Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

OPTIMALISASI SISTEM PENGAPIAN CDI (CAPASITOR DISCHARGE IGNITION) PADA MOTOR HONDA CB 100CC

View through CrossRef
Sistem pengapian merupakan bagian dari kelengkapan engine berfungsi menghasilkan arus listrik tegangan tinggi yang digunakan untuk proses pembakaran bakar. Sistem pengapian yang digunakan pada sepeda motor Honda CB 100 adalah pengapian konvensional platina. System pengapian ini dirubah menjadi system pengapian CDI (Capasito Discharge Ignition) terdiri dari beberapa komponen utama yaitu Baterai, Unit CDI, koil pulsa (pick up coil), koil pengapian, generator dan busi. Baterai befungsi sebagai sumber arus dan koil pulsa berfungsi sebagai pemberi sinyal ke unit CDI serta mengatur waktu pengapian. Unit CDI berfungsi sebagai penyalur dan pemutus arus sedangkan koil pengapian berfungsi untuk menghasilkan tegangan tinggi yang kemudian menghasilkan bunga api listrik pada busi. Gangguan yang terjadi pada sistem pengapian Honda CB 100 adalah bunga api yang dihasilkan kurang baik disebabkan adanya perubahan celah platina. Berdasarkan alasan tersebut maka adanya penggantian CDI modifikasi Honda Grand dengan harapan akan memaksimalkan kinerja sistem pengapian.Sistem optimalisasi pengapian CDI ini bekerja secara maksimal dimana dari hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan alat prony break untuk mengukur beban pada poros torsi mesin. Torsi sebagai fungsi putaran poros mempunyai nilai maksimal sebesar 2.97Nm pada putaran 2000rpm dengan persamaan linear, Daya sebagai fungsi putaran poros mempunyai nilai sebesar maksimal 0.619kW pada putaran 2000rpm dengan persamaan linear dan Konsumsi bahan bakar spesifik sebagai fungsi putaran poros mempunyai nilai sebesar 1.009kg/kW-h pada putaran 2000rpm dengan persamaan linear. Hubungan antara daya dengan SFC mempunyai persamaan linear. Data pada penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja sistem pengapian CDI bekerja secara optimal dikarenakan adanya peningkatan nilai torsi dan daya pada mesin.Kata Kunci : Optimalisasi, Pengapian CDI
Title: OPTIMALISASI SISTEM PENGAPIAN CDI (CAPASITOR DISCHARGE IGNITION) PADA MOTOR HONDA CB 100CC
Description:
Sistem pengapian merupakan bagian dari kelengkapan engine berfungsi menghasilkan arus listrik tegangan tinggi yang digunakan untuk proses pembakaran bakar.
Sistem pengapian yang digunakan pada sepeda motor Honda CB 100 adalah pengapian konvensional platina.
System pengapian ini dirubah menjadi system pengapian CDI (Capasito Discharge Ignition) terdiri dari beberapa komponen utama yaitu Baterai, Unit CDI, koil pulsa (pick up coil), koil pengapian, generator dan busi.
Baterai befungsi sebagai sumber arus dan koil pulsa berfungsi sebagai pemberi sinyal ke unit CDI serta mengatur waktu pengapian.
Unit CDI berfungsi sebagai penyalur dan pemutus arus sedangkan koil pengapian berfungsi untuk menghasilkan tegangan tinggi yang kemudian menghasilkan bunga api listrik pada busi.
Gangguan yang terjadi pada sistem pengapian Honda CB 100 adalah bunga api yang dihasilkan kurang baik disebabkan adanya perubahan celah platina.
Berdasarkan alasan tersebut maka adanya penggantian CDI modifikasi Honda Grand dengan harapan akan memaksimalkan kinerja sistem pengapian.
Sistem optimalisasi pengapian CDI ini bekerja secara maksimal dimana dari hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan alat prony break untuk mengukur beban pada poros torsi mesin.
Torsi sebagai fungsi putaran poros mempunyai nilai maksimal sebesar 2.
97Nm pada putaran 2000rpm dengan persamaan linear, Daya sebagai fungsi putaran poros mempunyai nilai sebesar maksimal 0.
619kW pada putaran 2000rpm dengan persamaan linear dan Konsumsi bahan bakar spesifik sebagai fungsi putaran poros mempunyai nilai sebesar 1.
009kg/kW-h pada putaran 2000rpm dengan persamaan linear.
Hubungan antara daya dengan SFC mempunyai persamaan linear.
Data pada penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja sistem pengapian CDI bekerja secara optimal dikarenakan adanya peningkatan nilai torsi dan daya pada mesin.
Kata Kunci : Optimalisasi, Pengapian CDI.

Related Results

Analisis Penyebab Kerusakan CDI Pada Mesin Motor Beat 110CC
Analisis Penyebab Kerusakan CDI Pada Mesin Motor Beat 110CC
Besar atau kecilnya performa dalam suatu mesin salah satunya dapat dipengaruhi oleh sistem pengapiannya. CDI (Capacitor Discharge Ignition) adalah Sebuah komponen dalam sistem peng...
Modifikasi Sistem Pengapian Konvensional ke CDI pada Motor Dua Langkah
Modifikasi Sistem Pengapian Konvensional ke CDI pada Motor Dua Langkah
The purpose of this research is to determine the performance, exhaust emissions and fuel consumption of 2-stroke motorcycles by comparing conventional ignition and CDI systems.  To...
ASPECTS OF COMMUNITARY-ACQUIRED CLOSTRIDIUM DIFFICILE INFECTION IN DOLJ COUNTY, ROMÂNIA
ASPECTS OF COMMUNITARY-ACQUIRED CLOSTRIDIUM DIFFICILE INFECTION IN DOLJ COUNTY, ROMÂNIA
Long regarded as a hospital-associated and antibiotic use infection, Clostridium difficile infection (CDI) has seen an increasing incidence as a community-aquired infection over th...
IMPLICATIONS OF ANTIBIOTHERAPY IN CLOSTRIDIUM DIFFICILE INFECTION TO HOSPITALIZED PATIENTS IN DOLJ COUNTY (ROMANIA)
IMPLICATIONS OF ANTIBIOTHERAPY IN CLOSTRIDIUM DIFFICILE INFECTION TO HOSPITALIZED PATIENTS IN DOLJ COUNTY (ROMANIA)
Objectives. The paper presents the role of the antibiotic treatment and of the favoring factors independent on the antibiotherapy, identified in the occurrence of Clostridium diffi...
DĖMESIO: CLOSTRIDIUM DIFFICILE INFEKCIJA
DĖMESIO: CLOSTRIDIUM DIFFICILE INFEKCIJA
Nors Clostridium difficile infekcijos (CDI) protrūkis pasaulyje stebėtas daugiau nei prieš dešimtmetį, sergamumas ja tebėra itin didelis, ir ji išlieka aktuali hospitalinė problema...
Analisis Emisi Gas Buang (CO, CO2 dan HC) pada Sepeda Motor FI dengan Variasi Saat Pengapian, Saat Penginjeksian dan Jenis Bahan Bakar
Analisis Emisi Gas Buang (CO, CO2 dan HC) pada Sepeda Motor FI dengan Variasi Saat Pengapian, Saat Penginjeksian dan Jenis Bahan Bakar
Penelitian ini membahas tentang perubahan nilai kadar CO, CO2 dan HC yang dihasilkan emisi gas buang pada  sepeda motor FI dengan penggunaan ECU Programmable (4 variasi perlakuan s...

Back to Top