Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

The Potensi Ekstrak Daun Kelor sebagai Hepatoprotektor terhadap Hepatotoksisitas Akibat Induksi Parasetamol

View through CrossRef
Parasetamol merupakan anti-piretik yang paling umum digunakan dan bisa didapat secara bebas. Parasetamol tidak beracun jika diberikan dalam dosis terapi, namun jika diberikan dalam dosis tinggi secara tunggal maupun berulang parasetamol dapat menyebabkan efektoksik. Toksisitas parasetamol merupakan salah satu penyebab keracunan paling umum didunia dan dapat menyebabkan kerusakan hepar bahkan kematian. Tanaman kelor atau Moringaoleifera merupakan tanaman yang mengandung berbagai senyawa kimia bermanfaat dan dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif. Studi sebelumnya melaporkan tanaman kelor memiliki aktivitas yang luar biasa terhadap berbagai komplikasi klinis termasuk hepatotoksisitas. Salah satu senyawa kimia yang terdapat pada tanaman kelor adalah flavonoid yang dapat menangkap radikal bebas penyebab kerusakan hepar. Artikel review ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran  efek hepatoprotektor pada ekstrak daun kelor terhadap kerusakan hepar karena induksi parasetamol dosis toksis pada penelitian sebelumnya. Metode yang digunakan pada artikel ini ialah dengan melakukan penelusuran artikel melalui database NCBI dan Google Scholar dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2019. Tema dalam artikel yang ditelusuri yaitu terkait gambaran efek hepatoprotektor tanaman kelor terhadap hepatotoksisitas karena induksi parasetamol. Hasil dari sintesa artikel yang telah ditemukan yaitu ekstrak daun kelor dapat berpotensi sebagai hepatoprotektor dengan menurunkan kadar SGOT dan SGPT pada tikus putih yang diinduksi parasetamol dosis toksis.   Kata Kunci: ekstrak daun kelor, hepatoprotektor   POTENTIAL EXTRACT OF MORINGAOLEIFERA AS HEPATOPROTECTOR TO PARACETAMOL-INDUCED HEPATOTOXICITY   ABSTRACT Paracetamol is the most commonly used as anti-pyretic and is freely available.paracetamolis not toxic if given in therapeutic doses, but if given in high doses alone or repeatedly it can cause toxic effects. Paracetamol toxicity is one of the most common causes of poisoning in the world and can cause liver damage even death. Moringaoleifera is a plant that contains a variety of beneficial chemical compounds and can be used as an alternative treatment. Previous studies reported that Moringa plants have extraordinary activity against various clinical complications including hepatotoxicity. One of the chemical compounds found in Moringa plants is flavonoids that can capture free radicals that cause liver damage. This review article aims to explain the effect of hepatoprotector ofMoringa leaf extract on paracetamol-induced hepatotoxicity in previous studies. The method used in this article is  searching for articles through the NCBI and Google Scholar databases from 2001 to 2019. Theme in the article is the description of the effects of Moringa plant hepatoprotectors on paracetamol-induced hepatotoxicity. The results of the synthesis of the article found that Moringa leaf extract potentially be a hepatoprotector by reducing SGOT and SGPT levels in white rats induced by toxic dose paracetamol.   Keywords: moringaoleifera  extract, hepatoprotector
Title: The Potensi Ekstrak Daun Kelor sebagai Hepatoprotektor terhadap Hepatotoksisitas Akibat Induksi Parasetamol
Description:
Parasetamol merupakan anti-piretik yang paling umum digunakan dan bisa didapat secara bebas.
Parasetamol tidak beracun jika diberikan dalam dosis terapi, namun jika diberikan dalam dosis tinggi secara tunggal maupun berulang parasetamol dapat menyebabkan efektoksik.
Toksisitas parasetamol merupakan salah satu penyebab keracunan paling umum didunia dan dapat menyebabkan kerusakan hepar bahkan kematian.
Tanaman kelor atau Moringaoleifera merupakan tanaman yang mengandung berbagai senyawa kimia bermanfaat dan dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif.
Studi sebelumnya melaporkan tanaman kelor memiliki aktivitas yang luar biasa terhadap berbagai komplikasi klinis termasuk hepatotoksisitas.
Salah satu senyawa kimia yang terdapat pada tanaman kelor adalah flavonoid yang dapat menangkap radikal bebas penyebab kerusakan hepar.
Artikel review ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran  efek hepatoprotektor pada ekstrak daun kelor terhadap kerusakan hepar karena induksi parasetamol dosis toksis pada penelitian sebelumnya.
Metode yang digunakan pada artikel ini ialah dengan melakukan penelusuran artikel melalui database NCBI dan Google Scholar dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2019.
Tema dalam artikel yang ditelusuri yaitu terkait gambaran efek hepatoprotektor tanaman kelor terhadap hepatotoksisitas karena induksi parasetamol.
Hasil dari sintesa artikel yang telah ditemukan yaitu ekstrak daun kelor dapat berpotensi sebagai hepatoprotektor dengan menurunkan kadar SGOT dan SGPT pada tikus putih yang diinduksi parasetamol dosis toksis.
  Kata Kunci: ekstrak daun kelor, hepatoprotektor   POTENTIAL EXTRACT OF MORINGAOLEIFERA AS HEPATOPROTECTOR TO PARACETAMOL-INDUCED HEPATOTOXICITY   ABSTRACT Paracetamol is the most commonly used as anti-pyretic and is freely available.
paracetamolis not toxic if given in therapeutic doses, but if given in high doses alone or repeatedly it can cause toxic effects.
Paracetamol toxicity is one of the most common causes of poisoning in the world and can cause liver damage even death.
Moringaoleifera is a plant that contains a variety of beneficial chemical compounds and can be used as an alternative treatment.
Previous studies reported that Moringa plants have extraordinary activity against various clinical complications including hepatotoxicity.
One of the chemical compounds found in Moringa plants is flavonoids that can capture free radicals that cause liver damage.
This review article aims to explain the effect of hepatoprotector ofMoringa leaf extract on paracetamol-induced hepatotoxicity in previous studies.
The method used in this article is  searching for articles through the NCBI and Google Scholar databases from 2001 to 2019.
Theme in the article is the description of the effects of Moringa plant hepatoprotectors on paracetamol-induced hepatotoxicity.
The results of the synthesis of the article found that Moringa leaf extract potentially be a hepatoprotector by reducing SGOT and SGPT levels in white rats induced by toxic dose paracetamol.
  Keywords: moringaoleifera  extract, hepatoprotector.

Related Results

Skrinning fitokimia ekstrak daun kelor kombinasi sari bunga mawar
Skrinning fitokimia ekstrak daun kelor kombinasi sari bunga mawar
Indonesia memiliki banyak bahan alami seperti tumbuhan yang mengandung senyawa antioksidan yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan membantu merawat kulit. Banyak berbagai ba...
Sosialisasi Pasca Panen Daun Kelor Dan Pelatihan Teh Herbal Susu Daun Kelor Bagi Siswa Smk Ibu Kartini Kota Semarang
Sosialisasi Pasca Panen Daun Kelor Dan Pelatihan Teh Herbal Susu Daun Kelor Bagi Siswa Smk Ibu Kartini Kota Semarang
<p>Pemanfaatan <em>Moringa oleifera</em> atau dikenal dengan tanaman kelor kurang maksimal. Padahal daun kelor mengandung senyawa aktif yang bermanfaat untuk kese...
Masker Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Mengatasi Wajah Berjerawat
Masker Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Mengatasi Wajah Berjerawat
Kondisi kulit wajah berpengaruh besar terhadap kepercayaan diri seseorang. Adapun permasalahan yang dapat terjadi pada kulit wajah salah satunya jerawat. Dalam sistem pengobatan ta...
Potensi Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Antibakteri Pada Sediaan Gel Untuk Mengatasi Jerawat
Potensi Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Antibakteri Pada Sediaan Gel Untuk Mengatasi Jerawat
Jerawat merupakan salah satu permasalahan kulit wajah yang paling sering terjadi terutama dikalangan remaja, jerawat umumnya disebabkan karena adanya infeksi bakteri. Pengobatan de...
Sosialisasi Dan Pelatihan Pembuatan Puding Daun Kelor Bagi Siswa SMK Ibu Kartini Semarang
Sosialisasi Dan Pelatihan Pembuatan Puding Daun Kelor Bagi Siswa SMK Ibu Kartini Semarang
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan pembuatan puding daun kelor kepada siswa SMK Ibu Kartini Semarang. Daun kelor <e...
Potensi Daun Kelor sebagai Herbal untuk Penyakit Hati Stadium Lanjut
Potensi Daun Kelor sebagai Herbal untuk Penyakit Hati Stadium Lanjut
Dalam buku "Potensi Daun Kelor sebagai Herbal untuk Penyakit Stadium Lanjut", penulis mengajak pembaca untuk menjelajahi potensi luar biasa tanaman kelor (Moringa oleifera) sebagai...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...

Back to Top