Javascript must be enabled to continue!
Kualitas Vitamin dan Mineral Sambal Ampela Ayam dengan Penambahan Tepung Biji Kelor (Moringa oleifera)
View through CrossRef
Penelitian penambahan tepung biji kelor terhadap kualitas kimia sambal ampela biji kelor dengan perlakuan (0; 2; 4; 6; 8%). Menggunakan RAL dengan uji lanjut Duncan. Parameter yang diamati yaitu kandungan vitamin A, C dan mineral fosfor. Hasil peneliti berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap kandungan vitamin A, C dan mineral fosfor. Penambahan tepung biji kelor ke dalam sambal ampela biji kelor merupakan strategi fortifikasi yang berpotensi signifikan dapat meningkatkan nilai gizi vitamin A, C dan mineral Fosfor. Biji kelor, kaya nutrisi esensial (karotenoid prekursor vitamin A, beta-karoten, retinol) di dalam tubuh. Kesimpulan: Proses pengolahan biji kelor menjadi tepung mempertahankan sebagian besar karotenoid yang terkandung di dalamnya, menjadikannya aditif fungsional yang efektif untuk mengatasi defisiensi vitamin A pada anak dalam masa pertumbuhan, anak stunting, orang lanjut usia dan program diet pada masyarakat.
Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Title: Kualitas Vitamin dan Mineral Sambal Ampela Ayam dengan Penambahan Tepung Biji Kelor (Moringa oleifera)
Description:
Penelitian penambahan tepung biji kelor terhadap kualitas kimia sambal ampela biji kelor dengan perlakuan (0; 2; 4; 6; 8%).
Menggunakan RAL dengan uji lanjut Duncan.
Parameter yang diamati yaitu kandungan vitamin A, C dan mineral fosfor.
Hasil peneliti berpengaruh sangat nyata (P<0.
01) terhadap kandungan vitamin A, C dan mineral fosfor.
Penambahan tepung biji kelor ke dalam sambal ampela biji kelor merupakan strategi fortifikasi yang berpotensi signifikan dapat meningkatkan nilai gizi vitamin A, C dan mineral Fosfor.
Biji kelor, kaya nutrisi esensial (karotenoid prekursor vitamin A, beta-karoten, retinol) di dalam tubuh.
Kesimpulan: Proses pengolahan biji kelor menjadi tepung mempertahankan sebagian besar karotenoid yang terkandung di dalamnya, menjadikannya aditif fungsional yang efektif untuk mengatasi defisiensi vitamin A pada anak dalam masa pertumbuhan, anak stunting, orang lanjut usia dan program diet pada masyarakat.
Related Results
Kualitas Vitamin dan Mineral Sambal Ampela Ayam dengan Penambahan Tepung Biji Kelor (Moringa oleifera)
Kualitas Vitamin dan Mineral Sambal Ampela Ayam dengan Penambahan Tepung Biji Kelor (Moringa oleifera)
Penelitian penambahan tepung biji kelor terhadap kualitas kimia sambal ampela biji kelor dengan perlakuan (0; 2; 4; 6; 8%). Menggunakan RAL dengan uji lanjut Duncan. Parameter yang...
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Studi Literatur Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera (Lam.)) terhadap Bakteri Patogen pada Saluran Cerna
Studi Literatur Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera (Lam.)) terhadap Bakteri Patogen pada Saluran Cerna
Abstract. The gastrointestinal tract infection is a disease that often occurs in Indonesia. This disease caused by pathogenic bacteria such as Staphylococcus aureus, Escherichia co...
Kualitas Organoleptik Bakso Daging Entok dengan Penambahan Tepung Biji Nangka pada Level Berbeda
Kualitas Organoleptik Bakso Daging Entok dengan Penambahan Tepung Biji Nangka pada Level Berbeda
Bakso adalah produk olahan daging yang terknenal di Indonesia, memiliki tekstur kenyal, cita rasa yang gurih, terbuat dari kombinasi daging giling, tepung dan bumbu yang dibentuk b...
CAMPURAN TEPUNG BIJI DURIAN DAN TEPUNG TERIGU MENJADI CAKE
CAMPURAN TEPUNG BIJI DURIAN DAN TEPUNG TERIGU MENJADI CAKE
Berlimpahnya limbah biji durian pada musim durian belum banyak dimanfaatkan, disisi lain biji durian berpotensi sebagai sumber bahan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengide...
Potensi Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Pada Olahan Makanan Populer Sebagai Antioksidan Untuk Meningkatkan Nilai Gizi
Potensi Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Pada Olahan Makanan Populer Sebagai Antioksidan Untuk Meningkatkan Nilai Gizi
Pada negara berkembang, olahan makanan populer yang terbuat dari sereal memiliki jumlah mikronutrien yang rendah dan kandungan protein yang buruk. Sereal pada umumnya dibuat dari b...
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Abstrak. Mi merupakan salah satu makanan olahan tepung terigu yang terkenal di Indonesia dan Asia. Mi basah merupakan salah satu jenis mi paling banyak digunakan di masyarakat. Pad...
Masker Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Mengatasi Wajah Berjerawat
Masker Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Mengatasi Wajah Berjerawat
Kondisi kulit wajah berpengaruh besar terhadap kepercayaan diri seseorang. Adapun permasalahan yang dapat terjadi pada kulit wajah salah satunya jerawat. Dalam sistem pengobatan ta...

