Javascript must be enabled to continue!
Peran Modal Sosial Dalam Eksistensi Kedai Kopi di Salatiga (Studi Kasus: Kedai Kopi Juwalan Kupi 729 Salatiga)
View through CrossRef
ABSTRAK
Penelitian ini membahas tentang peran modal sosial dalam eksistensi kedai Juwalan Kupi 729 di kota Salatiga. Dimana kedai kopi di Kota Salatiga sudah sangat menjamur sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran modal sosial dalam perspektif Robert Putnam dalam mendukung eksistensi kedai Juwalan Kupi di tengah maraknya kedai-kedai kopi di Salatiga. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang mengandalkan wawancara mendalam, observasi langsung aktivitas di kedai, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kedai Juwalan Kupi memanfaatkan modal sosial berupa kepercayaan, jaringan dan norma sebagai strategi untuk membangun hubungan sosial yang kuat antara karyawan dan pelanggan. Kepercayaan antara pemilik, karyawan, dan pelanggan berperan penting dalam menciptakan suasana nyaman dan loyalitas pelanggan. Jaringan sosial yang terbentuk di Kedai Juwalan Kupi baik melalui interaksi sosial antara karyawan dan pelanggan maupun interaksi melalui media sosial membantu menciptakan suasanan yang akrab dan menjadi daya tarik tersendiri. Norma-norma yang yang diterapkan seperti keterbukaan, flesibilitas jadwal kerja, dan kebersihan mendukung terciptanya lingkungan kerja yang nyaman dan professional.penelitian ini menunjukan bagaimana modal sosial berperan penting pada eksistensi kedai kopi, tetapi juga menguatkan fungsi kedai sebagai ruang sosial yang inklusif.
Kata Kunci: Modal Sosial, Kepercayaan, Jaringan, Norma
Title: Peran Modal Sosial Dalam Eksistensi Kedai Kopi di Salatiga (Studi Kasus: Kedai Kopi Juwalan Kupi 729 Salatiga)
Description:
ABSTRAK
Penelitian ini membahas tentang peran modal sosial dalam eksistensi kedai Juwalan Kupi 729 di kota Salatiga.
Dimana kedai kopi di Kota Salatiga sudah sangat menjamur sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran modal sosial dalam perspektif Robert Putnam dalam mendukung eksistensi kedai Juwalan Kupi di tengah maraknya kedai-kedai kopi di Salatiga.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang mengandalkan wawancara mendalam, observasi langsung aktivitas di kedai, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Kedai Juwalan Kupi memanfaatkan modal sosial berupa kepercayaan, jaringan dan norma sebagai strategi untuk membangun hubungan sosial yang kuat antara karyawan dan pelanggan.
Kepercayaan antara pemilik, karyawan, dan pelanggan berperan penting dalam menciptakan suasana nyaman dan loyalitas pelanggan.
Jaringan sosial yang terbentuk di Kedai Juwalan Kupi baik melalui interaksi sosial antara karyawan dan pelanggan maupun interaksi melalui media sosial membantu menciptakan suasanan yang akrab dan menjadi daya tarik tersendiri.
Norma-norma yang yang diterapkan seperti keterbukaan, flesibilitas jadwal kerja, dan kebersihan mendukung terciptanya lingkungan kerja yang nyaman dan professional.
penelitian ini menunjukan bagaimana modal sosial berperan penting pada eksistensi kedai kopi, tetapi juga menguatkan fungsi kedai sebagai ruang sosial yang inklusif.
Kata Kunci: Modal Sosial, Kepercayaan, Jaringan, Norma.
Related Results
Analisis Kinerja Rantai Pasok Sayuran di Transmart Padang
Analisis Kinerja Rantai Pasok Sayuran di Transmart Padang
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan karakteristik konsumen Kedai Kopi Nan Yo, (2) Mendeskripsikanfaktor-faktor apa saja yang mempengaruhi konsumen dalam mengkonsumsi...
Positioning Kedai Kopi Lokal "Kopi Masalalu" pada Kalangan Remaja di Jakarta (Studi Kasus: Kedai Kopi Lokal Dekat Hati, Janji Hati, Kopi Enak, dan Kopi Kulon)
Positioning Kedai Kopi Lokal "Kopi Masalalu" pada Kalangan Remaja di Jakarta (Studi Kasus: Kedai Kopi Lokal Dekat Hati, Janji Hati, Kopi Enak, dan Kopi Kulon)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis positioning kedai kopi lokal berdasarkan persepsi konsumen di kota Jabodetabek. Jumlah sampel 55 responden. Instrument penelitian yang d...
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Kopi menjadi komoditas unggulan dalam sektor pertanian Indonesia. Salah satu daerah yang menjadi penghasil kopi terbesar adalah Malang, Jawa Timur. Kopi yang menjadi daya tarik dar...
KOPI DI PRIANGAN ABAD XVIII-XIX
KOPI DI PRIANGAN ABAD XVIII-XIX
AbstrakSejak 20 Juli 1818 Keresidenan Priangan terdiri atas Cianjur, Bandung, Sumedang, Limbangan, dan Sukapura. Daerah tersebut sebagai penghasil kopi. Kopi pada saat itu merup...
PENGALAMAN PELANGGAN DI KOPI TIAM RUSEN 1955, SINGKAWANG
PENGALAMAN PELANGGAN DI KOPI TIAM RUSEN 1955, SINGKAWANG
Kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Arus tren kopi susu yang menjadi pemicu peningkatan konsumsi kopi dalam negeri. Salah satunya adalah Kopi Tiam Rusen 1955 yang...
Meneguhkan Kembali Kesucian: Dakwah Islam sebagai Komunikasi Publik di Dunia Pasca-Sekuler melalui Gerakan KUPI
Meneguhkan Kembali Kesucian: Dakwah Islam sebagai Komunikasi Publik di Dunia Pasca-Sekuler melalui Gerakan KUPI
Penelitian ini mengkaji bagaimana Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) merekonstruksi dakwah Islam sebagai bentuk komunikasi publik dalam masyarakat pasca-sekuler. Dengan mengg...
Instagram Sebagai Media Promosi Coffee Shop
Instagram Sebagai Media Promosi Coffee Shop
Abstract. The business world in Indonesia is currently benefiting from the presence of Instagram. Instagram is an application that allows users to share photos and videos. Its use,...
Analisis.Strategi.Bisnis.Dengan.Menciptakan.Brand.Awareness Untuk.Meningkatkan.Customer.Satisfaction (Studi.Kasus.KONNUKONI.Kopi)
Analisis.Strategi.Bisnis.Dengan.Menciptakan.Brand.Awareness Untuk.Meningkatkan.Customer.Satisfaction (Studi.Kasus.KONNUKONI.Kopi)
Perputaran waktu yang begitu cepat, membuat terjadinya perubahan budaya sesuai dengan zamannya. Berdasarkan sisi budaya, kedai kopi dijadikan sebagai pusat untuk berinteraksi sosia...

