Javascript must be enabled to continue!
View through CrossRef
Artikel ini ditulis untuk menganalisis pendapatan, tingkat efisiensi dan jaringan pemasaran Usaha Tani Jeruk Siam Gunuang Omeh di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 1.343 petani jeruk siam di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh responden sebanyak 93 petani. Hasil penelitian yang berkaitan dengan Usaha Tani Jeruk Siam Gunuang Omeh sebagai berikut: 1) Pendapatan rata-rata petani jeruk di Kecamatan Gunuang Omeh sebesar Rp1.454.679 dalam satu bulan. 2) Tingkat efisiensi diperoleh petani dari usaha tani jeruk siam di Kecamatan Gunuang Omeh sebesar 1,52 berarti usaha tani jeruk siam efisien bagi petani 3) Jarimgan pemasaran dari usaha tani Jeruk Siam Gunuang yaitu jaringan pemasaran pertama (petani-pedagang pengumpul-pedagang pengecer-konsumen) dan jaringan pemasaran kedua (petani-konsumen).
Title:
Description:
Artikel ini ditulis untuk menganalisis pendapatan, tingkat efisiensi dan jaringan pemasaran Usaha Tani Jeruk Siam Gunuang Omeh di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota.
Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.
Populasi dalam penelitian ini adalah 1.
343 petani jeruk siam di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota.
Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh responden sebanyak 93 petani.
Hasil penelitian yang berkaitan dengan Usaha Tani Jeruk Siam Gunuang Omeh sebagai berikut: 1) Pendapatan rata-rata petani jeruk di Kecamatan Gunuang Omeh sebesar Rp1.
454.
679 dalam satu bulan.
2) Tingkat efisiensi diperoleh petani dari usaha tani jeruk siam di Kecamatan Gunuang Omeh sebesar 1,52 berarti usaha tani jeruk siam efisien bagi petani 3) Jarimgan pemasaran dari usaha tani Jeruk Siam Gunuang yaitu jaringan pemasaran pertama (petani-pedagang pengumpul-pedagang pengecer-konsumen) dan jaringan pemasaran kedua (petani-konsumen).

