Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Internalisasi Nilai Multikultural pada Pola Asuh Anak Urang Banjar (Studi Etnografi Di Kabupaten Tanah Bumbu Dan Batola)

View through CrossRef
Indonesia merupakan negara yang paling majemuk baik dari sisi sosio-kultural maupun geografis. Hal ini menyebabkan Indonesia menjadi salah satu negara multikultural terbesar di dunia. Indonesia saat ini memiliki sekitar 13.000 pulau besar dan kecil, jumlah penduduk lebih dari 200 juta jiwa dengan 300 suku yang menggunakan hampir 200 bahasa berbeda. Bangsa Indonesia terdiri dari kelompok-kelompok etnis, budaya, agama, dan lain-lain. Keanekaragaman yang ada di Indonesia merupakan suatu anugerah, tetapi juga mempunyai potensi munculnya konflik. Perasaan yang saling merasa bahwa suku yang satu lebih baik atau lebih unggul dari suku lainnya memicu permasalahan dalam masyarakat. Pentingnya internalisasi sikap multikulturalisme agar anak bisa berpikiran dewasa ketika menghadapi adanya perbedaan budaya yang ada di masyarakat, sehingga anak dapat menerapkan sikap toleransi khususnya bagi anak-anak <em>urang Banjar</em> yang tinggal di desa transmigran berdampingan dengan banyak suku dan kebudayaan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai multikultural yang diinternalisasikan pada pola asuh anak <em>urang</em> <em>Banjar</em> dan untuk mengetahui proses internalisasi nilai multikultural pada pola asuh anak <em>urang</em> <em>Banjar</em> (studi etnografi di Kabupaten Tanah Bumbu dan Batola). Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (<em>Field Research</em>). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Nilai multikultural yang diinternalisasikan pada pola asuh anak <em>urang Banjar</em> merupakan nilai-nilai yang bersumber pada ajaran agama Islam. Nilai-nilai multikultural seperti toleransi, kebebasan, kesetaraan dan keadilan merupakan inti ajaran Islam. Sedangkan proses internalisasi nilai multikultural pada pola asuh anak <em>urang Banjar</em>melalui beberapa tahap yakni pertama, orangtua yang permulaan mengenalkan anak pada nilai-nilai agama Islam. Kedua, Pada saat anak memasuki usia sekolah maka dimasukan ke sekolah berbasis agama seperti pesantren dan madrasah. Ketiga, orang tua akan aktif  dalam mengajak anak untuk berhadir di majlis-majlis ilmu
Title: Internalisasi Nilai Multikultural pada Pola Asuh Anak Urang Banjar (Studi Etnografi Di Kabupaten Tanah Bumbu Dan Batola)
Description:
Indonesia merupakan negara yang paling majemuk baik dari sisi sosio-kultural maupun geografis.
Hal ini menyebabkan Indonesia menjadi salah satu negara multikultural terbesar di dunia.
Indonesia saat ini memiliki sekitar 13.
000 pulau besar dan kecil, jumlah penduduk lebih dari 200 juta jiwa dengan 300 suku yang menggunakan hampir 200 bahasa berbeda.
Bangsa Indonesia terdiri dari kelompok-kelompok etnis, budaya, agama, dan lain-lain.
Keanekaragaman yang ada di Indonesia merupakan suatu anugerah, tetapi juga mempunyai potensi munculnya konflik.
Perasaan yang saling merasa bahwa suku yang satu lebih baik atau lebih unggul dari suku lainnya memicu permasalahan dalam masyarakat.
Pentingnya internalisasi sikap multikulturalisme agar anak bisa berpikiran dewasa ketika menghadapi adanya perbedaan budaya yang ada di masyarakat, sehingga anak dapat menerapkan sikap toleransi khususnya bagi anak-anak <em>urang Banjar</em> yang tinggal di desa transmigran berdampingan dengan banyak suku dan kebudayaan.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai multikultural yang diinternalisasikan pada pola asuh anak <em>urang</em> <em>Banjar</em> dan untuk mengetahui proses internalisasi nilai multikultural pada pola asuh anak <em>urang</em> <em>Banjar</em> (studi etnografi di Kabupaten Tanah Bumbu dan Batola).
Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (<em>Field Research</em>).
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.
Teknik yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.
Nilai multikultural yang diinternalisasikan pada pola asuh anak <em>urang Banjar</em> merupakan nilai-nilai yang bersumber pada ajaran agama Islam.
Nilai-nilai multikultural seperti toleransi, kebebasan, kesetaraan dan keadilan merupakan inti ajaran Islam.
Sedangkan proses internalisasi nilai multikultural pada pola asuh anak <em>urang Banjar</em>melalui beberapa tahap yakni pertama, orangtua yang permulaan mengenalkan anak pada nilai-nilai agama Islam.
Kedua, Pada saat anak memasuki usia sekolah maka dimasukan ke sekolah berbasis agama seperti pesantren dan madrasah.
Ketiga, orang tua akan aktif  dalam mengajak anak untuk berhadir di majlis-majlis ilmu.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI
POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI
In the family of parents has a big role in influencing the social development of children. Every parent certainly has a different parenting, including: authoritative parenting, dem...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Anak Usia 60 Bulan (5 Tahun) Di Nagari Sungai Asam Kec. 2X11 Enam Lingkung Tahun 2020
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Anak Usia 60 Bulan (5 Tahun) Di Nagari Sungai Asam Kec. 2X11 Enam Lingkung Tahun 2020
Pola asuh merupakan proses interaksi antara orang tua dan anak dalam mendukung perkembangan fisik, emosi, sosial, intelektual dan spiritual anak sejak dari dalam kandungan sampai d...
PERBEDAAN STRES AKADEMIK PADA SISWA YANG BERSEKOLAH FULL DAY DAN YANG TIDAK FULL DAY DI MAN TANAH BUMBU DAN MAN 3 BANJARMASIN
PERBEDAAN STRES AKADEMIK PADA SISWA YANG BERSEKOLAH FULL DAY DAN YANG TIDAK FULL DAY DI MAN TANAH BUMBU DAN MAN 3 BANJARMASIN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan stress akademik pada siswa yang bersekolah full day dan yang tidak full day di MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasi...
Pola Asuh Orang Tua dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Arab
Pola Asuh Orang Tua dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Arab
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orang tua dan fakto-faktor yang mempengaruhi pola asuh orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar Bahasa Arab siswa kelas VII...
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Emosional Anak Berkebutuhan Khusus di SLB BC Fadhilah
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Emosional Anak Berkebutuhan Khusus di SLB BC Fadhilah
Abstract Parenting styles play a crucial role in influencing the emotional development of children with special needs. The emotional responses of these children vary depending on t...
Pola Asuh Orang Tua Di Paud Al-Zikra Kelurahan Padebuolo Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo
Pola Asuh Orang Tua Di Paud Al-Zikra Kelurahan Padebuolo Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh orang tua yang ada di PAUD AL-Zikra. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif dengan pendekatan kualitatif. Subjek p...

Back to Top