Javascript must be enabled to continue!
PENGEMBANGAN SIKAP KEBERAGAMAAN PESERTA DIDIK ERA 4.0
View through CrossRef
Abstract
In the last decade, the world of education in Indonesia has faced major challenges regarding student safety in schools. The challenge in question is a crisis of student morality or character which is marked by the increasing phenomenon of violence in schools or what is generally known as bullying. This case of bullying occurs because they can show their true identity which might be considered something "cool" just in a disclosure given to them. This is because students' emotional levels are still unstable, so this behavior is often carried out by students. This incident can be seen from the development of religious attitudes held by those who promote their beliefs which are still weak. This research includes library research, therefore the steps that will be taken are exploration of a number of data from various literature, both primary data and secondary data.
This religious development attitude needs to be arranged in such a way that students can explore these religious attitudes which will later be implemented with positive, not negative, attitudes. This religious experience must always be embedded and carried out for better changes in attitudes.
Abstrak
Dalam satu dekade terakhir, dunia pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan besar terkait dengan keamanan siswa di sekolah. Tantangan yang dimaksud adalah krisis moralitas atau karakter pelajar yang ditandai meningkatnya fenomena kekerasan di sekolah atau secara umum dikenal dengan bullying. Kasus bullying ini terjadi bagi mereka untuk bisa menunjukan jati dirinya yang mungkin dianggap sesuatu yang “keren” hanya dalam sebuah ungkapan yang diberikan kepadanya. Ini disebabkan peserta didik tingkat emosionalnya yang masih angat labil sehingga prilaku tersebut kerap kali dilakukan oleh kalangan peserta didik. Kejadian ini bis akita lihat dari perkembangan sikap keberagamaaan yang dimilki oleh mereka yang tangkat keyakinannya masih lemah. Penelitian ini termasuk library research, karena itu langkah-langkah yang akan dilakukan adalah eksplorasi terhadap sejumlah data dari berbagai literatur, baik data primer, maupun data sekunder.
Sikap pengembangan keberagamaan ini perlu di atur sedemikian mungkin agar para peserta didik bisa mendalami sikap-sikap keberagamaan tersebut yang nantinya akan di implementasikan dengan sikap-sikap yang positif bukan negative. Pengalaman keberagamaan ini harus selalu ditancapkan dan dilakukan demi perubahan-perubahan sikap yang lebih baik.
Title: PENGEMBANGAN SIKAP KEBERAGAMAAN PESERTA DIDIK ERA 4.0
Description:
Abstract
In the last decade, the world of education in Indonesia has faced major challenges regarding student safety in schools.
The challenge in question is a crisis of student morality or character which is marked by the increasing phenomenon of violence in schools or what is generally known as bullying.
This case of bullying occurs because they can show their true identity which might be considered something "cool" just in a disclosure given to them.
This is because students' emotional levels are still unstable, so this behavior is often carried out by students.
This incident can be seen from the development of religious attitudes held by those who promote their beliefs which are still weak.
This research includes library research, therefore the steps that will be taken are exploration of a number of data from various literature, both primary data and secondary data.
This religious development attitude needs to be arranged in such a way that students can explore these religious attitudes which will later be implemented with positive, not negative, attitudes.
This religious experience must always be embedded and carried out for better changes in attitudes.
Abstrak
Dalam satu dekade terakhir, dunia pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan besar terkait dengan keamanan siswa di sekolah.
Tantangan yang dimaksud adalah krisis moralitas atau karakter pelajar yang ditandai meningkatnya fenomena kekerasan di sekolah atau secara umum dikenal dengan bullying.
Kasus bullying ini terjadi bagi mereka untuk bisa menunjukan jati dirinya yang mungkin dianggap sesuatu yang “keren” hanya dalam sebuah ungkapan yang diberikan kepadanya.
Ini disebabkan peserta didik tingkat emosionalnya yang masih angat labil sehingga prilaku tersebut kerap kali dilakukan oleh kalangan peserta didik.
Kejadian ini bis akita lihat dari perkembangan sikap keberagamaaan yang dimilki oleh mereka yang tangkat keyakinannya masih lemah.
Penelitian ini termasuk library research, karena itu langkah-langkah yang akan dilakukan adalah eksplorasi terhadap sejumlah data dari berbagai literatur, baik data primer, maupun data sekunder.
Sikap pengembangan keberagamaan ini perlu di atur sedemikian mungkin agar para peserta didik bisa mendalami sikap-sikap keberagamaan tersebut yang nantinya akan di implementasikan dengan sikap-sikap yang positif bukan negative.
Pengalaman keberagamaan ini harus selalu ditancapkan dan dilakukan demi perubahan-perubahan sikap yang lebih baik.
Related Results
PENGARUH KELEKATAN GURU DAN PESERTA DIDIK TERHADAP MOTIVASI MENGHAFAL AL-QUR’AN PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN BTQ DI MTS MADANI ALAUDDIN PAOPAO
PENGARUH KELEKATAN GURU DAN PESERTA DIDIK TERHADAP MOTIVASI MENGHAFAL AL-QUR’AN PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN BTQ DI MTS MADANI ALAUDDIN PAOPAO
Artikel ini bertujuan: 1) Mendeskripsikan pengaruh kelekatan guru dan peserta didik terhadap motivasi menghafal al-Qur’an peserta didik pada mata pelajaran BTQ di MTs Madani Alaudd...
Implementasi Manajemen Peserta Didik di MAS Salafiyah Kabupaten Cirebon
Implementasi Manajemen Peserta Didik di MAS Salafiyah Kabupaten Cirebon
Abstrak – Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan manajemen peserta didik di MAS Salafiyah untuk mewujudkan visi dan misi sekolah. Penelitian ini m...
PERAN GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI KELAS VII SMP PERSIAPAN TOMI – TOMI KECAMATAN WAESALA KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT
PERAN GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI KELAS VII SMP PERSIAPAN TOMI – TOMI KECAMATAN WAESALA KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT
Abstract: The purpose of this study was to determine the role of PAI teachers in improving the discipline of students in the classroom VII SMP Preparation Tomi-Tomi District Waesa...
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
Memetakan gaya belajar peserta didik perlu dilakukan oleh guru. Setiap peserta didik memiliki kelebihan dan kekurangan, serta preferensi bagaimana sebuah informasi diproses berbeda...
Pengembangan Kreatifitas Peserta Didik Melalui Pembelajaran Aktif Tipe Sort Card pada Materi Geografi
Pengembangan Kreatifitas Peserta Didik Melalui Pembelajaran Aktif Tipe Sort Card pada Materi Geografi
This study aims to determine whether learning Geography through active learning type card sort can develop students' creativity in solving Geography problems reaching 75%. The asse...
Hubungan Antara Aktivitas Fisik Terhadap Tingkat Kecemasan
Hubungan Antara Aktivitas Fisik Terhadap Tingkat Kecemasan
Dampak dari social distancing yang mengakibatkan mereka harus belajar melalui daring atau dalam jaringan, rata-rata peserta didik ini berumur 14-17 tahun. Penelitian ini bertujuan ...
KENAKALAN PESERTA DIDIK MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS VII-A SMP BETHEL MUTU MAWOLOKMAI AIMAS
KENAKALAN PESERTA DIDIK MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS VII-A SMP BETHEL MUTU MAWOLOKMAI AIMAS
Kenakalan peserta didik merupakan perilaku atau tindakan yang sering dilakukan oleh peserta didik di dunia pendidikan selama ini, kenakalan peserta didik selalu mempengaruhi presta...
PERAN GURU SEBAGAI MOTIVATOR UNTUK PESERTA DIDIK
PERAN GURU SEBAGAI MOTIVATOR UNTUK PESERTA DIDIK
Guru merupakan faktor terpenting bagi peserta didik ketika proses pembelajaran berlangsung,karena hasil belajar siswa akan lebih optimal apabila motivasi ditunjukkan langsung kepad...

