Javascript must be enabled to continue!
Pembinaan Warga Gereja Bagi Pemuda Gereja Kerapatan Pantekosta (GKP) Jemaat To’kumila’
View through CrossRef
Kalau melihat realita kehidupan pemuda yang secara terus menerus mengalami pembaharuan. Pembaharuan dalam artian bahwa adanya proses pertumbuhan kerohanian pemuda dalam gereja maupun jemaat. Pemuda akan hidup menurut dalam pola pikir atau prinsip masing-masing, jika tidak mendapat pembinaan secara terarah. Untuk itu, pembinaan secara terarah akan membantu pemuda tersebut memiliki motivasi dan karakter yang baik seperti yang terdapat dalam Amsal 22: 6. Ayat ini juga memperlihatkan bahwa anak muda perlu mendapatkan Pembinaan agar dalam kehidupannya terus berjalan sesuai dengan Firman Tuhan. Dalam konteks Gereja Kerapatan Pantekosta Jemaat To’ Kumila’ , keadaan pemuda gereja mengalami degradasi motivasi maupun karakter. Hal ini terlihat dari sikap sebagian besar pemuda yang jarang mengikuti persekutuan-persekutuan yang diadakan oleh gereja, bahkan mengikuti Ibadah umum hari minggu. Untuk mengatasi masalah tersebut selayaknyalah gereja aware akan realita yang ada, dan mengupayakan untuk merangkul kembali pemuda tersebut.
Title: Pembinaan Warga Gereja Bagi Pemuda Gereja Kerapatan Pantekosta (GKP) Jemaat To’kumila’
Description:
Kalau melihat realita kehidupan pemuda yang secara terus menerus mengalami pembaharuan.
Pembaharuan dalam artian bahwa adanya proses pertumbuhan kerohanian pemuda dalam gereja maupun jemaat.
Pemuda akan hidup menurut dalam pola pikir atau prinsip masing-masing, jika tidak mendapat pembinaan secara terarah.
Untuk itu, pembinaan secara terarah akan membantu pemuda tersebut memiliki motivasi dan karakter yang baik seperti yang terdapat dalam Amsal 22: 6.
Ayat ini juga memperlihatkan bahwa anak muda perlu mendapatkan Pembinaan agar dalam kehidupannya terus berjalan sesuai dengan Firman Tuhan.
Dalam konteks Gereja Kerapatan Pantekosta Jemaat To’ Kumila’ , keadaan pemuda gereja mengalami degradasi motivasi maupun karakter.
Hal ini terlihat dari sikap sebagian besar pemuda yang jarang mengikuti persekutuan-persekutuan yang diadakan oleh gereja, bahkan mengikuti Ibadah umum hari minggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut selayaknyalah gereja aware akan realita yang ada, dan mengupayakan untuk merangkul kembali pemuda tersebut.
Related Results
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
Pembinaan Warga Gereja Bagi Pemuda Gereja Kerapatan Pantekosta (GKP) Jemaat To’kumila’
Pembinaan Warga Gereja Bagi Pemuda Gereja Kerapatan Pantekosta (GKP) Jemaat To’kumila’
Kalau melihat realita kehidupan pemuda yang secara terus menerus mengalami pembaharuan. Pembaharuan dalam artian bahwa adanya proses pertumbuhan kerohanian pemuda dalam gereja maup...
Gereja Visioner Panggilan Memuridkan “Bangsa”
Gereja Visioner Panggilan Memuridkan “Bangsa”
A visionary church is the dream of every pastor and church congregation, but in the current reality the church is not doing what it wants and expected so that the visionary church...
Gaya Komunikasi Pemimpin Jemaat Gereja Every Nation Jakarta dalam Membangun Loyalitas Jemaat
Gaya Komunikasi Pemimpin Jemaat Gereja Every Nation Jakarta dalam Membangun Loyalitas Jemaat
The leader of church congregation, has the role that is vital both in a church and a Christian community. This role is considered to be important due to the influence it has in man...
KAJIAN TEOLOGIS: KETELADANAN RASUL PAULUS TERKAIT DENGAN PENYELESAIAN KONFLIK DI JEMAAT KORINTUS DITINJAU DARI 1 KORINTUS 3:1-9:18 - 21 SERTA IMPLEMENTASINYA TERHADAP PERANAN GEREJA TERHADAP PENYELESAIAN KONFLIK DALAM JEMAAT
KAJIAN TEOLOGIS: KETELADANAN RASUL PAULUS TERKAIT DENGAN PENYELESAIAN KONFLIK DI JEMAAT KORINTUS DITINJAU DARI 1 KORINTUS 3:1-9:18 - 21 SERTA IMPLEMENTASINYA TERHADAP PERANAN GEREJA TERHADAP PENYELESAIAN KONFLIK DALAM JEMAAT
Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk melihat bagaimana seharusnya menyelesaikan dan menghadapi konflik yang terjadi di tengah – tengah jemaat berdasarkan keteladanan rasul Pa...
Pengaruh Pembinaan Rohani Gereja Berdasarkan Efesus 4:17-24 Terhadap Gaya Hidup Konsumerisme Pemuda Gereja Pantekosta di Indonesia Theofilus Blitar
Pengaruh Pembinaan Rohani Gereja Berdasarkan Efesus 4:17-24 Terhadap Gaya Hidup Konsumerisme Pemuda Gereja Pantekosta di Indonesia Theofilus Blitar
The spiritual formation by the church that the writer meant is coaching as an action and effort by church leaders in improving the quality of spirituality as best as possible, so t...
Pentingnya Penginjilan Bagi Pertumbuhan Gereja dalam Perintisan Jemaat Baru
Pentingnya Penginjilan Bagi Pertumbuhan Gereja dalam Perintisan Jemaat Baru
Gereja yang bertumbuh adalah gereja yang menjalankan tugas utamanya terhadap penginjilan. Tugas penginjilan adalah tugas semua orang percaya tanpa terkecuali. Dipertajamkan langsun...
Hospitalitas Kristen dalam Pelayanan Kategorial Pemuda Kristen
Hospitalitas Kristen dalam Pelayanan Kategorial Pemuda Kristen
dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, pemuda kristen membutuhkan tempat untuk berbagi pengalaman, baik dalam keluarga, sekolah, Gereja, maupun masyarakat. Gereja perlu mengevalu...

