Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Kombinasi KMC dan Musik Lullaby terhadap Kestabilan Frekuensi Nadi dan Suhu Tubuh BBLR
View through CrossRef
Abstrak
Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan kelompok rentan yang memiliki risiko tinggi mengalami ketidakstabilan tanda-tanda vital akibat dari belum sempurnanya organ pada tubuh bayi, khususnya sistem termoregulasi dan sistem peredaran darah. Ketidakstabilan ini dapat memicu komplikasi serius hingga meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas neonatal. Upaya stabilisasi fisiologis menjadi langkah penting yang perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi kangaroo mother care (KMC) dan musik lullaby terhadap kestabilan frekuensi nadi dan suhu tubuh BBLR. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian quasi experiment pendekatan pretest-posttest with control group. Populasi berjumlah 94 orang pada bulan oktober-desember 2024 di ruang perinatologi. Sampel penelitian berjumlah 26 orang dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menggunakan uji paired t-test menunjukan terdapat peningkatan rerata frekuensi nadi dan suhu tubuh pada kelompok intervensi dengan nilai p value 0,000, kelompok kontrol dengan nilai p value 0,049, sedangkan hasil uji independen t-test frekuensi nadi sesudah intervensi dengan p value 0,012 dan suhu tubuh dengan nilai p value 0,022. Dapat disimpulkan bahwa kombinasi KMC dan musik lullaby lebih efektif dalam meningkatkan kestabilan frekuensi nadi dan suhu tubuh BBLR. Intervensi kombinasi ini dapat diterapkan oleh perawat sebagai asuhan keperawatan terapi suportif pada BBLR.
Pubsains Nur Cendekia
Title: Pengaruh Kombinasi KMC dan Musik Lullaby terhadap Kestabilan Frekuensi Nadi dan Suhu Tubuh BBLR
Description:
Abstrak
Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan kelompok rentan yang memiliki risiko tinggi mengalami ketidakstabilan tanda-tanda vital akibat dari belum sempurnanya organ pada tubuh bayi, khususnya sistem termoregulasi dan sistem peredaran darah.
Ketidakstabilan ini dapat memicu komplikasi serius hingga meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas neonatal.
Upaya stabilisasi fisiologis menjadi langkah penting yang perlu dilakukan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi kangaroo mother care (KMC) dan musik lullaby terhadap kestabilan frekuensi nadi dan suhu tubuh BBLR.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian quasi experiment pendekatan pretest-posttest with control group.
Populasi berjumlah 94 orang pada bulan oktober-desember 2024 di ruang perinatologi.
Sampel penelitian berjumlah 26 orang dengan menggunakan purposive sampling.
Hasil penelitian menggunakan uji paired t-test menunjukan terdapat peningkatan rerata frekuensi nadi dan suhu tubuh pada kelompok intervensi dengan nilai p value 0,000, kelompok kontrol dengan nilai p value 0,049, sedangkan hasil uji independen t-test frekuensi nadi sesudah intervensi dengan p value 0,012 dan suhu tubuh dengan nilai p value 0,022.
Dapat disimpulkan bahwa kombinasi KMC dan musik lullaby lebih efektif dalam meningkatkan kestabilan frekuensi nadi dan suhu tubuh BBLR.
Intervensi kombinasi ini dapat diterapkan oleh perawat sebagai asuhan keperawatan terapi suportif pada BBLR.
.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
Faktor Resiko Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RSUD Anutapura Palu
Faktor Resiko Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RSUD Anutapura Palu
Kejadian BBLR di Indonesia merupakan penyebab kesakitan dan kematian bayi baru lahir dan tertinggi terjadi di Sulawesi Tengah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor Risiko ...
Music Theraphy
Music Theraphy
Berbagai permasalahan dalam pelaksanaan layanan konseling dialami konselor sekolah. Konselor belum mampu menerapkan konseling yang memiliki dampak yang signifikan bagi perubahan ti...
Kangaroo mother care for preterm or low birth weight infants: A systematic review and meta-analysis
Kangaroo mother care for preterm or low birth weight infants: A systematic review and meta-analysis
ABSTRACT
Importance
The Cochrane review (2016) on kangaroo mother care (KMC) demonstrated a significant reduction in the risk o...
Pengaruh Edukasi tentang BBLR terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil di Desa Malangga Wilayah Kerja Puskesmas Galang
Pengaruh Edukasi tentang BBLR terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil di Desa Malangga Wilayah Kerja Puskesmas Galang
Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah berat badan lahir kurang dari 2500 gram. BBLR merupakan penyebab utama kematian pada masa prenatal. Di desa Malangga tiap tahun terdapat kasu...
Hipertensi Pada Kehamilan Dan Kejadian BBLR di RSUD Kota Tasikmalaya
Hipertensi Pada Kehamilan Dan Kejadian BBLR di RSUD Kota Tasikmalaya
Bayi BBLR yang seringkali menjadikan berisiko tidak saja karena komplikasi neonatal yang dialami (misal hiperbilirubinemia dan sindrom gawat nafas) tetapi juga oleh faktor resiko l...
HUBUNGAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD MALA KABUPATEN TALAUD
HUBUNGAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD MALA KABUPATEN TALAUD
Abstrak: BBLR adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram, yang bisa menyebabkan asfiksia neonatorum. Asfiksia neonatorum merupakan suatu kondisi bayi yang tida...

