Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peran Organisasi Mahasiswa dalam Penguatan Pengabdian kepada Masyarakat: Studi Kasus Ikatan Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia Periode 2015/2016

View through CrossRef
ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu implementasi tridarma perguruan tinggi yang berperan dalam menjawab permasalahan lingkungan secara langsung di tingkat komunitas. Namun, pelaksanaan kegiatan pengabdian masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya keberlanjutan program, keterbatasan koordinasi antarwilayah, serta belum optimalnya peran organisasi mahasiswa sebagai penggerak utama kegiatan. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Ikatan Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia (IMTLI) periode 2015/2016 dalam penguatan pengabdian masyarakat melalui pendekatan berbasis organisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis terhadap dokumentasi kegiatan, distribusi wilayah pelaksanaan, serta keterlibatan anggota dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis organisasi mampu mendukung distribusi kegiatan pengabdian secara lebih luas, meningkatkan koordinasi lintas wilayah, serta memperkuat kolaborasi antaranggota. Selain itu, keterlibatan organisasi mahasiswa secara kolektif berkontribusi dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan program melalui penyesuaian terhadap kondisi lokal di masing-masing wilayah. Keterbaruan kegiatan ini terletak pada model pengabdian masyarakat berbasis organisasi mahasiswa yang mengintegrasikan kapasitas individu menjadi kekuatan kolektif dalam skala nasional. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak langsung kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat peran organisasi mahasiswa sebagai aktor strategis dalam pengembangan pengabdian masyarakat yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Pendekatan ini juga mendorong terbentuknya jaringan kolaboratif antar perguruan tinggi yang memperluas jangkauan program serta meningkatkan kapasitas organisasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat secara sistematis dan terukur. Temuan ini memberikan dasar pengembangan model serupa pada berbagai konteks peran organisasi mahasiswa dalam penguatan pengabdian kepada masyarakat. Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, Organisasi Mahasiswa, IMTLI, Teknik Lingkungan, Kolaborasi Wilayah.  ABSTRACT Community service activities represent one of the core implementations of the higher education tridharma, playing a role in addressing environmental issues directly at the community level. However, the implementation of these activities still faces several challenges, such as limited program sustainability, constrained inter-regional coordination, and the suboptimal role of student organizations as primary driving forces. Therefore, this article aims to describe and analyze the role of the Indonesian Environmental Engineering Student Association (IMTLI) for the 2015/2016 period in strengthening community service through an organization-based approach. The method used is a descriptive qualitative approach, involving analysis of program documentation, distribution of implementation areas, and the involvement of members from various universities across Indonesia. The results indicate that the organization-based approach supports a broader distribution of community service activities, improves cross-regional coordination, and strengthens collaboration among members. In addition, the collective involvement of student organizations contributes to enhancing program effectiveness through adaptation to local conditions in each region. The novelty of this study lies in the organization-based community service model that integrates individual capacities into a collective force at a national scale. Thus, these activities not only provide direct benefits to communities but also strengthen the role of student organizations as strategic actors in developing adaptive, collaborative, and sustainable community service. This approach also encourages the establishment of collaborative networks among universities, expanding program reach and improving organizational capacity in planning, implementation, and evaluation of community service activities in a systematic and measurable manner. These findings provide a foundation for developing similar models in various contexts of student organization roles in strengthening community service. Keywords: Community Service, Student Organization, IMTLI, Environmental Engineering, Regional Collaboration.
Title: Peran Organisasi Mahasiswa dalam Penguatan Pengabdian kepada Masyarakat: Studi Kasus Ikatan Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia Periode 2015/2016
Description:
ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu implementasi tridarma perguruan tinggi yang berperan dalam menjawab permasalahan lingkungan secara langsung di tingkat komunitas.
Namun, pelaksanaan kegiatan pengabdian masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya keberlanjutan program, keterbatasan koordinasi antarwilayah, serta belum optimalnya peran organisasi mahasiswa sebagai penggerak utama kegiatan.
Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Ikatan Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia (IMTLI) periode 2015/2016 dalam penguatan pengabdian masyarakat melalui pendekatan berbasis organisasi.
Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis terhadap dokumentasi kegiatan, distribusi wilayah pelaksanaan, serta keterlibatan anggota dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis organisasi mampu mendukung distribusi kegiatan pengabdian secara lebih luas, meningkatkan koordinasi lintas wilayah, serta memperkuat kolaborasi antaranggota.
Selain itu, keterlibatan organisasi mahasiswa secara kolektif berkontribusi dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan program melalui penyesuaian terhadap kondisi lokal di masing-masing wilayah.
Keterbaruan kegiatan ini terletak pada model pengabdian masyarakat berbasis organisasi mahasiswa yang mengintegrasikan kapasitas individu menjadi kekuatan kolektif dalam skala nasional.
Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak langsung kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat peran organisasi mahasiswa sebagai aktor strategis dalam pengembangan pengabdian masyarakat yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Pendekatan ini juga mendorong terbentuknya jaringan kolaboratif antar perguruan tinggi yang memperluas jangkauan program serta meningkatkan kapasitas organisasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat secara sistematis dan terukur.
Temuan ini memberikan dasar pengembangan model serupa pada berbagai konteks peran organisasi mahasiswa dalam penguatan pengabdian kepada masyarakat.
 Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, Organisasi Mahasiswa, IMTLI, Teknik Lingkungan, Kolaborasi Wilayah.
  ABSTRACT Community service activities represent one of the core implementations of the higher education tridharma, playing a role in addressing environmental issues directly at the community level.
However, the implementation of these activities still faces several challenges, such as limited program sustainability, constrained inter-regional coordination, and the suboptimal role of student organizations as primary driving forces.
Therefore, this article aims to describe and analyze the role of the Indonesian Environmental Engineering Student Association (IMTLI) for the 2015/2016 period in strengthening community service through an organization-based approach.
The method used is a descriptive qualitative approach, involving analysis of program documentation, distribution of implementation areas, and the involvement of members from various universities across Indonesia.
The results indicate that the organization-based approach supports a broader distribution of community service activities, improves cross-regional coordination, and strengthens collaboration among members.
In addition, the collective involvement of student organizations contributes to enhancing program effectiveness through adaptation to local conditions in each region.
The novelty of this study lies in the organization-based community service model that integrates individual capacities into a collective force at a national scale.
Thus, these activities not only provide direct benefits to communities but also strengthen the role of student organizations as strategic actors in developing adaptive, collaborative, and sustainable community service.
This approach also encourages the establishment of collaborative networks among universities, expanding program reach and improving organizational capacity in planning, implementation, and evaluation of community service activities in a systematic and measurable manner.
These findings provide a foundation for developing similar models in various contexts of student organization roles in strengthening community service.
 Keywords: Community Service, Student Organization, IMTLI, Environmental Engineering, Regional Collaboration.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS PEMUDA DAN PEMBUATAN PROGRAM KERJA PADA ORGANISASI PEMUDA DESA CIBINUANG, KABUPATEN KUNINGAN
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS PEMUDA DAN PEMBUATAN PROGRAM KERJA PADA ORGANISASI PEMUDA DESA CIBINUANG, KABUPATEN KUNINGAN
The Community Service Activity / Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PKM) was held in Cibinuang Village, Kuningan District, Kuningan Regency with the target of young people who ...
Penguatan Organisasi Kelompok Remaja Peduli Lingkungan Sekitar Kawasan Hutan
Penguatan Organisasi Kelompok Remaja Peduli Lingkungan Sekitar Kawasan Hutan
Kaderisasi kelompok remaja dipandang perlu untuk meningkatkan kesadaran cinta alam dan tanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan di Suaka Margasatwa Tanjung Peropa. Tujua...
Pengaruh Kepemimpinan Pada Budaya Organisasi Kemasyarakatan Dan Pemuda Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Payakumbuh
Pengaruh Kepemimpinan Pada Budaya Organisasi Kemasyarakatan Dan Pemuda Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Payakumbuh
Artikel ini membahas tentang bagaimana kepemimpinan pada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dapat mempengaruhi budaya organisasi dan kinerja organisasi. Studi kasus dilakukan pada HMI ...
MANAJEMEN ORGANISASI SANTRI DI PONDOK PESANTREN
MANAJEMEN ORGANISASI SANTRI DI PONDOK PESANTREN
Manajemen sangat menentukan sebuah organisasi dalam mencapai suatu keberhasilan organisasi, organisasi dibentuk untuk mencapai tujuan bersama, namun untuk mencapai tujuan secara ef...

Back to Top