Javascript must be enabled to continue!
DESIGN OF MOUNT RINJANI DISASTER MUSEUM USING NEO-VERNACULAR ARCHITECTURAL APPROACH PERANCANGAN MUSEUM KEBENCANAAN GUNUNG RINJANI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR
View through CrossRef
Gunung Rinjani merupakan gunung ketiga tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl dan Gunung Rinjani merupakan salah satu gunung favorit bagi pendaki Indonesia hingga pendaki internasional karena pemandangan alamnya yang indah dari awal pendakian hingga dipuncak akhir pendakian. Gunung Rinjani ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 ha, Secara administratif gunung ini berada dalam wilayah tiga kabupaten: Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Utara. Gunung Rinjani memili banyak informasi tentang sejarah baik sejarah secara geologis tentang pembentukan dan terjadinya letusan-letusan mempengaruhi mengenai arkeologi kebencanaan, Adapun letusan Gunung Samalas yang merupakan leluhur Gunung Rinjani pernah mengalami letusan yang sangat dashyat pada tahun 1257 M, letusan ini diperkirakan mencapai skala 7 dalam Volcanic Eksplosivity Index.
Dengan ditetapkannya Geopark Gunung Rinjani yang sekarang bersekala internasional maka pentingnya adanya museum yang mengkaji mengenai geologi dan arkeologi tentang sejarah kebudayaan masyarakat Lombok tentang peradaban yang pernah hidup pra letusan Samalas, Peninggalan-peninggalan kebudayaan milik Lombok yang sudah ditemukan saat ini terisimpan di berbagai tempat, ada yang di Balai Arkeologi Bali, Museum Geologi Nasional dan juga beberapa ada di Belanda, karena itulah perlu lembaga Arkeologi sendiri, untuk melakukan penelitian baik dari sisi geologi maupun arkeologi.
Prodi Arsitektur Universitas Pandanaran
Title: DESIGN OF MOUNT RINJANI DISASTER MUSEUM USING NEO-VERNACULAR ARCHITECTURAL APPROACH PERANCANGAN MUSEUM KEBENCANAAN GUNUNG RINJANI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR
Description:
Gunung Rinjani merupakan gunung ketiga tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.
726 mdpl dan Gunung Rinjani merupakan salah satu gunung favorit bagi pendaki Indonesia hingga pendaki internasional karena pemandangan alamnya yang indah dari awal pendakian hingga dipuncak akhir pendakian.
Gunung Rinjani ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.
330 ha, Secara administratif gunung ini berada dalam wilayah tiga kabupaten: Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Utara.
Gunung Rinjani memili banyak informasi tentang sejarah baik sejarah secara geologis tentang pembentukan dan terjadinya letusan-letusan mempengaruhi mengenai arkeologi kebencanaan, Adapun letusan Gunung Samalas yang merupakan leluhur Gunung Rinjani pernah mengalami letusan yang sangat dashyat pada tahun 1257 M, letusan ini diperkirakan mencapai skala 7 dalam Volcanic Eksplosivity Index.
Dengan ditetapkannya Geopark Gunung Rinjani yang sekarang bersekala internasional maka pentingnya adanya museum yang mengkaji mengenai geologi dan arkeologi tentang sejarah kebudayaan masyarakat Lombok tentang peradaban yang pernah hidup pra letusan Samalas, Peninggalan-peninggalan kebudayaan milik Lombok yang sudah ditemukan saat ini terisimpan di berbagai tempat, ada yang di Balai Arkeologi Bali, Museum Geologi Nasional dan juga beberapa ada di Belanda, karena itulah perlu lembaga Arkeologi sendiri, untuk melakukan penelitian baik dari sisi geologi maupun arkeologi.
Related Results
PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR PADA SELASAR SUNARYO ART SPACE
PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR PADA SELASAR SUNARYO ART SPACE
Abstract: Neo-Vernacular architecture is a concept within the postmodern movement that combines two styles, modern and vernacular. In an increasingly advanced and modern era, moder...
MEMBACA DAN MEMAKNAI RUH KEBERLANJUTAN DALAM ARSITEKTUR VERNAKULAR
MEMBACA DAN MEMAKNAI RUH KEBERLANJUTAN DALAM ARSITEKTUR VERNAKULAR
Abstract: The human view of nature is infinite creating an exploitative attitude like industry towards the natural world and causing chronic damage to nature. Modern humans need to...
Pesona keindahan Alam Taman Nasional Gunung Rinjani Lombok
Pesona keindahan Alam Taman Nasional Gunung Rinjani Lombok
Mount Rinjani has a crater about 10 km wide and there is a crater lake called Lake Segara Anak with a depth of about 230 m. The charm possessed by Mount Rinjani is perfect, so ther...
Arsitektur Vernakular Berdasarkan Aspek Sosial-Budaya Pada Ruko Di Kota Medan
Arsitektur Vernakular Berdasarkan Aspek Sosial-Budaya Pada Ruko Di Kota Medan
Arsitektur vernakular merupakan arsitektur yang terlahir dari masyarakat sebagai cerminan tradisi lokal dan terus berkembang dikarenakan sifatnya yang fleksibel dengan potensi seki...
PERKEMBANGAN ARSITEKTUR VERNAKULAR ATONI; KASUS STUDI: KAWASAN ISTANA KERAJAAN AMARASI DI TEUNBAUN, KABUPATEN KUPANG
PERKEMBANGAN ARSITEKTUR VERNAKULAR ATONI; KASUS STUDI: KAWASAN ISTANA KERAJAAN AMARASI DI TEUNBAUN, KABUPATEN KUPANG
Abstract: This research concerns about the development of vernacular Atonian architecture in an architecture and urban context. The samples were taken from some villages that are s...
MENGUNGKAP SIGNIFIKANSI ARSITEKTUR VERNAKULAR: PERSPEKTIF BUDAYA, SOSIAL, LINGKUNGAN, DAN PERILAKU
MENGUNGKAP SIGNIFIKANSI ARSITEKTUR VERNAKULAR: PERSPEKTIF BUDAYA, SOSIAL, LINGKUNGAN, DAN PERILAKU
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi signifikansi arsitektur vernakular dalam konteks budaya, sosial, lingkungan, dan perilaku. Peneliti mengadopsi metodologi penelitian l...
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
Rekontekstualisasi Kontemporer Arsitektur Vernakular Di Studio Akanoma
Rekontekstualisasi Kontemporer Arsitektur Vernakular Di Studio Akanoma
AbstrakIndonesia sebagai negara kepulauan terdiri dari berbagai masyarakat yang masing-masing memiliki tradisi yang berbeda-beda. Masing-masing tradisi mempunyai ciri khas dan keun...

