuan Sikap dan Tindakan terhadap Status Gizi
Background: Toddler's nutrition is a serious problem in several areas of Indonesia, one of them is Surabaya. In 2015 Surabaya have 513 toddlers with nutrition status below the red ...
PEMANFAATAN BISKUIT PMT LOKAL DALAM UPAYA PENANGGULANGAN MASALAH GIZI BURUK DI WILAYAH LAHAN KERING KEPULAUAN ROTE NDAO
PEMANFAATAN BISKUIT PMT LOKAL DALAM UPAYA PENANGGULANGAN MASALAH GIZI BURUK DI WILAYAH LAHAN KERING KEPULAUAN ROTE NDAO
Masa balita merupakan periode penting dalam proses pembentukan dan perkembangan manusia yang ditandai dengan tumbuh kembang yang sangat pesat. Periode ini merupakan periode yang kr...
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Orang Tua Tentang Feeding Rules Dalam Pemenuhan Gizi Anak Balita Di Tk Islam Darul Istiqomah
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Orang Tua Tentang Feeding Rules Dalam Pemenuhan Gizi Anak Balita Di Tk Islam Darul Istiqomah
Latar Belakang: Balita merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap masalah gizi karena pada periode ini anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Pemen...

