Javascript must be enabled to continue!
OTORITAS ULIL AMRI DALAM PENENTUAN AWAL BULAN KAMARIAH: KAJIAN TERHADAP PANDANGAN NAHDLATUL WATHAN
View through CrossRef
Penelitian ini membahas sistem penentuan awal bulan lunar menurut Nahdlatul Wathan (NW) dan pandangan NW mengenai ulil amri dalam konteks tersebut. Melalui pendekatan kualitatif dan metode observasi lapangan, ditemukan bahwa NW menggunakan metode rukyatul hilal dengan standar yang sejalan dengan Kementerian Agama Republik Indonesia, yaitu prinsip al-'ibrah biru'yatil hilal laisa bi wujudih, yang menekankan pengamatan hilal sebagai penentu awal bulan. NW juga meyakini bahwa wewenang untuk menentukan awal bulan berada di tangan pemerintah, khususnya Kementerian Agama, dan dalam semangat sami'na wa atha'na, NW selalu mengikuti keputusan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Hal ini menunjukkan komitmen NW dalam menjaga keseragaman dan ketaatan terhadap otoritas negara dalam hal ibadah kolektif.
Kata kunci: Nahdlatul Wathan (NW), Ulil Amri, Awal Bulan Hijriyah.
Title: OTORITAS ULIL AMRI DALAM PENENTUAN AWAL BULAN KAMARIAH: KAJIAN TERHADAP PANDANGAN NAHDLATUL WATHAN
Description:
Penelitian ini membahas sistem penentuan awal bulan lunar menurut Nahdlatul Wathan (NW) dan pandangan NW mengenai ulil amri dalam konteks tersebut.
Melalui pendekatan kualitatif dan metode observasi lapangan, ditemukan bahwa NW menggunakan metode rukyatul hilal dengan standar yang sejalan dengan Kementerian Agama Republik Indonesia, yaitu prinsip al-'ibrah biru'yatil hilal laisa bi wujudih, yang menekankan pengamatan hilal sebagai penentu awal bulan.
NW juga meyakini bahwa wewenang untuk menentukan awal bulan berada di tangan pemerintah, khususnya Kementerian Agama, dan dalam semangat sami'na wa atha'na, NW selalu mengikuti keputusan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Hal ini menunjukkan komitmen NW dalam menjaga keseragaman dan ketaatan terhadap otoritas negara dalam hal ibadah kolektif.
Kata kunci: Nahdlatul Wathan (NW), Ulil Amri, Awal Bulan Hijriyah.
.
Related Results
Fenomena Sosial Mikro-Makro Nahdlatul Wathan Era Orde Baru
Fenomena Sosial Mikro-Makro Nahdlatul Wathan Era Orde Baru
This article discusses how Nahdlatul Wathan is prepared to carefor the Islamic mission and the future of the country. Also includein some sub, this article examines the effort was ...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
IPHONE R: EKSISTENSI MAHASISWA ILMU FALAK DALAM MENANGGAPI PERBEDAAN AWAL BULAN KAMARIAH (STUDI HUMANISTIC APPROACH)
IPHONE R: EKSISTENSI MAHASISWA ILMU FALAK DALAM MENANGGAPI PERBEDAAN AWAL BULAN KAMARIAH (STUDI HUMANISTIC APPROACH)
AbstrakTulisan ini mengkaji tentang eksistensi mahasiswa ilmu falak dalam merespon perbedaan awal bulan kamariah yang hamper setiap tahun terjadi di Indonesia. Problematikan penent...
Getting to Know Ahl al-Sunnah wa al-Jema'ah in Context Nahdlatul Wathan
Getting to Know Ahl al-Sunnah wa al-Jema'ah in Context Nahdlatul Wathan
The social development of Muslims in Nahdlatul Wathan (NW) in the aspects of theology, shari'ah (fiqh), and Gnosticism (mysticism/tasawuf) is inseparable from the internal (scienti...
RUKYAH BIL QALBI PERSPEKTIF TAREKAT NAQSABANDIYAH KHALIDIYAH AL-ALIYAH JOMBANG
RUKYAH BIL QALBI PERSPEKTIF TAREKAT NAQSABANDIYAH KHALIDIYAH AL-ALIYAH JOMBANG
Penentuan awal bulan Kamariah di Indonesia belum menemukan kata sepakat untuk menunjuk satu kriteria. Hal ini karena masing-masing kelompok masih memegang teguh metode dan kriteria...
The Concept of Ulil Amri in Al-Sunnah: Theological and Social Implications in Nationhood
The Concept of Ulil Amri in Al-Sunnah: Theological and Social Implications in Nationhood
This research aims to examine the concept of Ulil Amri as described in the Quran and Sunnah, and how obedience to Ulil Amri is applied in the context of nationhood, particularly wi...
OTORITAS PEMERINTAH DALAM PENETAPAN AWAL BULAN QAMARIYAH PERSPEKTIF FIQH SIYÂSAH YUSUF QARDHAWI.
OTORITAS PEMERINTAH DALAM PENETAPAN AWAL BULAN QAMARIYAH PERSPEKTIF FIQH SIYÂSAH YUSUF QARDHAWI.
<p>The disparity of determining the early month of Qamariyah in Indonesia is a common phenomenon every year. Therefore, the government, through Ministry of Religious Affairs ...
Eksistensi Wilayatul Hukmi Dalam Penanggalan Qamariah Perspektif Empat Madzhab
Eksistensi Wilayatul Hukmi Dalam Penanggalan Qamariah Perspektif Empat Madzhab
Eksistensi Wilayatul Hukmi Dalam Penanggalan Qamariah Perspektif Empat Madzhab. Penerapan awal bulan Qamariah merujuk pada kewenangan pemimpin atau otoritas Islam dalam memutuskan ...

