Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Upaya Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu Tentang Picky Eater Melalui Pemberian Pendidikan Kesehatan

View through CrossRef
Latar Belakang: Dua faktor yang mempengaruhi  gizi dan kesehatan anak adalah kurangnya asupan makanan dan kondisi kesehatan. Picky eater memiliki perilaku sangat pemilih dalam makanan dan tidak mendapatkan menu makanan yang seimbang seperti sayuran, nasi buah-buahan dan hanya menginginkan makanan yang manis saja. Kader kesehatan yang berasal dari elemen masyarakat terbukti mampu meningkatkan status kesehatan masyarakat. Tujuan: Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu terkait picky eater sebagai indikator dalam penentuan status gizi balita. Metode: Metode berbasis Participatory Learning and Action (PLA). Populasi dalam penyuluhan ini adalah  semua kader posyandu yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kuta Utara berjumlah 35 orang. Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan kader posyandu sebelum diberikan pendidikan kesehatan mengenai picky eater adalah 8.5. Setelah diberikan pendidikan kesehatan nilai rata-rata postest menjadi 19.0, dengan nilai maksimal 21. Dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan kader posyandu mengenai picky eater. Kesimpulan: Mempersiapkan kader posyandu agar memiliki pengetahuan dan pemahaman terkait picky eater dan cara mengatasinya ketika menemukan kasus tersebut.
Title: Upaya Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu Tentang Picky Eater Melalui Pemberian Pendidikan Kesehatan
Description:
Latar Belakang: Dua faktor yang mempengaruhi  gizi dan kesehatan anak adalah kurangnya asupan makanan dan kondisi kesehatan.
Picky eater memiliki perilaku sangat pemilih dalam makanan dan tidak mendapatkan menu makanan yang seimbang seperti sayuran, nasi buah-buahan dan hanya menginginkan makanan yang manis saja.
Kader kesehatan yang berasal dari elemen masyarakat terbukti mampu meningkatkan status kesehatan masyarakat.
Tujuan: Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu terkait picky eater sebagai indikator dalam penentuan status gizi balita.
Metode: Metode berbasis Participatory Learning and Action (PLA).
Populasi dalam penyuluhan ini adalah  semua kader posyandu yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kuta Utara berjumlah 35 orang.
Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan kader posyandu sebelum diberikan pendidikan kesehatan mengenai picky eater adalah 8.
5.
Setelah diberikan pendidikan kesehatan nilai rata-rata postest menjadi 19.
0, dengan nilai maksimal 21.
Dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan kader posyandu mengenai picky eater.
Kesimpulan: Mempersiapkan kader posyandu agar memiliki pengetahuan dan pemahaman terkait picky eater dan cara mengatasinya ketika menemukan kasus tersebut.

Related Results

PEMBERDAYAAN KADER DALAM SISTEM MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP)
PEMBERDAYAAN KADER DALAM SISTEM MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP)
Abstrak Dalam pelaksanaan Posyandu fokus utama dalam pelaksanaan transformasi layanan primer salah satunya melalui edukasi penduduk melalui penguatan peran kader. Kader posyandu IL...
Association between Picky Eater Behavior with Stunting among Preschool Children in Surabaya
Association between Picky Eater Behavior with Stunting among Preschool Children in Surabaya
Stunting is one of the main nutritional problems in Indonesia. Stunting in children can be caused by various things, one of the problems is picky eater behavior which often appear ...
HUBUNGAN KARAKTERISTIK KADER DENGAN KEHADIRAN DALAM PENGELOLAAN POSYANDU
HUBUNGAN KARAKTERISTIK KADER DENGAN KEHADIRAN DALAM PENGELOLAAN POSYANDU
Pada wilayah kerja Puskesmas klangenan terdapat  195 orang kader  yang tersebar di  5 Desa dan 39 Posyandu yang terdiri atas posyandu madya 27 dan purnama 12. Upaya peningkatan efe...
GAMBARAN KARAKTERISTIK KADER POSYANDU DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2012
GAMBARAN KARAKTERISTIK KADER POSYANDU DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2012
Cakupan D/S sebesar 39,20 %, cakupan K/S 100 %, dan  cakupan N/S 26,47 % . Pencapaian indikator Posyandu di Desa Singaparna tidak terlepas dari peran kader posyandu yang ada di des...
HUBUNGAN PERSEPSI KADER KESEHATAN TENTANG SEKOLAH KADER DENGAN KEPUASAN KADER KESEHATAN DI DUSUN SOKA SELOHARJO PUNDONG BANTUL TAHUN 2024
HUBUNGAN PERSEPSI KADER KESEHATAN TENTANG SEKOLAH KADER DENGAN KEPUASAN KADER KESEHATAN DI DUSUN SOKA SELOHARJO PUNDONG BANTUL TAHUN 2024
Persepsi sekolah kader memiliki dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan kader kesehatan. Pelatihan dan pemeliharaan kader kesehatan merupakan faktor penting dalam meningkatkan ...
HUBUNGAN ANTARA KREDIBILTAS KADER DENGAN TINGKAT KUNJUNGAN DI POSYANDU
HUBUNGAN ANTARA KREDIBILTAS KADER DENGAN TINGKAT KUNJUNGAN DI POSYANDU
Background : Posyandu (Integrated Service Post in Indonesian) activities are highly dependent on its cadre, in which they play a pivotal role in helping the Posyandu activities. Po...
GAMBARAN PENGETAHUAN KADER TENTANG PERAN KADER DALAM KEGIATAN POSYANDU DI KECAMATAN BUKET SERAJA ACEH TIMUR
GAMBARAN PENGETAHUAN KADER TENTANG PERAN KADER DALAM KEGIATAN POSYANDU DI KECAMATAN BUKET SERAJA ACEH TIMUR
Kader merupakan tenaga sukarela yang terdidik atau terlatih dalam bidang kesehatan yang muncul ditengah masyarakat, mereka berkewajiban melaksanakan, meningkatkan dan membina kesej...
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEBIASAAN PICKY EATER PADA ANAK USIA PRASEKOLAH
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEBIASAAN PICKY EATER PADA ANAK USIA PRASEKOLAH
Latar Belakang: Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor yang berperan dalam pembentukan kebiasaan makan anak. Ketidaktepatan pola asuh dapat memengaruhi preferensi dan peri...

Back to Top