Javascript must be enabled to continue!
FENOMOLOGI SOSIAL SUKU DAYAK MAANYAN
View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana system religi dan kepercayaan pada suku Dayak Maanyan dan system kesenian yang ada di Suku Dayak Maanyan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomologi, yakni pendekatan penelitian yang mendalam untuk mengungkap masalah berdasarkan fenomena dan peristiwa yang terjadi. Hasil Sistem religi atau kepercayaan dan kesenian saling berkaitan erat, dimana dalam setiap ritual masyarakat juga terdapat seni yang melengkapinya, dalam sistem religi kepercayaan Asli Dayak Maanyan, Tuhan disebut Talamana Tuah Hukat (Alatala) sebagai penguasa tertinggi, membawa keselamatan dan kehidupan. Dimana dalam sistem religi juga terdapat nama-nama pemimpin ritual yang wajib ada dalam ritual yaitu seperti wadian, wadian terdiri dari wadian matei yaitu pemimpin ritual untuk upacara kematian, da nada juga wadian welum, yaitu pemimpin ritual upacara untuk orang sakit atapun orang yang ingin berobat.
Selain sistem religi juga terdapat sistem kesenian, Orang Dayak walaupun dalam kehidupan yang agak sederhana, ternyata sangat gemar akan kesenian. Menurut Riwut (1958) kesenian yang di miliki oleh orang Dayak di Kalimantan berupa seni: (1) tari; (2) suara; (3) ukir; dan (4) seni lukis.
Title: FENOMOLOGI SOSIAL SUKU DAYAK MAANYAN
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana system religi dan kepercayaan pada suku Dayak Maanyan dan system kesenian yang ada di Suku Dayak Maanyan.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomologi, yakni pendekatan penelitian yang mendalam untuk mengungkap masalah berdasarkan fenomena dan peristiwa yang terjadi.
Hasil Sistem religi atau kepercayaan dan kesenian saling berkaitan erat, dimana dalam setiap ritual masyarakat juga terdapat seni yang melengkapinya, dalam sistem religi kepercayaan Asli Dayak Maanyan, Tuhan disebut Talamana Tuah Hukat (Alatala) sebagai penguasa tertinggi, membawa keselamatan dan kehidupan.
Dimana dalam sistem religi juga terdapat nama-nama pemimpin ritual yang wajib ada dalam ritual yaitu seperti wadian, wadian terdiri dari wadian matei yaitu pemimpin ritual untuk upacara kematian, da nada juga wadian welum, yaitu pemimpin ritual upacara untuk orang sakit atapun orang yang ingin berobat.
Selain sistem religi juga terdapat sistem kesenian, Orang Dayak walaupun dalam kehidupan yang agak sederhana, ternyata sangat gemar akan kesenian.
Menurut Riwut (1958) kesenian yang di miliki oleh orang Dayak di Kalimantan berupa seni: (1) tari; (2) suara; (3) ukir; dan (4) seni lukis.
Related Results
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
<p>ABSTRACT<br />Sintang’s Dayak ikat weaving, which is one of the cultural artifacts of Sintang District, West Kalimantan, is used by indigenous peoples (Dayak tribes)...
Tatag De Penyawo: Perenungan Atas Identitas Kesukuan
Tatag De Penyawo: Perenungan Atas Identitas Kesukuan
ABSTRAK Tatag de Penyawo adalah sebuah koreografi kelompok yang ditampilkan oleh 9 orang penari laki-laki. Karya ini lahir dari hasil perenungan penata tari yang gelisah dengan ide...
REKACIPTA MITE PUTRI MAYANG SEBAGAI BENTUK PENGEMBANGAN SASTRA LISAN DAYAK MAANYAN DI KABUPATEN BARITO TIMUR
REKACIPTA MITE PUTRI MAYANG SEBAGAI BENTUK PENGEMBANGAN SASTRA LISAN DAYAK MAANYAN DI KABUPATEN BARITO TIMUR
The reinvention of Mite Putri Mayang as a form of development of Dayak Maanyan oral literature in East Barito Regency is a form of innovation to revive the meaning of each story in...
ANALISIS MANTRA PESTA PANEN ADAT LOMPLAI SUKU DAYAK WEHEA DI DESA NEHAS LIAH BING KABUPATEN KUTAI TIMUR KAJIAN SEMIOTIKA
ANALISIS MANTRA PESTA PANEN ADAT LOMPLAI SUKU DAYAK WEHEA DI DESA NEHAS LIAH BING KABUPATEN KUTAI TIMUR KAJIAN SEMIOTIKA
Aslam Cahya Putra, Kiftiawati, PurwantiProgram Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu BudayaUniversitas MulawarmanEmail: aslamr074@gmail.com ABSTRAKKata kunci: suku dayak wehea, ma...
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
KONSEP PENAMAAN MAKANAN TRADISIONAL DALAM LEKSIKON RITUAL ARUH BAHARIN SUKU DAYAK HALONG Concept of Naming Traditional Foods in Aruh Baharin Ritual Lexicon Dayak Halong
KONSEP PENAMAAN MAKANAN TRADISIONAL DALAM LEKSIKON RITUAL ARUH BAHARIN SUKU DAYAK HALONG Concept of Naming Traditional Foods in Aruh Baharin Ritual Lexicon Dayak Halong
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep penamaan makanan tradisional dalam leksikon ritual aruh baharin suku Dayak Halong dan makna semiotisnya. Metode yang diguna...
Penguatan Pendidikan Karakter Pada Komunitas Adat Dayak Meratus
Penguatan Pendidikan Karakter Pada Komunitas Adat Dayak Meratus
ABSTRACT
Character education is one of the activities that aims to educate future generations by perfecting students self by training their self-ability towards a better life...
IMPLEMENTASI PENANGGALAN DAYAK WEHEA DALAM KEGIATAN ADAT DI KAMPUNG DAYAK MUARA WAHAU
IMPLEMENTASI PENANGGALAN DAYAK WEHEA DALAM KEGIATAN ADAT DI KAMPUNG DAYAK MUARA WAHAU
The Wehea Dayak is one of the Dayak tribes that still exist today. The Wehea Dayak tribe lives in close proximity to nature. They depend on the surrounding rivers, mountains, and f...

