Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EVALUASI UI/UX PADA GAME VALORANT MENGGUNAKAN METODE ENHANCED COGNITIVE WALKTHROUGH

View through CrossRef
Permainan ialah sebuah kegiatan hiburan yang bertujuan mengisi waktu luang. Salah satu publisher dan developer di industri games, yakni Riot Games mempunyai salah satu permainan yang dinamai Valorant. Valorant merupakan game kompetitif 5 vs 5. Game ini berjenis First-Person Shooter, berjenis game-game shooter kompetitif. Dibalik kesuksesan itu ada satu hal penting yang mendasari sebuah game bisa menjadi terkenal dan sukses dipasaran, yakni user experience dan User Interface. User experience ialah ilmu yang mempelajari tentang kenyamanan sebuah produk di mata penggunanya. Salah satu metode untuk evaluasi Interface yakni Metode Enhanced Cognitive Walkthrough, metode ini merupakan metode evaluasi sebuah aplikasi dengan cara memberikan skenario tugas dan beberapa pertanyaan yang akan ditanyakan kepada pengguna untuk mengetahui adanya permasalahan atau tidak dalam menggunakan aplikasi. Penggunaan metode ini bisa menilai seberapa mudah aplikasi tersebut saat dioperasikan langsung oleh pengguna. Partisipan   pengujian   yang   dipilih   dalam    penelitian ini  yakni pengguna game Valorant yang sudah memainkan game Valorant dan pengguna yang belum pernah memainkan game Valorant. Jumlah partisipan pengujian yang akan digunakan berjumlah 20 yang dibagi 10 pengguna game Valorant yang  sudah  memainkan  game  Valorant  dan  10 pengguna yang belum pernah memainkan game Valorant. Hasil dari penelitian ini diharapkan bisa memberikan saran perbaikan sebagai bahan pertimbangan bagi publisher dan developer untuk melakukan perbaikan.
Title: EVALUASI UI/UX PADA GAME VALORANT MENGGUNAKAN METODE ENHANCED COGNITIVE WALKTHROUGH
Description:
Permainan ialah sebuah kegiatan hiburan yang bertujuan mengisi waktu luang.
Salah satu publisher dan developer di industri games, yakni Riot Games mempunyai salah satu permainan yang dinamai Valorant.
Valorant merupakan game kompetitif 5 vs 5.
Game ini berjenis First-Person Shooter, berjenis game-game shooter kompetitif.
Dibalik kesuksesan itu ada satu hal penting yang mendasari sebuah game bisa menjadi terkenal dan sukses dipasaran, yakni user experience dan User Interface.
User experience ialah ilmu yang mempelajari tentang kenyamanan sebuah produk di mata penggunanya.
Salah satu metode untuk evaluasi Interface yakni Metode Enhanced Cognitive Walkthrough, metode ini merupakan metode evaluasi sebuah aplikasi dengan cara memberikan skenario tugas dan beberapa pertanyaan yang akan ditanyakan kepada pengguna untuk mengetahui adanya permasalahan atau tidak dalam menggunakan aplikasi.
Penggunaan metode ini bisa menilai seberapa mudah aplikasi tersebut saat dioperasikan langsung oleh pengguna.
Partisipan   pengujian   yang   dipilih   dalam    penelitian ini  yakni pengguna game Valorant yang sudah memainkan game Valorant dan pengguna yang belum pernah memainkan game Valorant.
Jumlah partisipan pengujian yang akan digunakan berjumlah 20 yang dibagi 10 pengguna game Valorant yang  sudah  memainkan  game  Valorant  dan  10 pengguna yang belum pernah memainkan game Valorant.
Hasil dari penelitian ini diharapkan bisa memberikan saran perbaikan sebagai bahan pertimbangan bagi publisher dan developer untuk melakukan perbaikan.

Related Results

Hubungan Antara Proximity dalam Sharing Session dengan Frame Of Reference Anggota Komunitas Game Online
Hubungan Antara Proximity dalam Sharing Session dengan Frame Of Reference Anggota Komunitas Game Online
Abstract. The large number of online game players in Indonesia has given rise to online game communities, both online through platforms such as discord, twitch, or steam and also o...
Schule und Spiel – mehr als reine Wissensvermittlung
Schule und Spiel – mehr als reine Wissensvermittlung
Die öffentliche Schule Quest to learn in New York City ist eine Modell-Schule, die in ihren Lehrmethoden auf spielbasiertes Lernen, Game Design und den Game Design Prozess setzt. I...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
Dalam sebuah proses pembelajaran komponen yang turut menentukan keberhasilan sebuah proses adalah evaluasi. Melalui evaluasi orang akan mengetahui sampai sejauh mana penyampaian pe...
Perancangan Ulang Game Edukasi Bahasa Inggris menggunakan Digital Game Based Learning Method
Perancangan Ulang Game Edukasi Bahasa Inggris menggunakan Digital Game Based Learning Method
Game edukasi adalah game yang didesain untuk merangsang kecerdasan anak. Game edukasi bertujuan untuk belajar dan menarik perhatian siswa. Game edukasi adalah gabungan dari konten ...
Autonomous Cognitive Leveling Game Pada Serious Game Menggunakan Particle Swarm Optimization
Autonomous Cognitive Leveling Game Pada Serious Game Menggunakan Particle Swarm Optimization
Abstract. Serious games containing the pedagogical aspects and as part of the device/media e-learning support the learning process. Besides, the learning method uses the game are b...
Analisis Tanda Visual Pada Karakter Perempuan Agent Skye dalam Game FPS Valorant
Analisis Tanda Visual Pada Karakter Perempuan Agent Skye dalam Game FPS Valorant
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi visual karakter Agent Skye dalam game FPS Valorant menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Agent Skye adalah karak...
Game Theory in Business Ethics: Bad Ideology or Bad Press?
Game Theory in Business Ethics: Bad Ideology or Bad Press?
Solomon’s article and Binmore’s response exemplify a standard exchange between the game theorist and those critical of applying game theory to ethics. The critic of game theory lis...

Back to Top