Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

UJI IN VITRO CARBONATE APATITE-CHITOSAN SCAFFOLDS SEBAGAI MATERIAL CANGKOK TULANG PADA TEKNIK REKAYASA JARINGAN

View through CrossRef
Untuk meningkatkan adhesi sel dan kemampuan pembentukan tulang dari kitosan, dicoba untuk membuat suatuscaffolds yang menggabungkan kitosan dengan carbonate apatite (CA). Tujuan penelitian ini adalah untukmembuat carbonate apatite-chitosan scaffolds (CA-ChSs) serta mengevaluasi CA-ChSs dari sudut pandangproliferasi sel menggunakan MC3T3-E1. Chitosan scaffolds (ChSs) yang berisi 25, 50, 75, 100, 125, 150, 200dan 400 mg bubuk kitosan (100D, YSK, Japan) dibuat dengan prosedur dilarutkan dalam 5 ml asam asetat 2%,dikocok selama 15 menit, kemudian dinetralkan dengan 15 ml 0,1 M larutan NaOH. Setelah disentrifugasi pada1500 rpm selama 10 menit, kelebihan air dibuang, kemudian gel kitosan dikemas ke dalam cetakan teflon(diameter: 5 mm, tinggi: 2 mm). Cetakan dibekukan pada suhu -80°C selama 2 jam dan dikeringkan dalammesin beku kering pada suhu -54°C selama 24 jam. Selanjutnya dilakukan radiasi ultraviolet pada ChSs selama 2jam. Untuk membuat CA-ChSs, dipilih ChSs yang berisi 200 mg bubuk kitosan. Setelah dinetralisir, 10, 50, 100,200 dan 300 mg dari 0,06 M CA ditambahkan ke dalam kitosan gel yang berisi 200 mg bubuk kitosan. StrukturCA-ChSs diamati dengan scanning electron microscope (SEM). Proliferasi MC3T3-E1 dalam ChSs dan CAChSs dievaluasi pada hari ke-1, 7 dan 14. CA-ChSs dengan struktur tiga dimensi yang berpori serta adanya perlekatan CA dapat diamati dengan jelas menggunakan SEM. Hasil penelitian menunjukkan jumlahpertumbuhan dan perkembangan sel pada CA-ChSs secara signifikan lebih banyak dibandingkan pada ChSs(kontrol) pada setiap tahap pengamatan di hari ke-1, 7 dan 14 (p< 0,05). Sebagai kesimpulan, CA-ChSs adalahkandidat untuk material cangkok tulang pada teknik rekayasa jaringan.
Title: UJI IN VITRO CARBONATE APATITE-CHITOSAN SCAFFOLDS SEBAGAI MATERIAL CANGKOK TULANG PADA TEKNIK REKAYASA JARINGAN
Description:
Untuk meningkatkan adhesi sel dan kemampuan pembentukan tulang dari kitosan, dicoba untuk membuat suatuscaffolds yang menggabungkan kitosan dengan carbonate apatite (CA).
Tujuan penelitian ini adalah untukmembuat carbonate apatite-chitosan scaffolds (CA-ChSs) serta mengevaluasi CA-ChSs dari sudut pandangproliferasi sel menggunakan MC3T3-E1.
Chitosan scaffolds (ChSs) yang berisi 25, 50, 75, 100, 125, 150, 200dan 400 mg bubuk kitosan (100D, YSK, Japan) dibuat dengan prosedur dilarutkan dalam 5 ml asam asetat 2%,dikocok selama 15 menit, kemudian dinetralkan dengan 15 ml 0,1 M larutan NaOH.
Setelah disentrifugasi pada1500 rpm selama 10 menit, kelebihan air dibuang, kemudian gel kitosan dikemas ke dalam cetakan teflon(diameter: 5 mm, tinggi: 2 mm).
Cetakan dibekukan pada suhu -80°C selama 2 jam dan dikeringkan dalammesin beku kering pada suhu -54°C selama 24 jam.
Selanjutnya dilakukan radiasi ultraviolet pada ChSs selama 2jam.
Untuk membuat CA-ChSs, dipilih ChSs yang berisi 200 mg bubuk kitosan.
Setelah dinetralisir, 10, 50, 100,200 dan 300 mg dari 0,06 M CA ditambahkan ke dalam kitosan gel yang berisi 200 mg bubuk kitosan.
StrukturCA-ChSs diamati dengan scanning electron microscope (SEM).
Proliferasi MC3T3-E1 dalam ChSs dan CAChSs dievaluasi pada hari ke-1, 7 dan 14.
CA-ChSs dengan struktur tiga dimensi yang berpori serta adanya perlekatan CA dapat diamati dengan jelas menggunakan SEM.
Hasil penelitian menunjukkan jumlahpertumbuhan dan perkembangan sel pada CA-ChSs secara signifikan lebih banyak dibandingkan pada ChSs(kontrol) pada setiap tahap pengamatan di hari ke-1, 7 dan 14 (p< 0,05).
Sebagai kesimpulan, CA-ChSs adalahkandidat untuk material cangkok tulang pada teknik rekayasa jaringan.

Related Results

Synthesis and Investigation into Apatite-forming Ability of Hydroxyapatite/Chitosan-based Scaffold
Synthesis and Investigation into Apatite-forming Ability of Hydroxyapatite/Chitosan-based Scaffold
In this study, porous scaffolds were fabricated using inorganic material-hydroxyapatite and chitosan for bone-tissue engineering. The combination of hydroxyapatite and chitosan may...
Invited Presentation: Cytocompatibility of Macroporous All-Carbon Scaffolds for Biomedical Applications
Invited Presentation: Cytocompatibility of Macroporous All-Carbon Scaffolds for Biomedical Applications
Introduction: The assembly of carbon nanomaterials (carbon nanotubes, fullerenes, or graphene) into three-dimensional (3-D) structures is necessary t...
Gambaran Histologi Jaringan Tulang Ekstremitas Biawak Air (Varanus salvator) dengan Metabolic Bone Disease
Gambaran Histologi Jaringan Tulang Ekstremitas Biawak Air (Varanus salvator) dengan Metabolic Bone Disease
Biawak air berjenis kelamin betina, berusia tiga bulan dengan berat badan 1.2 kg diambil dari suatu penangkaran, mengalami kelumpuhan selama tiga hari dan didiagnosa menderita meta...
Apatite in the Sokli carbonatite complex, Finland
Apatite in the Sokli carbonatite complex, Finland
Apatite is a ubiquitous mineral in plutonic carbonatites (magmatic carbonate-rich rocks) and associated rock types (Chakhmouradian et al., 2017). Carbonatites are enriched in incom...
Olahraga Upaya Preventif Osteoporosis Dini
Olahraga Upaya Preventif Osteoporosis Dini
Osteoporosis adalah salah satu bentuk kelainan pada tulang yang ditandai dengan menurunnya massa dan kepadatan tulang secara keseluruhan disertai dengan rusaknya arsitektur tulang ...
Carbonates substitution in lead apatites &#8211; IR spectroscopic study
Carbonates substitution in lead apatites &#8211; IR spectroscopic study
Similar to Ca-apatites, carbonate substitutions are also possible in Pb-apatites although they are still not fully characterized [1,2]. Therefore, for the first time, a comprehensi...
BIODEGRADATION OF CHITOSAN MEMBRANE SCALES OF HARUAN FISH (Channa striata)-HYDROXYAPATITE IN ARTIFICIAL SALIVA SOLUTION
BIODEGRADATION OF CHITOSAN MEMBRANE SCALES OF HARUAN FISH (Channa striata)-HYDROXYAPATITE IN ARTIFICIAL SALIVA SOLUTION
Background: Membrane materials for surgical procedures using Guided Tissue Regeneration (GTR) are Polytetrafluoroethylene (PTFE) and collagen, but have the disadvantage of requirin...
PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN IKAN PATIN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TULANG IKAN PATIN TINGGI KALSIUM DI KAMPUNG PATIN XIII KOTO KAMPAR
PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN IKAN PATIN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TULANG IKAN PATIN TINGGI KALSIUM DI KAMPUNG PATIN XIII KOTO KAMPAR
Tulang ikan merupakan salah satu limbah dari industri perikanan yang belum dimanfaatkan dengan baik. Salah satu pemanfaatan tulang ikan yaitu pengolahan menjadi tepung tulang. Prog...

Back to Top