Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Asuhan Keperawatan Gerontik Nyeri Akut dengan Osteoarthritis di Puskesmas

View through CrossRef
Latar Belakang: Osteoarthritis adalah kondisi muskuloskeletal progresif, mengakibatkan rasa nyeri, disfungsi gerakan dan kesulitan dalam melakukan aktivitas atau kegiatan sehari-hari yang mempengaruhi kesejahteraan individu. Sudut Q-angle adalah sudut yang di bentuk antara tarikan otot-otot quadriceps superior dan patella yang inferior, dan itu merupakan resultan yang memberikan gaya lateral pada patella. Penyakit ini mengakibatkan nyeri disabilitas pada lansia yang mengalaminya sehingga mengganggu kegiatan atau aktivitas sehari hari secara teratur. Nyeri yang terjadi pada osteoarthritis bersifat multifactorial, nyeri dapat bersumber dari regangan serabut saraf  periosteum, regangan ligament, spasme otot, atau bursitis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Asuhan Keperawatan Gerontik Nyeri Akut Pada pasien dengan Osteoarthritis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbentuk studi kasus. Asuhan keperawatan diberikan kepada Ny.T selama 3 hari. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan keluhan utama Pasien mengatakan nyeri pada kaki sebelah kiri saat berjalan, dengan data subyektif P: Pasien mengatakan nyeri saat berjalan, Q: Pasien mengatakan nyeri terasa cenut - cenut seperti tertusuk, R: Pasien mengatakan nyeri di area kaki kiri ( lutut), S: Pasien mengatakan dari angka 1–10 nyeri dirasakan pada angka 6, T: Pasien mengatakan nyeri hilang timbul. Data obyektif Pasien jalan menggunakan tongkat dan pasien terlihat meringis menahan nyeri, Tekanan darah: 140/70 mmHg, Nadi: 70 x/menit, Rentang gerak: terbatas pada ekstremitas bawah dengan skor ekstermitas bawah kanan 5 kiri 4 Kesimpulan: Penanganan nyeri pada lansia dengan metode non farmakologik telah terbukti dapat membantu lansia dalam menurunkan nyeri dan efek samping yang ditimbulkan sangat kecil dan tidak mahal, sehingga penggunaan metode non farmakologik sangat disarankan dalam menurunkan nyeri pada lansia.
Title: Asuhan Keperawatan Gerontik Nyeri Akut dengan Osteoarthritis di Puskesmas
Description:
Latar Belakang: Osteoarthritis adalah kondisi muskuloskeletal progresif, mengakibatkan rasa nyeri, disfungsi gerakan dan kesulitan dalam melakukan aktivitas atau kegiatan sehari-hari yang mempengaruhi kesejahteraan individu.
Sudut Q-angle adalah sudut yang di bentuk antara tarikan otot-otot quadriceps superior dan patella yang inferior, dan itu merupakan resultan yang memberikan gaya lateral pada patella.
Penyakit ini mengakibatkan nyeri disabilitas pada lansia yang mengalaminya sehingga mengganggu kegiatan atau aktivitas sehari hari secara teratur.
Nyeri yang terjadi pada osteoarthritis bersifat multifactorial, nyeri dapat bersumber dari regangan serabut saraf  periosteum, regangan ligament, spasme otot, atau bursitis.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Asuhan Keperawatan Gerontik Nyeri Akut Pada pasien dengan Osteoarthritis.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbentuk studi kasus.
Asuhan keperawatan diberikan kepada Ny.
T selama 3 hari.
Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan keluhan utama Pasien mengatakan nyeri pada kaki sebelah kiri saat berjalan, dengan data subyektif P: Pasien mengatakan nyeri saat berjalan, Q: Pasien mengatakan nyeri terasa cenut - cenut seperti tertusuk, R: Pasien mengatakan nyeri di area kaki kiri ( lutut), S: Pasien mengatakan dari angka 1–10 nyeri dirasakan pada angka 6, T: Pasien mengatakan nyeri hilang timbul.
Data obyektif Pasien jalan menggunakan tongkat dan pasien terlihat meringis menahan nyeri, Tekanan darah: 140/70 mmHg, Nadi: 70 x/menit, Rentang gerak: terbatas pada ekstremitas bawah dengan skor ekstermitas bawah kanan 5 kiri 4 Kesimpulan: Penanganan nyeri pada lansia dengan metode non farmakologik telah terbukti dapat membantu lansia dalam menurunkan nyeri dan efek samping yang ditimbulkan sangat kecil dan tidak mahal, sehingga penggunaan metode non farmakologik sangat disarankan dalam menurunkan nyeri pada lansia.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
IMPLEMENTASI KEPERAWATAN PADA PASIEN POST OPERASI APENDISITIS DENGAN MASALAH NYERI AKUT
IMPLEMENTASI KEPERAWATAN PADA PASIEN POST OPERASI APENDISITIS DENGAN MASALAH NYERI AKUT
Latar Belakang: Apendisitis merupakan peradangan pada apendiks (Umbai cacing). Salah satu penatalaksanaan apendisitis adalah dengan pembedahan apendiktomi. Keluhan yang sering timb...
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Dalam proses keperawatan peran perawat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Dan salah satu hal penting dalam proses keperawatan...
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Dalam proses keperawatan peran perawat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Dan salah satu hal penting dalam proses keperawatan...
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Dalam proses keperawatan peran perawat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Dan salah satu hal penting dalam proses keperawatan...
PENGARUH DIAGNOSA KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT MUTU ASUHAN KEPERAWATAN
PENGARUH DIAGNOSA KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT MUTU ASUHAN KEPERAWATAN
Diagnosa keperawatan merupakan sebuah tonggak atau dasar bagi perawat untukmelakukan suatu asuhan keperawatan. Pasien datang ke fasilitas kesehatan tentu memilikikeluhan masing-mas...
Pengaruh Senam Rematik terhadap Perubahan Skala Nyeri pada Lanjut Usia dengan Osteoarthritis Lutut
Pengaruh Senam Rematik terhadap Perubahan Skala Nyeri pada Lanjut Usia dengan Osteoarthritis Lutut
Proses degeneratif tubuh yang terjadi seiring dengan pertambahan usia akan meningkatkan risiko terjadinya nyeri sendi akibat osteoarthritis lutut, terutama pada lansia. Nyeri sendi...
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
Abstrak  Pendahuluan.Nyeri adalah rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh individu yang sifatnya sangat subyektif, yang dapat mempengaruhi pikiran dan mengubah kehidupan. Juml...

Back to Top