Javascript must be enabled to continue!
Analisis Semiotika Roland Barthes pada Masjid Keraton Buton di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara
View through CrossRef
Baubau adalah salah satu kota yang terletak di Pulau Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara yang memiliki begitu banyak potensi kearifan lokal. Salah satunya adalah benteng Keraton Buton yang telah menjadi ciri khas Kota Baubau sekaligus ikon kebanggan masyarakat Buton dan Sulawesi Tenggara. Di dalam kompleks Keraton Buton, berdiri sebuah masjid peninggalan masa Kesultanan Buton. Masjid ini dikenal dengan nama Masjid Keraton Buton. Masjid Keraton Buton merupakan karya arsitektur yang menjadi muara penyatuan gagasan dari berbagai bidang kemasyarakatan, termasuk bagaimana pesan keyakinan keagamaan ditafsirkan dan dipahami bagi kepentingan masyarakat. Keberadaan arsitekturnya sulit dipisahkan dua wujud kebudayaan yang mendahului kelahirannya, yaitu sistem kemasyarakatan dan kompleksitas ide. Pada tulisan ini, akan dilakukan analisis semiotika Roland Barthes pada bentuk, konstruksi, ruang, dan warna pada Masjid Keraton Buton. Semiotika adalah ilmu yang mempelajari tentang tanda, berfungsinya tanda, dan produksi makna. Roland Barthes merupakan salah satu tokoh semiotika. Ia berpendapat bahwa semiotika merupakan bagian dari linguistik. Menurutnya, bahasa adalah sebuah sistem tanda yang mencerminkan asumsi-asumsi dari suatu masyarakat tertentu dalam waktu tertentu. Hal ini mengungkapkan suatu gagasan (yang bermakna) dan merupakan unsur yang terbentuk dari penanda-petanda, dan terdapat dalam sebuah struktur.
Title: Analisis Semiotika Roland Barthes pada Masjid Keraton Buton di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara
Description:
Baubau adalah salah satu kota yang terletak di Pulau Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara yang memiliki begitu banyak potensi kearifan lokal.
Salah satunya adalah benteng Keraton Buton yang telah menjadi ciri khas Kota Baubau sekaligus ikon kebanggan masyarakat Buton dan Sulawesi Tenggara.
Di dalam kompleks Keraton Buton, berdiri sebuah masjid peninggalan masa Kesultanan Buton.
Masjid ini dikenal dengan nama Masjid Keraton Buton.
Masjid Keraton Buton merupakan karya arsitektur yang menjadi muara penyatuan gagasan dari berbagai bidang kemasyarakatan, termasuk bagaimana pesan keyakinan keagamaan ditafsirkan dan dipahami bagi kepentingan masyarakat.
Keberadaan arsitekturnya sulit dipisahkan dua wujud kebudayaan yang mendahului kelahirannya, yaitu sistem kemasyarakatan dan kompleksitas ide.
Pada tulisan ini, akan dilakukan analisis semiotika Roland Barthes pada bentuk, konstruksi, ruang, dan warna pada Masjid Keraton Buton.
Semiotika adalah ilmu yang mempelajari tentang tanda, berfungsinya tanda, dan produksi makna.
Roland Barthes merupakan salah satu tokoh semiotika.
Ia berpendapat bahwa semiotika merupakan bagian dari linguistik.
Menurutnya, bahasa adalah sebuah sistem tanda yang mencerminkan asumsi-asumsi dari suatu masyarakat tertentu dalam waktu tertentu.
Hal ini mengungkapkan suatu gagasan (yang bermakna) dan merupakan unsur yang terbentuk dari penanda-petanda, dan terdapat dalam sebuah struktur.
Related Results
KAJIAN TERITORIALITAS KERATON KANOMAN
KAJIAN TERITORIALITAS KERATON KANOMAN
Abstrak - Keraton Kanoman merupakan salah satu bangunan yang penting dalam sejarah terbentuknya Kota Cirebon. Keraton Kanoman didirikan pada tahun 1678, keraton berfungsi sebagai b...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
Abstrak- Penyebaran Islam di Indonesia meninggalkan keberagaman budaya akibat adanya akulturasi khususnya di Pulau Jawa. Di antaranya adalah ritual-ritual atau aktivitas asli Jawa ...
PERTUMBUHAN DAN PERUBAHAN ELEMEN FISIK PERMUKIMAN KAWASAN KERATON KANOMAN PADA 1695-2019
PERTUMBUHAN DAN PERUBAHAN ELEMEN FISIK PERMUKIMAN KAWASAN KERATON KANOMAN PADA 1695-2019
Abstrak - Cirebon merupakan salah satu kota yang telah berdiri sejak lama di Nusantara. Kota Cirebon telah ada sebelum Belanda datang. Kota yang ada sejak lama ini mengalami proses...
Smart Mosque: Pembuatan Website dan Laporan Keuangan Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan
Smart Mosque: Pembuatan Website dan Laporan Keuangan Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan
Pelaporan keuangan Masjid belum ada peraturan yang mewajibkan dan ditetapkan dalam pelaporan keuangan berbeda halnya perusahan, pemerintah dan lembaga Zakat. Olehnya itu Ta’mir Mas...
Mekanisme Pengupahan (Ujrah) pada Pengurus Masjid di Kabupaten Kubu Raya: Suatu Tinjauan Syariah
Mekanisme Pengupahan (Ujrah) pada Pengurus Masjid di Kabupaten Kubu Raya: Suatu Tinjauan Syariah
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mekanisme pengupahan (ujrah) pada pengurus masjid di Kabupaten Kubu Raya dan menilai apakah mekanisme pengupahan (ujrah) pada peng...
Pada Perencanaan Masjid Bulan Sabit dengan Masjid Raya Banyumas
Pada Perencanaan Masjid Bulan Sabit dengan Masjid Raya Banyumas
Tujuan penyusunan karya ini adalah membandingkan filosofi islam pada perencanaan Masjid Bulan Sabit dengan Masjid Raya Banyumas. Hasil karya ini adalah a) Masjid Agung Baitussalam ...
ARSITEKTUR MASJID ABIDIN DI KECAMATAN MEDAN MAIMUN KOTA MEDAN
ARSITEKTUR MASJID ABIDIN DI KECAMATAN MEDAN MAIMUN KOTA MEDAN
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menekankan catatan dengan deskripsi kalimat yang rinci, lengkap, mendalam yang menggambarkan situasi yang sebenarnya guna menduk...

