Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PANJANG GONAD DAN JUMLAH PRIMORDIAL GERM CELL AYAM WHITE LEGHORN

View through CrossRef
Primordial germ (PGC) pada unggas memiliki potensi yang signifikan untuk digunakan dalam studi berbasis sel dan pelestarian plasma nuftah unggas. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui apakah panjang dan posisi gonad mempengaruhi jumlah PGC. Telur fertil ayam White Leghorn diinkubasi selama 6 hari dan untuk pengamatan peubah ukuran panjang dan jumlah PGC-gonad sisi kanan dan kiri digunakan sampel 27 embrio. Tweezer digunakan untuk membersihkan bagian perut dan isinya sampai terlihat bagian mesonephros. Gonad menempel pada bagian mesonephros di sisi kanan dan kiri, kemudian dilakukan pengukuran panjang gonad. Untuk melepaskan gonad dari mesonephros digunakan tweezer dan dilakukan secara hati-hati sampai terlepas serta usahakan gonad tidak patah. Selanjutnya dilakukan isolasi PGC-gonad untuk menentukan jumlah sel dengan menggunakan hemositometer, kemudian dilihat dan dihitung di bawah mikroskop. Hasil pengamatan memperlihatkan ukuran panjang gonad sisi kanan dan kiri tidak memperlihatkan perbedaan (191,56 vs 201,96 ?m) (P>0,05). Sementara itu, jumlah PGC dipengaruhi oleh posisi gonad (82,20 vs 122,40 sel) (P<0,05). Dapat disimpulkan, gonad sisi kiri memiliki ukuran yang lebih panjang dan jumlah PGC lebih banyak dibandingkan dengan gonad sisi kanan.
Title: PANJANG GONAD DAN JUMLAH PRIMORDIAL GERM CELL AYAM WHITE LEGHORN
Description:
Primordial germ (PGC) pada unggas memiliki potensi yang signifikan untuk digunakan dalam studi berbasis sel dan pelestarian plasma nuftah unggas.
Tujuan dari penelitian untuk mengetahui apakah panjang dan posisi gonad mempengaruhi jumlah PGC.
Telur fertil ayam White Leghorn diinkubasi selama 6 hari dan untuk pengamatan peubah ukuran panjang dan jumlah PGC-gonad sisi kanan dan kiri digunakan sampel 27 embrio.
Tweezer digunakan untuk membersihkan bagian perut dan isinya sampai terlihat bagian mesonephros.
Gonad menempel pada bagian mesonephros di sisi kanan dan kiri, kemudian dilakukan pengukuran panjang gonad.
Untuk melepaskan gonad dari mesonephros digunakan tweezer dan dilakukan secara hati-hati sampai terlepas serta usahakan gonad tidak patah.
Selanjutnya dilakukan isolasi PGC-gonad untuk menentukan jumlah sel dengan menggunakan hemositometer, kemudian dilihat dan dihitung di bawah mikroskop.
Hasil pengamatan memperlihatkan ukuran panjang gonad sisi kanan dan kiri tidak memperlihatkan perbedaan (191,56 vs 201,96 ?m) (P>0,05).
Sementara itu, jumlah PGC dipengaruhi oleh posisi gonad (82,20 vs 122,40 sel) (P<0,05).
Dapat disimpulkan, gonad sisi kiri memiliki ukuran yang lebih panjang dan jumlah PGC lebih banyak dibandingkan dengan gonad sisi kanan.
.

Related Results

Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans keturunan ayam Arab dengan ayam Arras (Ayam Ketarras) umur 2-12 minggu. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 6 bulan, dim...
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa fase awal produksi pada ayam Ketarras dan ayam Arab betina. Penelitian terdiri 2 perlakuan dan 25 ulangan. Faktor jenis ayam di...
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Ayam Ketarras merupakan ayam dengan komposisi genetik 75% ayam Arab dan 25% ayam Ras petelur. Warna kerabang telur ayam Ketarras mirip dengan warna kerabang telur ayam Kampung. Nam...
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
Bisnis ternak ayam memang menjadi salah satu bisnis yang tiada pernah habis bahkan menjadi salah satu bisnis yang cukup menguntungkan. Beternak ayam pun juga tidak terlalu sulit un...
BIOLOGI REPRODUKSI IKAN TENGGIRI (Scomberomorus commerson Lacepede, 1800) DI PERAIRAN TELUK KWANDANG, LAUT SULAWESI
BIOLOGI REPRODUKSI IKAN TENGGIRI (Scomberomorus commerson Lacepede, 1800) DI PERAIRAN TELUK KWANDANG, LAUT SULAWESI
Penelitian tentang aspek biologi tenggiri di Indonesia masih jarang dilakukan, padahal upaya pemanfaatannya telah lama dilakukan oleh nelayan. Ikan tenggiri di Teluk Kwandang penan...
Reproductive biology of kawakawa, Euthynnus affinis (Cantor, 1849) in Eastern Indian Ocean
Reproductive biology of kawakawa, Euthynnus affinis (Cantor, 1849) in Eastern Indian Ocean
Kawakawa (Euthynnus affinis) is one of the economically important fish species for fishermen in Denpasar, Bali. The objective of this study was to analyze the reproductive biology ...
KERAGAMAN SIFAT KUALITATIF DAN MORFOMETRIK ANTARA AYAM KAMPUNG, AYAM BANGKOK, AYAM KATAI, AYAM BIRMA, AYAM BAGON DAN MAGON DI MEDAN (
KERAGAMAN SIFAT KUALITATIF DAN MORFOMETRIK ANTARA AYAM KAMPUNG, AYAM BANGKOK, AYAM KATAI, AYAM BIRMA, AYAM BAGON DAN MAGON DI MEDAN (
Penelitian ini bertujuan mengetahui keragaman fenotipe serta genotipe dan morfometrik antar ayamKampung, ayam Bangkok dan ayam Katai, ayam Birma, Bagon dan Magon. Penelitian ini di...

Back to Top