Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Implementasi Makerspace dalam Layanan Perpustakaan

View through CrossRef
Perpustakaan saat ini masuk di era disrupsi, dimana banyak tugas perpustakaan sudah bisa dikerjakan oleh mesin atau teknologi. Pengguna potensial dan perilaku pengguna perpustakaan pun juga berubah menjadi generasi millennial berbasis digital dan sangat dinamis. Oleh karena itu, perpustakaan dituntut mengembangkan inovasi layanan baru yang mengakomodir kebutuhan pengguna dan perkembangan teknologi. Salah satu perkembangan teknologi yang diadopsi menjadi layanan perpustakaan adalah makerspace. Penelitian ini membahas desain dan implementasi makerspace dalam layanan perpustakaan. Manfaat penelitian ini untuk menjelaskan apa saja yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan makerspace dan menggambarkan jenis layanan makerspace perpustakaan. Jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui studi literatur dan observasi elektronik. Analisis data terdiri dari reduksi data, representasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam mendesain layanan makerspace perlu memperhatikan kebutuhan potensial pengguna, prasyarat hukum, struktur organisasi, konten koleksi,infrastruktur, interaksi dan kolaborasi, kompetensi pustakawan dan staff ahli IT serta kerjasama dengan pihak ketiga. Implementasi makerspace di Amerika sangat bervareasi, mulai dari 3D printing, I-Space, platform virtual space dan virtual reality (VR).  Di UK, sebagian besar layanan makerspace masih diimplementasikan dalam bentuk FabLab. Makerspace perpustakaan Curtin Australia juga sudah mengembangkan  pencetakan 3D dan virtual reality. Makerspace di beberapa perpustakaan di Afrika berupa 3D Printing, sementara di beberapa perpustakaan Indonesia sudah berkembang menjadi layanan dalam bentuk space tetapi belum mencapai virtual makerspace.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Implementasi Makerspace dalam Layanan Perpustakaan
Description:
Perpustakaan saat ini masuk di era disrupsi, dimana banyak tugas perpustakaan sudah bisa dikerjakan oleh mesin atau teknologi.
Pengguna potensial dan perilaku pengguna perpustakaan pun juga berubah menjadi generasi millennial berbasis digital dan sangat dinamis.
Oleh karena itu, perpustakaan dituntut mengembangkan inovasi layanan baru yang mengakomodir kebutuhan pengguna dan perkembangan teknologi.
Salah satu perkembangan teknologi yang diadopsi menjadi layanan perpustakaan adalah makerspace.
Penelitian ini membahas desain dan implementasi makerspace dalam layanan perpustakaan.
Manfaat penelitian ini untuk menjelaskan apa saja yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan makerspace dan menggambarkan jenis layanan makerspace perpustakaan.
Jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui studi literatur dan observasi elektronik.
Analisis data terdiri dari reduksi data, representasi data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam mendesain layanan makerspace perlu memperhatikan kebutuhan potensial pengguna, prasyarat hukum, struktur organisasi, konten koleksi,infrastruktur, interaksi dan kolaborasi, kompetensi pustakawan dan staff ahli IT serta kerjasama dengan pihak ketiga.
Implementasi makerspace di Amerika sangat bervareasi, mulai dari 3D printing, I-Space, platform virtual space dan virtual reality (VR).
  Di UK, sebagian besar layanan makerspace masih diimplementasikan dalam bentuk FabLab.
Makerspace perpustakaan Curtin Australia juga sudah mengembangkan  pencetakan 3D dan virtual reality.
Makerspace di beberapa perpustakaan di Afrika berupa 3D Printing, sementara di beberapa perpustakaan Indonesia sudah berkembang menjadi layanan dalam bentuk space tetapi belum mencapai virtual makerspace.

Related Results

Meninjau Layanan Perpustakaan Sekolah Menengah Atas Majelis Tafsir Al-Qur’an Surakarta
Meninjau Layanan Perpustakaan Sekolah Menengah Atas Majelis Tafsir Al-Qur’an Surakarta
Pendahuluan. Artikel ini mengkaji tentang layanan perpustakaan khususnya di SMA MTA Surakarta. Tujuan kajian ini adalah untuk dapat mengidentifikasi dan menganalisis layanan perpus...
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL OLEH PERPUSTAKAAN
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL OLEH PERPUSTAKAAN
<p>Information and communication technology has affected people’s daily behavior, including library users. Users of the library using information technology for various purpo...
Making health innovation more inclusive in Ethiopia
Making health innovation more inclusive in Ethiopia
The COVID-19 global pandemic brought much Research and Innovation (R&I) to an abrupt halt. It also generated an urgent need for specific R&I to address particular challenge...
Analisis Manajemen Perpustakaan
Analisis Manajemen Perpustakaan
Abstrak Penelitian ini dilakukan di MTs Darunnajah 2 Cipining karena ditemukan bahwa pengelolaan perpustakaan yang kurang memberikan pelayanan yang maksimal kepada pengunjun...
The Implementationof Reference Services on the Library of State Universities in Surabaya
The Implementationof Reference Services on the Library of State Universities in Surabaya
Layanan referensi perpustakaan merupakan layanan di perpustakaan yang secara langsung berhubungan dengan pembaca. Layanan referensi bertujuan untuk membantu para pengguna untuk mer...
IMPLEMENTASI SNP 010: 2011 PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS LANCANG KUNING PEKANBARU
IMPLEMENTASI SNP 010: 2011 PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS LANCANG KUNING PEKANBARU
Penelitian ini akan mengkaji tentang implementasi SNP 010:2011 tentang perpustakaan Perguruan Tinggi SNP 010: 2011 Perpustakaan Perguruan Tinggi merupakan standar yang telah diteta...
The Relationship Between the Quality of Library Image at DPKD of South Tangerang City Library
The Relationship Between the Quality of Library Image at DPKD of South Tangerang City Library
Abstract  Background/Problem Statement: This study aims to determine the relationship between the quality of library services and the image of th...
SENSE OF PLACE PADA RUANG PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS INDONESIA
SENSE OF PLACE PADA RUANG PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS INDONESIA
Perpustakaan akademik sebagai sebuah tempat sosial bagi mahasiswa dimaknai sebagai sebuah tempat yang sunyi dan tenang. Tetapi konsep library as a place membawa perpustakaan menjad...

Back to Top