Javascript must be enabled to continue!
PEMETAAN PERAIRAN LAUT DANGKAL MENGGUNAKAN ALGORITMA STUMPF PADA CITRA SENTINEL-2 DI PULAU MOROTAI
View through CrossRef
Kebutuhan informasi mengenai kedalaman laut yang akurat dan survei batimetri yang efisien sangat dibutuhkan pada sekarang. Kemajuan teknologi saat ini memungkinkan untuk mendapatkan nilai kedalaman perairan laut dangkal dengan menggunakan penginderaan jauh melalui citra satelit. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara nilai band rasio citra Sentinel-2 dengan kedalaman perairan dangkal Pulau Morotai, mensimulasi tingkat akurasi serta memetakan kedalaman pada perairan Pulau Morotai menggunakan algoritma Stumpf. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu citra satelit Sentinel-2 dan data kedalaman Pulau Morotai. Pra pengolahan citra dilakukan koreksi atmosferik dan geometrik. Croping citra untuk memfokuskan citra pada wilayah kajian. Pengolahan citra selanjutnya masking daratan untuk menghilangkan pengaruh nilai reflektansi daratan pada saat penerapan algoritma stumpf. Algoritma stumpf diuji dengan menggunakan rasio band 2 dan 3, band 2 dan 4, dan band 3 dan 4 kemudian diregresikan dengan kedalaman. Dari hasil regresi band rasio dengan kedalaman diperoleh band rasio yang memiliki hubungan kuat dengan data kedalaman adalah band 2 dan 3 dengan nilai r2=0,78, kemudian band 2 dan 4 r2=0,54 dan band 3 dan 4 r2=0,75. Rasio band 2 dan 3 dengan nilai r2 tertinggi digunakan untuk pemetaan batimetri. Adapun RMSE Depth of Extintion 20 m sebesar 2,35 m.
Geospatial Information Agency of The Republic of Indonesia
Title: PEMETAAN PERAIRAN LAUT DANGKAL MENGGUNAKAN ALGORITMA STUMPF PADA CITRA SENTINEL-2 DI PULAU MOROTAI
Description:
Kebutuhan informasi mengenai kedalaman laut yang akurat dan survei batimetri yang efisien sangat dibutuhkan pada sekarang.
Kemajuan teknologi saat ini memungkinkan untuk mendapatkan nilai kedalaman perairan laut dangkal dengan menggunakan penginderaan jauh melalui citra satelit.
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara nilai band rasio citra Sentinel-2 dengan kedalaman perairan dangkal Pulau Morotai, mensimulasi tingkat akurasi serta memetakan kedalaman pada perairan Pulau Morotai menggunakan algoritma Stumpf.
Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu citra satelit Sentinel-2 dan data kedalaman Pulau Morotai.
Pra pengolahan citra dilakukan koreksi atmosferik dan geometrik.
Croping citra untuk memfokuskan citra pada wilayah kajian.
Pengolahan citra selanjutnya masking daratan untuk menghilangkan pengaruh nilai reflektansi daratan pada saat penerapan algoritma stumpf.
Algoritma stumpf diuji dengan menggunakan rasio band 2 dan 3, band 2 dan 4, dan band 3 dan 4 kemudian diregresikan dengan kedalaman.
Dari hasil regresi band rasio dengan kedalaman diperoleh band rasio yang memiliki hubungan kuat dengan data kedalaman adalah band 2 dan 3 dengan nilai r2=0,78, kemudian band 2 dan 4 r2=0,54 dan band 3 dan 4 r2=0,75.
Rasio band 2 dan 3 dengan nilai r2 tertinggi digunakan untuk pemetaan batimetri.
Adapun RMSE Depth of Extintion 20 m sebesar 2,35 m.
Related Results
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
Enkripsi citra dengan metode fraktal adalah proses penyandian yang mengubah citra asli (plain image) menjadi citra yang tidak bisa dimengerti (cipher image) dengan menggunakan citr...
PENGGUNAAN CITRA HIMPUNAN JULIA SEBAGAI CITRA SAMPUL UNTUK MENYEMBUNYIKAN CITRA RAHASIA
PENGGUNAAN CITRA HIMPUNAN JULIA SEBAGAI CITRA SAMPUL UNTUK MENYEMBUNYIKAN CITRA RAHASIA
Steganografi dengan metode fraktal (fractal steganography) adalah teknik menyembunyikan informasi atau pesan, yang dapat berupa citra rahasia, dalam suatu citra sampul (cover image...
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
Pulau Laut-Sekatung adalah salah satu pulau terluar Negara Republik Indonesia yang berbatasan dengan perairan Malaysia Timur. Pulau ini terletak di laut Cina Selatan sebagai bagian...
FORAMINIFERA BENTONIK KAITANNYA DENGAN KUALITAS PERAIRAN DI WILAYAH BARAT DAYA PULAU MOROTAI, MALUKU UTARA
FORAMINIFERA BENTONIK KAITANNYA DENGAN KUALITAS PERAIRAN DI WILAYAH BARAT DAYA PULAU MOROTAI, MALUKU UTARA
Pulau Morotai, Maluku Utara merupakan salah satu pulau yang terletak di kawasan segitiga terumbu karang sebagai pusat kenakeragaman biota laut global. Kesehatan ekosistem terumbu...
MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
<div class="WordSection1"><p><em>Pulau Poteran dan Pulau Gili Lawak Kabupaten Sumenep merupakan pulau-pulau kecil yang berada di sebelah barat Pulau Madura dengan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Laut Tiongkok Selatan merupakan sengketa terpanas di abad ke-21, dimana Tiongkok, Amerika Serikat dan sebagian besar anggota ASEAN terlibat secara tak langsung. Adapun 3 (...
PENGAMANAN CITRA SIDIK JARI MENGGUNAKAN KRIPTOGRAFI DAN STEGANOGRAFI FRAKTAL
PENGAMANAN CITRA SIDIK JARI MENGGUNAKAN KRIPTOGRAFI DAN STEGANOGRAFI FRAKTAL
Banyak data multimedia penting yang bertransmisi di internet, seperti data sidik jari, dan perlu dilakukan pengamanan terhadap data tersebut. Pengamanan citra sidik jari dilakukan ...

