Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Asuhan Keperawatan pada Asma dengan Masalah Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Menggunakan Posisi Semifowler di Desa Kaliawi Kabupaten Way Kanan

View through CrossRef
ABSTRAK Prevalensi asma terus mengalami peningkatan terutama di negara- negara berkembang akibat perubahan gaya hidup dan peningkatan polusi udara. Prevalensi asma di Indonesia adalah 4,5% dari populasi. Asma merupakan suatu penyakit obstruksi saluran nafas yang memberikan gejal- gejala batuk, mengi, dan sesak nafas. Masalah utama pada pasien asma yang sering dikeluhkan adalah sesak nafas. Untuk mengurangi sesak nafas yaitu antara lain dengan pengaturan posisi pada saat istrirahat, posisi semifowler, yaitu dengan gaya gravitasi untuk membantu pengembangan paru dan mengurangi tekanan dari abdomen pada diafragma. Melakukan analisa jurnal, penerapan intervensi jurnal, Penerapan posisi semifowler terhadap bersihan jalan napas dilakukan 1-30x/ menit, dilaksanakan pada malam hari selama 3 hari. Pemberian posisi semifowler setinggi 45’.  Dalam asuhan keperawatan ini ada 3 pasien yaitu An.L, An.A dan An.N mengalami penurunan sesak nafas yang ditandai dengan penurunan frekuensi nafas setelah melaksanakan pemberian posisi semi fowler. Asuhan keperawatan yang dilakukan terhadap An.L, An.A dan An.N yaitu memberikan posisi semi fowler untuk menurunkan sesak nafas. Kata Kunci: Asma, Posisi Semi Fowler, Sesak Nafas  ABSTRACT The prevalence of asthma continues to increase, especially in developing countries due to lifestyle changes and increased air pollution. The prevalence of asthma in Indonesia is 4.5% of the population. Asthma is a disease of airway obstruction that gives symptoms of coughing, wheezing, and shortness of breath. The main problem in asthma patients who often complain is shortness of breath. To reduce shortness of breath, among others, by adjusting the position at rest, semi-Fowler's position, namely by using gravity to help expand the lungs and reduce pressure from the abdomen on the diaphragm. Conduct journal analysis, apply journal interventions, The application of the semi-Fowler's position for airway clearance is carried out 1-30x/minute, carried out at night for 3 days. Giving a semi-fowler's position at 45'. The unit that became the case was further analyzed and given a therapeutic action.  In this nursing care, there were 3 patients, namely An.L, An.A and An.N who experienced a decrease in shortness of breath which was marked by a decrease in the frequency of breath after giving the semi-Fowler position. nursing care carried out on An.L, An.A and An.N is to provide a semi-Fowler position to reduce shortness of breath Keywords: Asthma, Semi Fowler's Position, Shortness of Breath
Title: Asuhan Keperawatan pada Asma dengan Masalah Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Menggunakan Posisi Semifowler di Desa Kaliawi Kabupaten Way Kanan
Description:
ABSTRAK Prevalensi asma terus mengalami peningkatan terutama di negara- negara berkembang akibat perubahan gaya hidup dan peningkatan polusi udara.
Prevalensi asma di Indonesia adalah 4,5% dari populasi.
Asma merupakan suatu penyakit obstruksi saluran nafas yang memberikan gejal- gejala batuk, mengi, dan sesak nafas.
Masalah utama pada pasien asma yang sering dikeluhkan adalah sesak nafas.
Untuk mengurangi sesak nafas yaitu antara lain dengan pengaturan posisi pada saat istrirahat, posisi semifowler, yaitu dengan gaya gravitasi untuk membantu pengembangan paru dan mengurangi tekanan dari abdomen pada diafragma.
Melakukan analisa jurnal, penerapan intervensi jurnal, Penerapan posisi semifowler terhadap bersihan jalan napas dilakukan 1-30x/ menit, dilaksanakan pada malam hari selama 3 hari.
Pemberian posisi semifowler setinggi 45’.
 Dalam asuhan keperawatan ini ada 3 pasien yaitu An.
L, An.
A dan An.
N mengalami penurunan sesak nafas yang ditandai dengan penurunan frekuensi nafas setelah melaksanakan pemberian posisi semi fowler.
Asuhan keperawatan yang dilakukan terhadap An.
L, An.
A dan An.
N yaitu memberikan posisi semi fowler untuk menurunkan sesak nafas.
 Kata Kunci: Asma, Posisi Semi Fowler, Sesak Nafas  ABSTRACT The prevalence of asthma continues to increase, especially in developing countries due to lifestyle changes and increased air pollution.
The prevalence of asthma in Indonesia is 4.
5% of the population.
Asthma is a disease of airway obstruction that gives symptoms of coughing, wheezing, and shortness of breath.
The main problem in asthma patients who often complain is shortness of breath.
To reduce shortness of breath, among others, by adjusting the position at rest, semi-Fowler's position, namely by using gravity to help expand the lungs and reduce pressure from the abdomen on the diaphragm.
Conduct journal analysis, apply journal interventions, The application of the semi-Fowler's position for airway clearance is carried out 1-30x/minute, carried out at night for 3 days.
Giving a semi-fowler's position at 45'.
The unit that became the case was further analyzed and given a therapeutic action.
  In this nursing care, there were 3 patients, namely An.
L, An.
A and An.
N who experienced a decrease in shortness of breath which was marked by a decrease in the frequency of breath after giving the semi-Fowler position.
nursing care carried out on An.
L, An.
A and An.
N is to provide a semi-Fowler position to reduce shortness of breath Keywords: Asthma, Semi Fowler's Position, Shortness of Breath.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Tugas Metodologi Penelitian
Tugas Metodologi Penelitian
Latar Belakang : Congestive Heart Failure atau lebih sering dikenal dengan penyakit gagal jantung adalah penyakit sindrom klinis yang ditandai dengan sesak nafas saat istirahat ata...
Asuhan Keperawatan Penerapan Batuk Efektif pada Pasien Asma dengan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif
Asuhan Keperawatan Penerapan Batuk Efektif pada Pasien Asma dengan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif
Asma merupakan suatu penyakit obstruksi saluran nafas yang dapat ditemui pada orang dewasa  Asma menyerang saluran pernapasan yang menyebabkan hiperaktivitas bronkus dan obstruksi ...
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Dalam proses keperawatan peran perawat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Dan salah satu hal penting dalam proses keperawatan...
Penemuan Solusi Akhir Suatu Masalah Melalui Proses Keperawatan
Penemuan Solusi Akhir Suatu Masalah Melalui Proses Keperawatan
Rumah sakit merupakan sebuah organisasi kesehatan yang sangat bermanfaat guna memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sebagaimana tertera dalam UU RI No 44 pasal 1. Setiap ...
Tugas Metodologi Penelitian Mutia Khanza
Tugas Metodologi Penelitian Mutia Khanza
Latar Belakang : Congestive Heart Failure atau lebih sering dikenal dengan penyakit gagal jantung adalah penyakit sindrom klinis yang ditandai dengan sesak nafas saat istirahat ata...
PENGARUH DIAGNOSA KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT MUTU ASUHAN KEPERAWATAN
PENGARUH DIAGNOSA KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT MUTU ASUHAN KEPERAWATAN
Diagnosa keperawatan merupakan sebuah tonggak atau dasar bagi perawat untukmelakukan suatu asuhan keperawatan. Pasien datang ke fasilitas kesehatan tentu memilikikeluhan masing-mas...
Konsep Dasar Asuhan Keperawatan
Konsep Dasar Asuhan Keperawatan
Konsep asuhan keperawatan merupakan proses atau rangkaian kegiatan praktik keperawatan Langsung pada klien di bagian tatanan Pelayanan kesehatan yang pelaksanaannya berdasarkan kai...

Back to Top