Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Asupan Vitamin D Dengan Tingkat Depresi Pada Mahasiswa Di Yogyakarta
View through CrossRef
Depresi merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang banyak terjadi, terutama pada usia produktif. Mahasiswa tergolong rentan mengalami tekanan psikologis akibat beban akademik, transisi menuju kedewasaan, serta tantangan dalam proses adaptasi sosial. Kecukupan asupan vitamin D melalui konsumsi pangan bergizi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kestabilan suasana hati, pengendalian emosi, dan pemeliharaan kesehatan mental secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan vitamin D dengan tingkat depresi pada mahasiswa di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan survei analitik data sekunder dari penelitian yang dilakukan oleh (Dhiemitra Aulia Dewi et al., 2023). Variabel independen pada pelitian ini adalah asupan vitamin D, sedangkan variabel dependen adalah tingkat depresi. Sampel penelitian ini sebanyak 96 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner DASS-21 dan kuesioner SQ-FFQ Quantitative. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Microsoft Excel dan STATA versi 14 dengan uji statistik uji Spearman. Hasil penelitian dari 96 responden menunjukkan bahwa rerata asupan vitamin D pada mahasiswa adalah 5,28±8,97 mcg termasuk dalam kategori kurang dan rerata skor depresi adalah 4,84±4,05 kategori mahasiswa tidak mengalami gangguan depresi. Tidak terdapat hubungan antara asupan vitamin D dengan tingkat depresi pada mahasiswa di Yogyakarta, dibuktikan dengan p = 0.6140. Mayoritas mahasiswa yang tidak depresi memiliki asupan vitamin D yang kurang.
Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda
Title: Hubungan Asupan Vitamin D Dengan Tingkat Depresi Pada Mahasiswa Di Yogyakarta
Description:
Depresi merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang banyak terjadi, terutama pada usia produktif.
Mahasiswa tergolong rentan mengalami tekanan psikologis akibat beban akademik, transisi menuju kedewasaan, serta tantangan dalam proses adaptasi sosial.
Kecukupan asupan vitamin D melalui konsumsi pangan bergizi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kestabilan suasana hati, pengendalian emosi, dan pemeliharaan kesehatan mental secara keseluruhan.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan vitamin D dengan tingkat depresi pada mahasiswa di Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan survei analitik data sekunder dari penelitian yang dilakukan oleh (Dhiemitra Aulia Dewi et al.
, 2023).
Variabel independen pada pelitian ini adalah asupan vitamin D, sedangkan variabel dependen adalah tingkat depresi.
Sampel penelitian ini sebanyak 96 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu random sampling.
Instrumen yang digunakan berupa kuesioner DASS-21 dan kuesioner SQ-FFQ Quantitative.
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Microsoft Excel dan STATA versi 14 dengan uji statistik uji Spearman.
Hasil penelitian dari 96 responden menunjukkan bahwa rerata asupan vitamin D pada mahasiswa adalah 5,28±8,97 mcg termasuk dalam kategori kurang dan rerata skor depresi adalah 4,84±4,05 kategori mahasiswa tidak mengalami gangguan depresi.
Tidak terdapat hubungan antara asupan vitamin D dengan tingkat depresi pada mahasiswa di Yogyakarta, dibuktikan dengan p = 0.
6140.
Mayoritas mahasiswa yang tidak depresi memiliki asupan vitamin D yang kurang.
.
Related Results
GAMBARAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU PUSKESMAS KOTA MANAGAISAKI KABUPATEN TOLITOLI
GAMBARAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU PUSKESMAS KOTA MANAGAISAKI KABUPATEN TOLITOLI
Lansia di Indonesia setiap tahunya terus mengalami peningkatan. Seiring bertambahnya usia maka akan terjadi perubahan fisik, kognitif, dan psikososial yang merupakan dampak negatif...
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
Memori merupakan kemampuan untuk menyimpan, mempertahankan, dan mengingat informasi dari pengalaman masa lalu pada otak manusia berperan dalam proses belajar. Banyak hal yang mempe...
HUBUNGAN KEMAMPUAN ADAPTASI DAN TEMPAT TINGGAL DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA MAHASISWA BARU
HUBUNGAN KEMAMPUAN ADAPTASI DAN TEMPAT TINGGAL DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA MAHASISWA BARU
ABSTRACTFirst year student are one of the groups that are prone to depression. This is because the first year student is in a transition period or in a new condition that initially...
Pengaruh Penerapan Reminiscence Therapy Terhadap Tingkat Depresi Pada Lansia
Pengaruh Penerapan Reminiscence Therapy Terhadap Tingkat Depresi Pada Lansia
Lansia sebagai tahap akhir siklus kehidupan sering diwarnai dengan kondisi yang tidak sesuai dengan harapan, sehingga banyak mengalami depresi. World Health Orgalenization menyatak...
Gambaran Asupan Vitamin C Mahasiswa Fakultas Kedokteran Angkatan 2018
Gambaran Asupan Vitamin C Mahasiswa Fakultas Kedokteran Angkatan 2018
Nutrisi yang ada dalam makanan dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu makronutrien dan mikronutrien. Mikronutrien merupakan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah kecil...
EMOTIONAL QUOTIENT DAN DERAJAT DEPRESI SANTRI MADRASAH ALIYAH PESANTREN TAHFIDZ QURAN
EMOTIONAL QUOTIENT DAN DERAJAT DEPRESI SANTRI MADRASAH ALIYAH PESANTREN TAHFIDZ QURAN
Masa Remaja anak-anak mengalami ketegangan emosi yang meninggi disebabkan oleh tekanan sosial. Tanda-tanda emosional ini berupa rasa kecewa, marah, khawatir, bangga, malu, cinta, ...
GAMBARAN ASUPAN ENERGI, ZAT GIZI MAKRO, NATRIUM, KALIUM DAN STATUS GIZI GAGAL GINJAL KRONIK PASIEN RAWAT INAP DI RSUP DR. MOHAMMAD HOSEIN
GAMBARAN ASUPAN ENERGI, ZAT GIZI MAKRO, NATRIUM, KALIUM DAN STATUS GIZI GAGAL GINJAL KRONIK PASIEN RAWAT INAP DI RSUP DR. MOHAMMAD HOSEIN
Gagal ginjal kronik merupakan penyakit yang disebabkan karena kerusakan fungsi ginjal secara terus menerus dan tidak dapat diubah, sehingga tubuh tidak mampu mempertahankan metabol...
Hubungan Asupan Energi dan Asupan Zat Gizi Makro Terhadap Kejadian Obesitas pada Remaja
Hubungan Asupan Energi dan Asupan Zat Gizi Makro Terhadap Kejadian Obesitas pada Remaja
Prevalensi obesitas di Kota Pekanbaru remaja usia 16-18 tahun pada 2018 sebesar 4,87%. Obesitas remaja faktor utamanya disebabkan oleh asupan makan yang berlebih. Tujuan dari penel...

