Javascript must be enabled to continue!
Analisis Pengendalian Kualitas Untuk Mengurangi Defect Pada Produk Wafer Dengan Metode Six Sigma Serta Implementasi Kaizen
View through CrossRef
Permasalahan yang terjadi pada produksi wafer di CV. Surya Kencana Food, khususnya produk untuk PT. Ultra Prima Abadi adalah saat awal produksi dan ketika terjadi pergantian rasa, gramasi maupun bahan baku, dengan rata-rata tingkat BS mencapai 8,47% di bulan pertama, melebihi standart maksimal 6% yang ditetapkan mitra kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas dalam upaya mengurangi produk cacat (Below Standart/BS). Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) dan konsep perbaikan berkelanjutan Kaizen. Melalui pendekatan Six Sigma (DMAIC), identifikasi cacat dilakukan menggunakan QC Seven Tools. Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis cacat terbesar adalah BS Cutting sebesar 41,88%, diikuti oleh BS Book 22,55% dan BS Produk Jadi 19,58%. Nilai DPMO tertinggi ditemukan pada BS Cutting sebesar 152469,1358 dengan level sigma 2,57, sementara BS Book pada level sigma 2,93 dan BS Produk Jadi pada level 3,05. Melalui implementasi Kaizen berupa Five-M Checklist dan penerapan prinsip 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke), dilakukan perbaikan berkelanjutan untuk mengurangi variasi dan meningkatkan kualitas proses produksi. Penelitian ini memberikan kontribusi strategis dalam pengendalian kualitas dan peningkatan produktivitas industri makanan
Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
Title: Analisis Pengendalian Kualitas Untuk Mengurangi Defect Pada Produk Wafer Dengan Metode Six Sigma Serta Implementasi Kaizen
Description:
Permasalahan yang terjadi pada produksi wafer di CV.
Surya Kencana Food, khususnya produk untuk PT.
Ultra Prima Abadi adalah saat awal produksi dan ketika terjadi pergantian rasa, gramasi maupun bahan baku, dengan rata-rata tingkat BS mencapai 8,47% di bulan pertama, melebihi standart maksimal 6% yang ditetapkan mitra kerja.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas dalam upaya mengurangi produk cacat (Below Standart/BS).
Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) dan konsep perbaikan berkelanjutan Kaizen.
Melalui pendekatan Six Sigma (DMAIC), identifikasi cacat dilakukan menggunakan QC Seven Tools.
Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis cacat terbesar adalah BS Cutting sebesar 41,88%, diikuti oleh BS Book 22,55% dan BS Produk Jadi 19,58%.
Nilai DPMO tertinggi ditemukan pada BS Cutting sebesar 152469,1358 dengan level sigma 2,57, sementara BS Book pada level sigma 2,93 dan BS Produk Jadi pada level 3,05.
Melalui implementasi Kaizen berupa Five-M Checklist dan penerapan prinsip 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke), dilakukan perbaikan berkelanjutan untuk mengurangi variasi dan meningkatkan kualitas proses produksi.
Penelitian ini memberikan kontribusi strategis dalam pengendalian kualitas dan peningkatan produktivitas industri makanan.
Related Results
L᾽«unilinguisme» officiel de Constantinople byzantine (VIIe-XIIe s.)
L᾽«unilinguisme» officiel de Constantinople byzantine (VIIe-XIIe s.)
<p>Νίκος Οικονομίδης</...
North Syrian Mortaria and Other Late Roman Personal and Utility Objects Bearing Inscriptions of Good Luck
North Syrian Mortaria and Other Late Roman Personal and Utility Objects Bearing Inscriptions of Good Luck
<span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Times New Roman','serif'">ΠΗΛΙΝΑ ΙΓ&Delta...
Un manoscritto equivocato del copista santo Theophilos († 1548)
Un manoscritto equivocato del copista santo Theophilos († 1548)
<p><font size="3"><span class="A1"><span style="font-family: 'Times New Roman','serif'">ΕΝΑ ΛΑΝ&...
Etching Performance Improvement On Semiconductor Silicon Wafers With Redesigned Etching Drum
Etching Performance Improvement On Semiconductor Silicon Wafers With Redesigned Etching Drum
Proses etching atau punaran melibatkan pelbagai tindak balas kimia dan sangat penting dalam menentukan kualiti wafer silikon. Projek ini menyelesaikan masalah utama wafer ketika pr...
THE EDUCATIONAL VALUE OF KAIZEN QUALITY MANAGEMENT
THE EDUCATIONAL VALUE OF KAIZEN QUALITY MANAGEMENT
Abstract:This paper discusses the educational values of Kaizen culture in Japan. The research used to pose a main question of what educational values Kaizen management and culture ...
Analisis Total Quality Control Sebagai Upaya Meminimalisasi Resiko Kerusakan Produk Otomotif Pada PT. XYZ
Analisis Total Quality Control Sebagai Upaya Meminimalisasi Resiko Kerusakan Produk Otomotif Pada PT. XYZ
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pendekatan Total Quality Control sebagai upaya meminimalisasi resiko kerusakan produk dan faktor-faktor yang menyebabkan keg...
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI CACAT PRODUK TAS DENGAN METODE SIX SIGMA DAN KAIZEN
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI CACAT PRODUK TAS DENGAN METODE SIX SIGMA DAN KAIZEN
Pengendalian kualitas mempengaruhi kualitas produk sehingga produk yang akan dijual menjadi lebih baik, sehingga dengan menerapkan metode six sigma dan kaizen diharapkan dapat meng...
ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA PADA KEMASAN PRODUK X DI PT GF
ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA PADA KEMASAN PRODUK X DI PT GF
Pengendalian kualitas merupakan hal yang penting dan perlu dilakukan oleh perusahaan untuk mengurangi produk yang cacat. Salah satu industri pangan terkenal yang bergerak di bidang...

