Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

<b>Inventarisasi Hama Lalat Buah (Diptera: Tephritidae) pada Dua Spesies Cabai di Dataran Tinggi Sembalun</b>

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan hama lalat buah pada cabai besar (Capsicum annuum) dan cabai rawit (Capsicum frutescens), di sentral produksi sayuran dataran tinggi Sembalun, Lombok Timur. Metode yang digunakan yaitu pengambilan sampel buah cabai dari lapangan, pemeliharaan sampel hingga keluarnya imago lalat buah, serta identifikasi morfologi berdasarkan kunci taksonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kedua jenis cabai ditemukan 4 spesies lalat buah, yaitu Bactrocera dorsalis, Bactrocera carambolae, Bactrocera alibistrigata, Bactrocera pyrifoliae, Indeks keragaman 2 jenis cabai memiliki nilai yang sama yaitu (H’= 1,37). Indeks dominansi memiliki nilai yang sama pada 2 jenis cabai yaitu (C = 0,26). Persentase kerusakan yang diakibatkan oleh lalat buah pada jenis cabai rawit sebesar 2,35%, dan cabai besar sebanyak 2,85%.
Title: <b>Inventarisasi Hama Lalat Buah (Diptera: Tephritidae) pada Dua Spesies Cabai di Dataran Tinggi Sembalun</b>
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan hama lalat buah pada cabai besar (Capsicum annuum) dan cabai rawit (Capsicum frutescens), di sentral produksi sayuran dataran tinggi Sembalun, Lombok Timur.
Metode yang digunakan yaitu pengambilan sampel buah cabai dari lapangan, pemeliharaan sampel hingga keluarnya imago lalat buah, serta identifikasi morfologi berdasarkan kunci taksonomi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kedua jenis cabai ditemukan 4 spesies lalat buah, yaitu Bactrocera dorsalis, Bactrocera carambolae, Bactrocera alibistrigata, Bactrocera pyrifoliae, Indeks keragaman 2 jenis cabai memiliki nilai yang sama yaitu (H’= 1,37).
Indeks dominansi memiliki nilai yang sama pada 2 jenis cabai yaitu (C = 0,26).
Persentase kerusakan yang diakibatkan oleh lalat buah pada jenis cabai rawit sebesar 2,35%, dan cabai besar sebanyak 2,85%.

Related Results

Status taksonomi iktiofauna endemik perairan tawar Sulawesi
Status taksonomi iktiofauna endemik perairan tawar Sulawesi
The freshwaters of Sulawesi are the habitat of numerous endemic Indonesian ichthyofauna that are not found anywhere else in the world. About 68 endemic fish species described from ...
PKM PETANI LEMON DESA LUWUS, KECAMATAN BATURITI, KABUPATEN TABANAN, PROVINSI BALI
PKM PETANI LEMON DESA LUWUS, KECAMATAN BATURITI, KABUPATEN TABANAN, PROVINSI BALI
Potensi Desa Luwus sebagai desa pendukung pariwisata karena dilewati jalur utama penghubung antar kota kabupaten serta beberapa tujuan destinasi pariwisata di Bali menjadi faktor p...
Kajian Kualitas Buah Salak Sidimpuan Berdasarkan Jumlah Biji Pada Elevasi Yang Berbeda
Kajian Kualitas Buah Salak Sidimpuan Berdasarkan Jumlah Biji Pada Elevasi Yang Berbeda
Perbedaan morfologi antara jenis-jenis salak terkadang terlihat mencolok, misalnya mengenai jumlah biji dalam satu buah salak serta ukuran buahnya. Ada buah  salak yang terdiri dar...
PENGENDALIAN HAMA LALAT BUAH (Bactrocera dorsalis) MENGGUNAKAN PERANGKAP
PENGENDALIAN HAMA LALAT BUAH (Bactrocera dorsalis) MENGGUNAKAN PERANGKAP
Hortikultura merupakan salah satu andalan masyarakat Indonesia sebagai sumber pangan dan pendapatan. Salah satu komoditas hortikultura yang berpeluang untuk dikembangkan adalah jam...
LALAT SEBAGAI VEKTOR MEKANIK PENYAKIT KECACINGAN NEMATODA USUS
LALAT SEBAGAI VEKTOR MEKANIK PENYAKIT KECACINGAN NEMATODA USUS
Lalat adalah serangga yang termasuk ke dalam ordo diptera. Lalat hidup di lingkungan sekitar manusia seperti pada area sekitar sampah, rumah potong hewan, pasar makanan, restoran, ...
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Penelitian ini berkenaan [u1] dengan kajian bentuk fisik, jenis, dan fungsi mantra Banjar. Rumusan masalah penelitian ini ada 4, yakni: (1) bagaimanakah bentuk fisik mantra Banjar?...
Pengaruh Metode Pemberongsongan Buah Terhadap Produksi Jambu Kristal Di Desa Wergonayan Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen
Pengaruh Metode Pemberongsongan Buah Terhadap Produksi Jambu Kristal Di Desa Wergonayan Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen
Tanaman jambu kristal merupakan tanaman yang saat ini sedang menjadi primadona para petani di Kabupaten Kebumen sehingga banyak sekali petani yang menanamnya dalam skala luas seper...
Peningkatan Produksi dan Mutu Benih Botani Bawang Merah
Peningkatan Produksi dan Mutu Benih Botani Bawang Merah
Penggunaan <em>true shallot seed</em> (TSS) sebagai bahan tanam dapat meningkatkan produktivitas tanaman sampai 100% dibandingkan dengan penggunaan umbi dan tidak memba...

Back to Top