Javascript must be enabled to continue!
Senam rematik terhadap nyeri sendi lansia
View through CrossRef
Nyeri sendi merupakan gejala yang paling sering terjadi pada sendi lutut setelah berjalan kaki Erpandi. Rematik dapat mengancam jiwa penderitanya atau dapat menimbulkan gangguan kenyamanan terutama dalam melakukan aktivitas dari hal tersebut muncul masalah yang paling ditakuti yakni terjadi kecacatan, seperti kelumpuhan dan efek samping yang tidak jelas dapat menimbulkan kegagalan organ dan kematian. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pre eksperimen design melalui pendekatan one grup tre test dan post test. Penelitian dilakukan di panti werdha marfati. Penelitian di lakukan pada bulan Oktiber 2022. Sampel yang digunakan menggunakan teknik non probability sampling sehingga jumlah sampling sebanyak 30 responden. Data yang telah terkumpul selanjutnya diolah dengan tahapan editing, coding, entry dan tabulasi data. Kemudian data dianalisa menggunakan analisa univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa skala nyeri sendi pada lansia pre-intervensi pemberian senam rematik sebagaian besar berada pada kategori nyeri sedang. Skala nyeri sendi post-intervensi pemberian senam rematik sebagian besar berada pada kategori ringan. Ada pengaruh pemberian senam rematik terhadap perubahan skala nyeri sebelum diberikan senam rematik (pre-intervensi) dan setelah pemberian senam rematik (post-intervensi). Sehingga disarankan para lansia tetap melakukan senam rematik secara berkala supaya fleksibilitas sendinya menjadi lebih baik.
Title: Senam rematik terhadap nyeri sendi lansia
Description:
Nyeri sendi merupakan gejala yang paling sering terjadi pada sendi lutut setelah berjalan kaki Erpandi.
Rematik dapat mengancam jiwa penderitanya atau dapat menimbulkan gangguan kenyamanan terutama dalam melakukan aktivitas dari hal tersebut muncul masalah yang paling ditakuti yakni terjadi kecacatan, seperti kelumpuhan dan efek samping yang tidak jelas dapat menimbulkan kegagalan organ dan kematian.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pre eksperimen design melalui pendekatan one grup tre test dan post test.
Penelitian dilakukan di panti werdha marfati.
Penelitian di lakukan pada bulan Oktiber 2022.
Sampel yang digunakan menggunakan teknik non probability sampling sehingga jumlah sampling sebanyak 30 responden.
Data yang telah terkumpul selanjutnya diolah dengan tahapan editing, coding, entry dan tabulasi data.
Kemudian data dianalisa menggunakan analisa univariat dan bivariat.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa skala nyeri sendi pada lansia pre-intervensi pemberian senam rematik sebagaian besar berada pada kategori nyeri sedang.
Skala nyeri sendi post-intervensi pemberian senam rematik sebagian besar berada pada kategori ringan.
Ada pengaruh pemberian senam rematik terhadap perubahan skala nyeri sebelum diberikan senam rematik (pre-intervensi) dan setelah pemberian senam rematik (post-intervensi).
Sehingga disarankan para lansia tetap melakukan senam rematik secara berkala supaya fleksibilitas sendinya menjadi lebih baik.
Related Results
Pengaruh Senam Rematik Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Rheumatoid Arthritis
Pengaruh Senam Rematik Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Rheumatoid Arthritis
Abstract Rheumatoid arthritis is an autoimmune disease when a person’s immune system attacks the body’s cells. Signs and symptoms of rheumatoid arthritis include joint inflammation...
Penyuluhan kesehatan senam rematik lansia
Penyuluhan kesehatan senam rematik lansia
Pendahuluan: Senam rematik merupakan salah satu metode yang praktis dan efektif dalam memelihara kesehatan tubuh. Gerakan yang terkandung dalam senam rematik adalah gerakan yang ...
PELATIHAN SENAM YOGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA POSYANDU PELANGI NUSANTARA KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO, SURABAYA
PELATIHAN SENAM YOGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA POSYANDU PELANGI NUSANTARA KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO, SURABAYA
Kebutuhan vital yang penting agar proses kehidupan berlangsung baik untuk setiap makhluk hidup adalah kebutuhan tidur. Akan tetapi hal tersebut akan mengalami pergeseran saat memas...
Pengaruh Senam Ergonomis Pada Lansia Menderita Gout
Pengaruh Senam Ergonomis Pada Lansia Menderita Gout
Berbagai penyakit yang menyerang lansia salah satunya penyakit gout, gout merupakan salah satu penyakit metabolik di mana tubuh tidak dapat mengontrol asam urat yang menyebabkan ti...
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
Abstrak
Pendahuluan.Nyeri adalah rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh individu yang sifatnya sangat subyektif, yang dapat mempengaruhi pikiran dan mengubah kehidupan. Juml...
PKM Pemberdayaan Lansia Desa Melalui Senam Lansia Dalam Upaya Meningkatkan Physical Health Masyarakat Desa
PKM Pemberdayaan Lansia Desa Melalui Senam Lansia Dalam Upaya Meningkatkan Physical Health Masyarakat Desa
Memasuki masa Lanjut usia berarti mengalami penurunan fungsi tubuh, misalnya pada usia tersebut lansia mengalami penurunan kebugaran dan kesegaran jasmani, penurunan fungsi kardiov...
PERBEDAAN PEMBERIAN KOMPRES AIR HANGAT DENGAN KOMPRES JAHE TERHADAP PENURUNAN NYERI REMATIK PADA LANSIA: STUDI KASUS
PERBEDAAN PEMBERIAN KOMPRES AIR HANGAT DENGAN KOMPRES JAHE TERHADAP PENURUNAN NYERI REMATIK PADA LANSIA: STUDI KASUS
Pendahuluan: Rematik merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering terjadi pada lansia. Rematik menyerang anggota tubuh yang bergerak, yaitu bagian tubuh yang berhubungan...
EDUKASI MANAJEMEN NYERI SENDI PADA LANSIA DI RW 14 KECAMATAN NANGGALO KOTA PADANG
EDUKASI MANAJEMEN NYERI SENDI PADA LANSIA DI RW 14 KECAMATAN NANGGALO KOTA PADANG
Latar Belakang: Lansia adalah penduduk yang memiliki resiko tinggi untuk terjadinya berbagai macam penyakit degeneratif. Salah satu penyakit degeneratif adalah asam urat (Arthritis...

