Javascript must be enabled to continue!
AN ERROR ANALYSIS OF NON- ENGLISH STUDENTS DEPARTMENT IN ANSWERING LISTENING SECTION IN TOEFL
View through CrossRef
Abstract
Several universities in Indonesia apply the TOEFL test as one of the graduation requirements by considering the importance of mastering English for students, either continuing higher education levels or as a requirement for applying for jobs. Each university has a different standard score as a requirement for graduation. Some universities use the TOEFL test to measure the ability of their students in English. In practice, many students experience difficulties. This study aims to determine the most difficult part of the TOEFL listening comprehension and to determine the factors that make it difficult for students to do listening. 25 seventh semester students of Nursing Study Program participated in this study selected by using random sampling techniques. Descriptive qualitative method was used in this research. The results of this study indicate that the difficulties experienced by students based on the content of their listening material are difficulties in choosing synonyms of keywords, double negative expressions, idioms, main idea of the paragraph, and detailed information. Difficulties related to listeners are excessive anxiety, difficulty in concentration while listening, difficulties regarding vocabulary meaning, difficulty in drawing conclusions on conversations. Meanwhile, the factors that affect students' difficulty in doing TOEFL listening comprehension test questions are low level of self-confidence, low mastery of English vocabulary, low mastery of the skills tested on the TOEFL test, inability in time management, and lack of intensity of practice on the TOEFL test.
Kata Kunci: TOEFL listening, listening difficulty, listening comprehension, listening test.
Abstrak
Sebagian universitas di Indonesia menerapkan tes TOEFL sebagai salah satu persyaratan kelulusan dengan pertimbangan pentingnya penguasaan Bahasa Inggris untuk mahasiswa. Beberapa universitas menggunakan tes TOEFL untuk mengukur kemampuan siswanya dalam Bahasa Inggris. Dalam praktiknya mahasiwa mengalami kesulitan, terutama pada listening comprehension. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui elemen tersulit dari TOEFL listening comprehension dan mengetahui faktor yang membuat mahasiswa kesulitan dalam mengerjakan listening comprehension. 25 mahasiswa semester tujuh Program Study S1-Keperawatan menjadi partisipan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik random sampling. Metode qualitative deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami siswa berdasarkan konten listening material nya adalah kesulitan dalam memilih synonym of keyword, double negative expressions, idioms, main idea of the paragraph, dan detail information. Kesulitan yang berkaitan dengan listener yaitu kecemasan yang berlebihan, kesulitan berkonsentrasi saat mendengarkan, kesulitan perihal makna vocabulary, kesulitan mengambil kesimpulan percakapan. Sedangkan faktor yang mempengaruhi mahasiswa kesulitan dalam mengerjakan soal test TOEFL listening comprehension yaitu rendahnya tingkat kepercayaan diri, rendahnya penguasaan vocabulary Bahasa Inggris, rendahnya penguasaan terhadap skills yang diteskan dalam tes TOEFL, ketidakmampuan dalam manajemen waktu, dan minimnya intensitas latihan mengerjakan test TOEFL.
Keywords: listening, kesulitan listening, listening comprehension, test listening
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Harapan Bangsa
Title: AN ERROR ANALYSIS OF NON- ENGLISH STUDENTS DEPARTMENT IN ANSWERING LISTENING SECTION IN TOEFL
Description:
Abstract
Several universities in Indonesia apply the TOEFL test as one of the graduation requirements by considering the importance of mastering English for students, either continuing higher education levels or as a requirement for applying for jobs.
Each university has a different standard score as a requirement for graduation.
Some universities use the TOEFL test to measure the ability of their students in English.
In practice, many students experience difficulties.
This study aims to determine the most difficult part of the TOEFL listening comprehension and to determine the factors that make it difficult for students to do listening.
25 seventh semester students of Nursing Study Program participated in this study selected by using random sampling techniques.
Descriptive qualitative method was used in this research.
The results of this study indicate that the difficulties experienced by students based on the content of their listening material are difficulties in choosing synonyms of keywords, double negative expressions, idioms, main idea of the paragraph, and detailed information.
Difficulties related to listeners are excessive anxiety, difficulty in concentration while listening, difficulties regarding vocabulary meaning, difficulty in drawing conclusions on conversations.
Meanwhile, the factors that affect students' difficulty in doing TOEFL listening comprehension test questions are low level of self-confidence, low mastery of English vocabulary, low mastery of the skills tested on the TOEFL test, inability in time management, and lack of intensity of practice on the TOEFL test.
Kata Kunci: TOEFL listening, listening difficulty, listening comprehension, listening test.
Abstrak
Sebagian universitas di Indonesia menerapkan tes TOEFL sebagai salah satu persyaratan kelulusan dengan pertimbangan pentingnya penguasaan Bahasa Inggris untuk mahasiswa.
Beberapa universitas menggunakan tes TOEFL untuk mengukur kemampuan siswanya dalam Bahasa Inggris.
Dalam praktiknya mahasiwa mengalami kesulitan, terutama pada listening comprehension.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui elemen tersulit dari TOEFL listening comprehension dan mengetahui faktor yang membuat mahasiswa kesulitan dalam mengerjakan listening comprehension.
25 mahasiswa semester tujuh Program Study S1-Keperawatan menjadi partisipan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik random sampling.
Metode qualitative deskriptif digunakan dalam penelitian ini.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami siswa berdasarkan konten listening material nya adalah kesulitan dalam memilih synonym of keyword, double negative expressions, idioms, main idea of the paragraph, dan detail information.
Kesulitan yang berkaitan dengan listener yaitu kecemasan yang berlebihan, kesulitan berkonsentrasi saat mendengarkan, kesulitan perihal makna vocabulary, kesulitan mengambil kesimpulan percakapan.
Sedangkan faktor yang mempengaruhi mahasiswa kesulitan dalam mengerjakan soal test TOEFL listening comprehension yaitu rendahnya tingkat kepercayaan diri, rendahnya penguasaan vocabulary Bahasa Inggris, rendahnya penguasaan terhadap skills yang diteskan dalam tes TOEFL, ketidakmampuan dalam manajemen waktu, dan minimnya intensitas latihan mengerjakan test TOEFL.
Keywords: listening, kesulitan listening, listening comprehension, test listening.
Related Results
PELATIHAN PENGENALAN TOEFL SEBAGAI PERSIAPAN STUDI LANJUT PADA SISWA-SISWI MAN 2 PALEMBANG
PELATIHAN PENGENALAN TOEFL SEBAGAI PERSIAPAN STUDI LANJUT PADA SISWA-SISWI MAN 2 PALEMBANG
ABSTRAKPersaingan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi merupakan tantangan bagi siswa siswa khususnya yang telah duduk di kelas 12 tingkat sekolah menengah atas te...
Aviation English - A global perspective: analysis, teaching, assessment
Aviation English - A global perspective: analysis, teaching, assessment
This e-book brings together 13 chapters written by aviation English researchers and practitioners settled in six different countries, representing institutions and universities fro...
MENINGKATKAN KEMAMPUAN LISTENING PESERTA TOEFL ITP DENGAN TEKNIK TRANSKRIPSI
MENINGKATKAN KEMAMPUAN LISTENING PESERTA TOEFL ITP DENGAN TEKNIK TRANSKRIPSI
Kemampuan bahasa Inggris praktis telah menjadi kebutuhan mendasar bagi akademisi. Salah satu kemampuan bahasa Inggris praktis adalah kemampuan listening. Penelitian ini bertujuan...
Pengaruh Literasi Bahasa Inggris terhadap Nilai Toefl Mahasiswa
Pengaruh Literasi Bahasa Inggris terhadap Nilai Toefl Mahasiswa
Globalization has made English is more important than ever. This article examines the effect of English literacy against toefl score by analyzing utbk Literacy utbk scores with toe...
Pembelajaran TOEFL sebagai upaya peningkatan kompetensi guru di MGMP Kabupaten Muara Enim
Pembelajaran TOEFL sebagai upaya peningkatan kompetensi guru di MGMP Kabupaten Muara Enim
In Indonesia, TOEFL (Test of English as a Foreign Language) learning has become crucial in enhancing English proficiency, particularly for English language teachers across various ...
Pendampingan TOEFL Dengan Metode Partisipasi Masyarakat Untuk Mencapai Nilai Ideal Di Masa Pandemi
Pendampingan TOEFL Dengan Metode Partisipasi Masyarakat Untuk Mencapai Nilai Ideal Di Masa Pandemi
TOEFL training with the Cooperative Integrated Reading and Composition method aims to help lecturers and students at several universities in West Nusa Tenggara to increase the TOEF...
Pelatihan Bahasa Inggris untuk Meningkatkan Kemampuan Menjawab Soal pada Sesi Membaca TOEFL ITP
Pelatihan Bahasa Inggris untuk Meningkatkan Kemampuan Menjawab Soal pada Sesi Membaca TOEFL ITP
Pengenalan akan TOEFL ITP serta mampu menjawab soal-soal pada TOEFL ITP merupakan kebutuhan para siswa kelas XII di SMAS Tunas Bangsa Bintan. Sesi Membaca merupakan salah satu sesi...
Hubungan Iklan TOEFL Berbentuk Motion Graphic dengan Minat Pendaftaran Kursus TOEFL® di LB LIA
Hubungan Iklan TOEFL Berbentuk Motion Graphic dengan Minat Pendaftaran Kursus TOEFL® di LB LIA
Penggunaan media cetak yang dulunya efektif dalam menarik perhatian khalayak, saat ini semakin tak sesuai dengan perkembangan teknologi dan media. Penelitian ini menggunakan metode...

