Javascript must be enabled to continue!
“SAYA ODHIV, SAYA TAKUT MENULARKAN KE ORANG LAIN”: STUDI KUALITATIF NEGOISASI PENGGUNAAN KONDOM PADA LELAKI SEKS LELAKI (LSL)
View through CrossRef
Lelaki Seks Lelaki (LSL) merupakan salah satu populasi kunci penyumbang kasus HIV dan AIDS setiap tahunnya. Faktor utamanya antara lain rendahnya pengetahuan tentang penggunaan kondom, praktik hubungan seksual kombinasi, serta tingginya frekuensi hubungan seksual dengan lebih dari dua pasangan. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi negosiasi penggunaan kondom pada LSL di Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Sebanyak 10 informan dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku penggunaan kondom di kalangan LSL masih belum konsisten. Meskipun sebagian informan memahami pentingnya kondom untuk pencegahan HIV dan AIDS serta IMS, sebagian lainnya masih mengalami kendala dalam penguasaan teknik penggunaannya. Negosiasi penggunaan kondom dipengaruhi oleh persepsi terhadap kerentanan, keparahan, serta manfaat kondom. Persepsi berkurangnya kenikmatan seksual menjadi alasan utama penolakan penggunaan kondom. Namun, informan yang menyadari manfaat kondom dalam perlindungan diri tetap melakukan upaya negosiasi. Proses negosiasi bersifat dinamis dan dipengaruhi oleh relasi dengan pasangan, pengalaman sebelumnya, serta informasi yang diperoleh dari lingkungan dan media sosial. Secara keseluruhan, keputusan untuk menggunakan atau menolak kondom ditentukan oleh kombinasi faktor pengetahuan, hubungan interpersonal, dan persepsi terhadap risiko HIV dan AIDS.
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: “SAYA ODHIV, SAYA TAKUT MENULARKAN KE ORANG LAIN”: STUDI KUALITATIF NEGOISASI PENGGUNAAN KONDOM PADA LELAKI SEKS LELAKI (LSL)
Description:
Lelaki Seks Lelaki (LSL) merupakan salah satu populasi kunci penyumbang kasus HIV dan AIDS setiap tahunnya.
Faktor utamanya antara lain rendahnya pengetahuan tentang penggunaan kondom, praktik hubungan seksual kombinasi, serta tingginya frekuensi hubungan seksual dengan lebih dari dua pasangan.
Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi negosiasi penggunaan kondom pada LSL di Kota Kupang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi.
Sebanyak 10 informan dipilih melalui teknik purposive sampling.
Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku penggunaan kondom di kalangan LSL masih belum konsisten.
Meskipun sebagian informan memahami pentingnya kondom untuk pencegahan HIV dan AIDS serta IMS, sebagian lainnya masih mengalami kendala dalam penguasaan teknik penggunaannya.
Negosiasi penggunaan kondom dipengaruhi oleh persepsi terhadap kerentanan, keparahan, serta manfaat kondom.
Persepsi berkurangnya kenikmatan seksual menjadi alasan utama penolakan penggunaan kondom.
Namun, informan yang menyadari manfaat kondom dalam perlindungan diri tetap melakukan upaya negosiasi.
Proses negosiasi bersifat dinamis dan dipengaruhi oleh relasi dengan pasangan, pengalaman sebelumnya, serta informasi yang diperoleh dari lingkungan dan media sosial.
Secara keseluruhan, keputusan untuk menggunakan atau menolak kondom ditentukan oleh kombinasi faktor pengetahuan, hubungan interpersonal, dan persepsi terhadap risiko HIV dan AIDS.
Related Results
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
Saat ini, dibandingkan dengan negara sekitar, di manakah posisi Indonesia? Tepat sesaat sebelum pandemi, World bank mengkategorikan Indonesia pada posisi upper middle income dan PB...
FAKTOR PENYEBAB PERILAKU LAKI-LAKI SUKA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN LAKI- LAKI (LSL) DI KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2016
FAKTOR PENYEBAB PERILAKU LAKI-LAKI SUKA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN LAKI- LAKI (LSL) DI KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2016
West Sumatera ranked 13thout of 33 provinces of HIV/AIDS cases in Indonesia by 2003. Bukittinggi occupied the second highest rank after Padang.HIV/AIDS cases are dominated by the ...
FAKTOR PENYEBAB PERILAKU LAKI-LAKI SUKA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN LAKI- LAKI (LSL) DI KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2016
FAKTOR PENYEBAB PERILAKU LAKI-LAKI SUKA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN LAKI- LAKI (LSL) DI KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2016
<p><em>West Sumatera ranked 13<sup>th</sup>out of 33 provinces of HIV/AIDS cases in Indonesia by 2003. Bukittinggi occupied the second highest rank after Pa...
DETERMINAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA KOMUNITAS LAKI-LAKI SEKS LAKI-LAKI (LSL) DI KOTA JAMBI
DETERMINAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA KOMUNITAS LAKI-LAKI SEKS LAKI-LAKI (LSL) DI KOTA JAMBI
ABSTRACT
Data from the Jambi City Health Office in collaboration with the Kanti Sehati Foundation shows that in 2019 there were 421 MSM recorded in Jambi City. This research ...
Model Determinan Perilaku “Lelaki Seks Lelaki” di Kota Padang, Sumatera Barat
Model Determinan Perilaku “Lelaki Seks Lelaki” di Kota Padang, Sumatera Barat
Pada tahun 2016, Kota Padang Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat dikejutkan dengan laporan tingginya insiden kasus HIV/AIDS di Indonesia. Tingginya kasus HIV/AIDS berhubungan dengan p...
Development of HIV/AIDS Education and Prevention for Male Sex Couples (MSM) in Denpasar City
Development of HIV/AIDS Education and Prevention for Male Sex Couples (MSM) in Denpasar City
Kasus HIV/AIDS pada LSL (Lelaki Seks Lelaki) di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami jumlah peningkatan yang signifikan. Bali merupakan provinsi yang memiliki jumlah kasus HIV/A...
Daftar Isi Lobo 7(s6)
Daftar Isi Lobo 7(s6)
1. Kematian adalah sesuatu yang tidak wajar. 2. Tanda-tanda Kematian. Penampakan seekor burung. 3. Penampakan tikus. 4. Kodok sebagai penampakan. 5. Berbagai tanda yang meramalkan ...
Rasa Takut Terhadap Kematian Di Antara Mahasiswa Keperawatan
Rasa Takut Terhadap Kematian Di Antara Mahasiswa Keperawatan
Latar Belakang: Menghadapi kematian adalah pengalaman paling menegangkan dan menimbulkan rasa takut dan cemas bagi mahasiswa keperawatan dalam menjalani praktik klinis. Penelitian ...

