Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder pada Ekstrak Etanol Daun Binahong

View through CrossRef
Latar Belakang: Tanaman Binahong (Anredera Cordifolia) dalam famili Basellaceae merupalan tanaman yang memiliki bahan fitokarma. Tanaman daun binahong memiliki banyak manfaat seperti mengobati kerusakan ginjal, pemulihan luka, melancarkan tekanan darah dan lain sebagainya. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder pada Ekstrak Etanol 70 % daun binahong yang telah disimpan selama 12 bulan. Metode: Penelitian bersifat deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan menggunakan beberapa reagen, disesuaikan dengan golongan fitokimia (alkaloid, fenolik, flavonoid, saponin, tanin, steroid & triterpenoid). Ekstrak Daun Binahong dilakukan proses penyarian dengan metode maserasi. Ekstrak Daun binahong selanjutnya dilakukan uji fitokimia untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada daun binahong yang telah disimpan selama 12 bulan masih terkandungan senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, tannin, alkaloid dan saponin. Hal ini dapat menjelaskan ekstrak etanol dapat mempertahankan senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak sampai 12 bulan penyimpanan Kesimpulan: Metode maserasi dengan pelarut etanol 70% terbukti efektif dalam mempertahankan senyawa metabolit sekunder selama penyimpanan jangka panjang. Hasil ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan metode penyimpanan optimal pada ekstrak tanaman obat, mendukung praktik pengobatan tradisional dan formulasi farmasi berbasis bahan alami.
Title: Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder pada Ekstrak Etanol Daun Binahong
Description:
Latar Belakang: Tanaman Binahong (Anredera Cordifolia) dalam famili Basellaceae merupalan tanaman yang memiliki bahan fitokarma.
Tanaman daun binahong memiliki banyak manfaat seperti mengobati kerusakan ginjal, pemulihan luka, melancarkan tekanan darah dan lain sebagainya.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder pada Ekstrak Etanol 70 % daun binahong yang telah disimpan selama 12 bulan.
Metode: Penelitian bersifat deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan menggunakan beberapa reagen, disesuaikan dengan golongan fitokimia (alkaloid, fenolik, flavonoid, saponin, tanin, steroid & triterpenoid).
Ekstrak Daun Binahong dilakukan proses penyarian dengan metode maserasi.
Ekstrak Daun binahong selanjutnya dilakukan uji fitokimia untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder.
Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada daun binahong yang telah disimpan selama 12 bulan masih terkandungan senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, tannin, alkaloid dan saponin.
Hal ini dapat menjelaskan ekstrak etanol dapat mempertahankan senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak sampai 12 bulan penyimpanan Kesimpulan: Metode maserasi dengan pelarut etanol 70% terbukti efektif dalam mempertahankan senyawa metabolit sekunder selama penyimpanan jangka panjang.
Hasil ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan metode penyimpanan optimal pada ekstrak tanaman obat, mendukung praktik pengobatan tradisional dan formulasi farmasi berbasis bahan alami.

Related Results

Potensi Aktivitas Antioksidan dari Daun Tin
Potensi Aktivitas Antioksidan dari Daun Tin
Abstract. The fig plant (Ficus carica L.) is from West Asia. Fig leaf extract has secondary metabolites flavonoids, tannins, saponins, and triterpenoids. These compounds make fig l...
UJI AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK DAUN SUNGKAI (Peronema canescens Jack.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus)
UJI AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK DAUN SUNGKAI (Peronema canescens Jack.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus)
Daun sungkai (Peronema canescens Jack.) telah digunakan sebagai obat tradisional dan diketahui mengandung senyawa metabolit yang berfungsi sebagai analgetika. Tujuan penelitian ini...
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Dasar Daun Sirih dan Daun Binahong sebagai Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Dasar Daun Sirih dan Daun Binahong sebagai Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK
Background: Bahan yang digunakan dalam pembuatan sabun cuci piring biasanya menggunakan bahan aktif kimia sintetik yang memiliki dampak negatif bagi lingkungan yaitu dapat mencemar...
Uji aktivitas antijamur ekstrak etanol eleutherine americana. merr. terhadap trichophyton tonsurans secara in vitro
Uji aktivitas antijamur ekstrak etanol eleutherine americana. merr. terhadap trichophyton tonsurans secara in vitro
Dermatofitosis adalah infeksi pada epidermis kulit, rambut dan kuku disebabkan oleh jamur dermatofita. Salah satu spesies dermatofita yang tersebar di seluruh dunia yaitu Trichophy...
PENENTUAN SPF( Sun Protection Factor ) EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.)
PENENTUAN SPF( Sun Protection Factor ) EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.)
Ultraviolet merupakan radikal bebas yang jika berlebihan masuk kedalam kulit dapat menyebabkan kerusakan kulit. Senyawa kimia yang mengandung antioksidan tabir surya dapat melindun...
EFEK ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN BROKOLI (Brassica oleracea var. italica) TERHADAP PERTUMBUHAN Propionibacterium acnes SECARA IN VITRO
EFEK ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN BROKOLI (Brassica oleracea var. italica) TERHADAP PERTUMBUHAN Propionibacterium acnes SECARA IN VITRO
Akne vulgaris merupakan penyakit inflamasi pada kulit yang pernah diderita oleh 80 – 100% orang di dunia. Akne vulgaris dapat timbul karena adanya peradangan oleh bakteri Propionib...

Back to Top