Javascript must be enabled to continue!
PENGEMBANGAN MODEL PELATIHAN INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KADER POSYANDU MELALUI SEKOLAH KADER
View through CrossRef
Kompetensi kader posyandu memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan Posyandu, termasuk edukasi Masyarakat. Kader posyandu berperan pemberi layanan dan dukungan utama bagi masyarakat, peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kompetensi kader posyandu dan faktor utama yang berpengaruh. Desain penelitian ini menggunakan one-group pretest-post test reseach design. Metode pengumpulan data melalui survei ketrampilan dan wawancara dengan kader dan pelaksanaan test. Sekolah kader dilaksanakan selama 10 bulan dengan total 20 pertemuan tatap muka dan praktek di posyandu. Penelitian dilakukan di dusun Soka, Seloharjo, Pundong, Bantul yang melibatkan 24 responden. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan spearman rank. Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa Lingkungan sosial memberikan kontribusi 0,846 terhadap kompetensi kader, dukungan organisasi memberikan kontribusi 0,682 terhadap kompetensi kader dan supervisi memberikan kontribusi 0,835 terhadap peningkatan kompetensi kader. Pelatihan kader posyandu secara positif mempengaruhi pengetahuan dan keterampilan, yang berdampak pada peningkatan kinerja dalam melaksanakan kegiatan posyandu. Faktor supervisi, dukungan organisasional, dan lingkungan sosial mempengaruhi efektivitas peningkatan kompetensi kader posyandu.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bantul
Title: PENGEMBANGAN MODEL PELATIHAN INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KADER POSYANDU MELALUI SEKOLAH KADER
Description:
Kompetensi kader posyandu memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan Posyandu, termasuk edukasi Masyarakat.
Kader posyandu berperan pemberi layanan dan dukungan utama bagi masyarakat, peningkatan pengetahuan dan keterampilan.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kompetensi kader posyandu dan faktor utama yang berpengaruh.
Desain penelitian ini menggunakan one-group pretest-post test reseach design.
Metode pengumpulan data melalui survei ketrampilan dan wawancara dengan kader dan pelaksanaan test.
Sekolah kader dilaksanakan selama 10 bulan dengan total 20 pertemuan tatap muka dan praktek di posyandu.
Penelitian dilakukan di dusun Soka, Seloharjo, Pundong, Bantul yang melibatkan 24 responden.
Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan spearman rank.
Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa Lingkungan sosial memberikan kontribusi 0,846 terhadap kompetensi kader, dukungan organisasi memberikan kontribusi 0,682 terhadap kompetensi kader dan supervisi memberikan kontribusi 0,835 terhadap peningkatan kompetensi kader.
Pelatihan kader posyandu secara positif mempengaruhi pengetahuan dan keterampilan, yang berdampak pada peningkatan kinerja dalam melaksanakan kegiatan posyandu.
Faktor supervisi, dukungan organisasional, dan lingkungan sosial mempengaruhi efektivitas peningkatan kompetensi kader posyandu.
Related Results
GAMBARAN KARAKTERISTIK KADER POSYANDU DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2012
GAMBARAN KARAKTERISTIK KADER POSYANDU DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2012
Cakupan D/S sebesar 39,20 %, cakupan K/S 100 %, dan cakupan N/S 26,47 % . Pencapaian indikator Posyandu di Desa Singaparna tidak terlepas dari peran kader posyandu yang ada di des...
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN PELATIHAN DENGAN KINERJA KADER DI POSYANDU JAMBUKULON KLATEN
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN PELATIHAN DENGAN KINERJA KADER DI POSYANDU JAMBUKULON KLATEN
Posyandu bertugas membantu kepala desa dalam peningkatan pelayanan Kesehatan Masyarakat desa. Kader sebagai tangan panjang tenaga kesehatan di masyarakat memiliki peran yang pentin...
RANCANG BANGUN WEBSITE POSYANDU ONLINE KEMBANG SETAMAN KOTA BOGOR
RANCANG BANGUN WEBSITE POSYANDU ONLINE KEMBANG SETAMAN KOTA BOGOR
Posyandu adalah salah satu kegiatan kesehatan dasar berbasis masyarakat yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan dan anggota posyand...
HUBUNGAN PERSEPSI KADER KESEHATAN TENTANG SEKOLAH KADER DENGAN KEPUASAN KADER KESEHATAN DI DUSUN SOKA SELOHARJO PUNDONG BANTUL TAHUN 2024
HUBUNGAN PERSEPSI KADER KESEHATAN TENTANG SEKOLAH KADER DENGAN KEPUASAN KADER KESEHATAN DI DUSUN SOKA SELOHARJO PUNDONG BANTUL TAHUN 2024
Persepsi sekolah kader memiliki dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan kader kesehatan. Pelatihan dan pemeliharaan kader kesehatan merupakan faktor penting dalam meningkatkan ...
Frequency Of Toddler’S Visit To Posyandu And Nutritional Status Of Toddlers (BW/A, BH/A, BW/BH)
Frequency Of Toddler’S Visit To Posyandu And Nutritional Status Of Toddlers (BW/A, BH/A, BW/BH)
Latar belakang: Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) pada Tahun 2018 prevalensi balita underweight di Kabupaten Way Kanan sebesar 19,57%. Kunjungan balita ke Posyand...
Pemberdayaan kader posyandu dalam deteksi dini stres dan depresi pasca persalinan
Pemberdayaan kader posyandu dalam deteksi dini stres dan depresi pasca persalinan
Background: Postpartum maternal mental health is a crucial aspect of maternal and child well-being. Postpartum depression (PPD) can occur in women after childbirth. Comprehensive m...
GAMBARAN PENGETAHUAN KADER TENTANG PERAN KADER DALAM KEGIATAN POSYANDU DI KECAMATAN BUKET SERAJA ACEH TIMUR
GAMBARAN PENGETAHUAN KADER TENTANG PERAN KADER DALAM KEGIATAN POSYANDU DI KECAMATAN BUKET SERAJA ACEH TIMUR
Kader merupakan tenaga sukarela yang terdidik atau terlatih dalam bidang kesehatan yang muncul ditengah masyarakat, mereka berkewajiban melaksanakan, meningkatkan dan membina kesej...
KINERJA KADER KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN POSYANDU DI KABUPATEN KUDUS
KINERJA KADER KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN POSYANDU DI KABUPATEN KUDUS
Kader kesehatan merupakan ujung tombak pelaksanaan Posyandu di masyarakat. Kader kesehatan mempunyai tugas untuk mengelola pelaksanaan Posyandu, mulai dari persiapan, pelaksanaan d...

