Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KEHILANGAN HASIL DAN PENDAPATAN USAHA TANI JERUK MANIS AKIBAT SERANGAN LALAT BUAH NAGORI PURBATUA BARU, KECAMATAN SILIMAKUTA, KABUPATEN SIMALUNGUN

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dalam produksi dan pendapatan yang dipengaruhi oleh serangan lalat buah dan tanpa serangan lalat buah. Populasi adalah minimal 200 pohon, dengan 160 keluarga petani jeruk dan sampel dalam penelitian ini diambil sebanyak 30 keluarga dengan pengambilan sampel acak sederhana. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret hingga Mei 2019. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis data primer dan sekunder di Nagori Purbatua Baru, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun. Produksi rata-rata dengan serangan lalat buah adalah 25.313 kg / ha / tahun, dan produksi rata-rata tanpa serangan lalat buah adalah 29.270 kg / ha / tahun. Dan pendapatan rata-rata jeruk manis dengan serangan lalat buah adalah Rp 102.453.333 ha / tahun, sedangkan pendapatan rata-rata jeruk manis tanpa serangan lalat buah adalah Rp 118.082.709 / ha / tahun. Dengan perkiraan kehilangan hasil rata-rata 3.923 kg / ha / tahun
Title: KEHILANGAN HASIL DAN PENDAPATAN USAHA TANI JERUK MANIS AKIBAT SERANGAN LALAT BUAH NAGORI PURBATUA BARU, KECAMATAN SILIMAKUTA, KABUPATEN SIMALUNGUN
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dalam produksi dan pendapatan yang dipengaruhi oleh serangan lalat buah dan tanpa serangan lalat buah.
Populasi adalah minimal 200 pohon, dengan 160 keluarga petani jeruk dan sampel dalam penelitian ini diambil sebanyak 30 keluarga dengan pengambilan sampel acak sederhana.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret hingga Mei 2019.
Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis data primer dan sekunder di Nagori Purbatua Baru, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun.
Produksi rata-rata dengan serangan lalat buah adalah 25.
313 kg / ha / tahun, dan produksi rata-rata tanpa serangan lalat buah adalah 29.
270 kg / ha / tahun.
Dan pendapatan rata-rata jeruk manis dengan serangan lalat buah adalah Rp 102.
453.
333 ha / tahun, sedangkan pendapatan rata-rata jeruk manis tanpa serangan lalat buah adalah Rp 118.
082.
709 / ha / tahun.
Dengan perkiraan kehilangan hasil rata-rata 3.
923 kg / ha / tahun.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Strategi Pengembangan Agribisnis Jambu Gondang Manis (Syzygium malances) di Kabupaten Jombang
Strategi Pengembangan Agribisnis Jambu Gondang Manis (Syzygium malances) di Kabupaten Jombang
Kabupaten Jombang adalah salah satu penghasil produk unggulan buah yang telah dilepas oleh Menteri Pertanian RI No: 308/Kpts/SR.120/4/2006 tentang pelepasan Jambu bol Gondang Manis...
PENGENDALIAN HAMA LALAT BUAH (Bactrocera dorsalis) MENGGUNAKAN PERANGKAP
PENGENDALIAN HAMA LALAT BUAH (Bactrocera dorsalis) MENGGUNAKAN PERANGKAP
Hortikultura merupakan salah satu andalan masyarakat Indonesia sebagai sumber pangan dan pendapatan. Salah satu komoditas hortikultura yang berpeluang untuk dikembangkan adalah jam...
PKM PETANI LEMON DESA LUWUS, KECAMATAN BATURITI, KABUPATEN TABANAN, PROVINSI BALI
PKM PETANI LEMON DESA LUWUS, KECAMATAN BATURITI, KABUPATEN TABANAN, PROVINSI BALI
Potensi Desa Luwus sebagai desa pendukung pariwisata karena dilewati jalur utama penghubung antar kota kabupaten serta beberapa tujuan destinasi pariwisata di Bali menjadi faktor p...
Pengaruh Metode Pemberongsongan Buah Terhadap Produksi Jambu Kristal Di Desa Wergonayan Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen
Pengaruh Metode Pemberongsongan Buah Terhadap Produksi Jambu Kristal Di Desa Wergonayan Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen
Tanaman jambu kristal merupakan tanaman yang saat ini sedang menjadi primadona para petani di Kabupaten Kebumen sehingga banyak sekali petani yang menanamnya dalam skala luas seper...
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Penelitian ini berkenaan [u1] dengan kajian bentuk fisik, jenis, dan fungsi mantra Banjar. Rumusan masalah penelitian ini ada 4, yakni: (1) bagaimanakah bentuk fisik mantra Banjar?...
ANALISIS SEKTOR BASIS BUAH-BUAHAN PADA MASING-MASING KECAMATAN DI KABUPATEN SAMOSIR
ANALISIS SEKTOR BASIS BUAH-BUAHAN PADA MASING-MASING KECAMATAN DI KABUPATEN SAMOSIR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komoditi buah-buahan apa saja yang menjadi komoditi basis pada masing-masing kecamatan di Kabupaten Samosir, untuk mengetahui komoditi bua...

Back to Top