Javascript must be enabled to continue!
Anestesi Epidural pada Pasien dengan Sindrom Eisenmenger yang Menjalani Seksio Sesarea
View through CrossRef
Perubahan pada sistem kardiovaskuler yang terjadi selama kehamilan yaitu peningkatan volume intravaskuler dan perubahan hematologi, peningkatan cardiac output, penurunan resistensi vaskuler, dan adanya supine hypotension syndrome (SHS) akibat aortocaval syndrome. Sindrom Eisenmenger merupakan kondisi patofisiologik kompleks yang meliputi: sianosis klinis, shunting pada ruang jantung (atrial septal defect/ASD, ventricular septal defect/VSD atau aorticopulmonalanomaly) dan hipertensi pulmonal akibat elevasi irreversibel dari PVR. Peningkatan progresif dalam volume plasma menambah beban ventrikel kanan sehingga mempresipitasi terjadinya gagal jantung kanan, asidosis dan hiperkarbia yang dapat meningkatkan PVR. Peningkatan cardiac output dan aliran darah pulmonal akibat kehamilan menyebabkan hipertensi pulmonal memberat. Kebutuhan oksigen pada kehamilan meningkat, hal ini dapat mengancam terjadinya hipoksemia yang berefek pada maternal dan fetal. Manajemen anestesi pada Sindrom Eisenmenger seringkali menemui kesulitan. Salah satu aspek penting adalah menjaga keseimbangan antara tekanan systemic vascular resistance (SVR) dan PVR dan menghindari perubahan hemodinamik yang dapat memperburuk hipoksemia melalui peningkatan shunt kanan ke kiri. Anestesia umum dapat mengeksaserbasi shunt kanan ke kiri dan memperburuk sianosis melalui beberapa mekanisme. Anestesia regional dan epidural direkomendasikan penggunaannya pada Sindrom Eisenmenger. Perubahan hemodinamik dan respirasi biasanya minimal dengan anestesia epidural yang dimanajemen dengan baik. Tujuan monitoring perioperatif, intraoperatif dan postoperatif adalah untuk mendeteksi secara dini perubahan mendadak pada hemodinamik sehingga dapat diberikan penanganan segera untuk mencegah komplikasi pada Sindrom Eisenmenger
Indonesian Society of Obstetric Anesthesia and Critical Care
Title: Anestesi Epidural pada Pasien dengan Sindrom Eisenmenger yang Menjalani Seksio Sesarea
Description:
Perubahan pada sistem kardiovaskuler yang terjadi selama kehamilan yaitu peningkatan volume intravaskuler dan perubahan hematologi, peningkatan cardiac output, penurunan resistensi vaskuler, dan adanya supine hypotension syndrome (SHS) akibat aortocaval syndrome.
Sindrom Eisenmenger merupakan kondisi patofisiologik kompleks yang meliputi: sianosis klinis, shunting pada ruang jantung (atrial septal defect/ASD, ventricular septal defect/VSD atau aorticopulmonalanomaly) dan hipertensi pulmonal akibat elevasi irreversibel dari PVR.
Peningkatan progresif dalam volume plasma menambah beban ventrikel kanan sehingga mempresipitasi terjadinya gagal jantung kanan, asidosis dan hiperkarbia yang dapat meningkatkan PVR.
Peningkatan cardiac output dan aliran darah pulmonal akibat kehamilan menyebabkan hipertensi pulmonal memberat.
Kebutuhan oksigen pada kehamilan meningkat, hal ini dapat mengancam terjadinya hipoksemia yang berefek pada maternal dan fetal.
Manajemen anestesi pada Sindrom Eisenmenger seringkali menemui kesulitan.
Salah satu aspek penting adalah menjaga keseimbangan antara tekanan systemic vascular resistance (SVR) dan PVR dan menghindari perubahan hemodinamik yang dapat memperburuk hipoksemia melalui peningkatan shunt kanan ke kiri.
Anestesia umum dapat mengeksaserbasi shunt kanan ke kiri dan memperburuk sianosis melalui beberapa mekanisme.
Anestesia regional dan epidural direkomendasikan penggunaannya pada Sindrom Eisenmenger.
Perubahan hemodinamik dan respirasi biasanya minimal dengan anestesia epidural yang dimanajemen dengan baik.
Tujuan monitoring perioperatif, intraoperatif dan postoperatif adalah untuk mendeteksi secara dini perubahan mendadak pada hemodinamik sehingga dapat diberikan penanganan segera untuk mencegah komplikasi pada Sindrom Eisenmenger.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengelolaan Perioperatif Pasien Obesitas yang dilakukan Seksio Sesarea dengan Anestesi Umum
Pengelolaan Perioperatif Pasien Obesitas yang dilakukan Seksio Sesarea dengan Anestesi Umum
Obesitas saat ini merupakan ancaman kesehatan yang paling umum di seluruh dunia dan pengaruhnya terhadap kesehatan secara umum meningkat dengan cepat. Obesitas memiliki dampak dram...
Anestesi Spinal untuk Seksio Sesarea Pasien dengan Tinggi Badan Ekstrim Pendek
Anestesi Spinal untuk Seksio Sesarea Pasien dengan Tinggi Badan Ekstrim Pendek
Anestesi untuk seksio sesarea dapat dilakukan dengan anestesi spinal, epidural, combined spinal-epidural atau anestesi umum. Akan tetapi, pilihan utama anestesi untuk seksio sesare...
MANAJEMEN PERIPARTUM PADA PASIEN SINDROM EISENMENGER
MANAJEMEN PERIPARTUM PADA PASIEN SINDROM EISENMENGER
Sindrom Eisenmenger adalah bentuk paling berat dari hipertensi pulmonal yang terkait dengan defek jantung kongenital. Tingkat mortalitas maternal pada pasien wanita dengan sindrom ...
PERBANDINGAN SKALA NYERI PASIEN PASCA OPERASI SEKSIO SESAREA YANG DIBERIKAN MORFIN INTRATEKAL DENGAN MORFIN INTRATEKAL DITAMBAH KETOROLAK INTRA
PERBANDINGAN SKALA NYERI PASIEN PASCA OPERASI SEKSIO SESAREA YANG DIBERIKAN MORFIN INTRATEKAL DENGAN MORFIN INTRATEKAL DITAMBAH KETOROLAK INTRA
Abstract: Caesarean section is one of the most common procedures performed. It is estimated that 15% of births worldwide and 21.1% of those in developed countries occur via cesarea...
Monitoring End-Tidal CO2 pada Wanita Hamil: Fokus pada Keselamatan Pasien
Monitoring End-Tidal CO2 pada Wanita Hamil: Fokus pada Keselamatan Pasien
Pada seksio sesarea, keselamatan pasien adalah menjaga keselamatan ibu dan bayi. Anestesi untuk seksio sesarea dapat dilakukan dengan anestesi umum, anestesi neuraxial atau gabunga...
EFEK PERMEN KARET, MADU, DAN MOBILISASI DINI TERHADAP PEMULIHAN PERISTALTIK USUS DAN WAKTU FLATUS PADA PASIEN POST SEKSIO SESAREA
EFEK PERMEN KARET, MADU, DAN MOBILISASI DINI TERHADAP PEMULIHAN PERISTALTIK USUS DAN WAKTU FLATUS PADA PASIEN POST SEKSIO SESAREA
Seksio sesarea menjadi salah satu operasi besar pada abdomen yang berhubungan langsung dengan perubahan post operatif dalam sistem saraf otonom yang menyebabkan penurunan pergeraka...

