Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kesatuan Eklesial di Tengah Budaya Individual Berdasarkan Filipi 2:1-4

View through CrossRef
Budaya individualisme yang semula dikenal masif di dunia Barat perlahan mulai merata ke berbagai belahan dunia. Sikap semacam itu rupanya juga telah bersarang di kehidupan gereja masa kini. Individualisme mengarah pada narsisme dan pengabaian seorang akan yang lain. Namun kondisi ini sebetulnya bukan perkara baru. Di zaman gereja mula-mula telah ada hal semacam ini. Nasihat untuk kesatuan dalam Surat Filipi ditulis oleh Paulus untuk menangani adanya individualisme di antara jemaat Filipi yang menimbulkan perpecahan. Artikel ini  meneliti Filipi 2:1-4 dalam perspektif eklesiologis guna menunjukkan bahwa Paulus membahas kesatuan eklesial yang pada gilirannya dapat dipakai untuk menangani gaya hidup individualistik. Pertanyaan penelitian yang layak diajukan ialah: apa saja prinsip-prinsip yang dibutuhkan untuk membangun kesatuan eklesial di tengan budaya individual? Melalui metode eksposisi dan studi literatur, ditemukan ada beberapa prinsip untuk mewujudkan kesatuan eklesial di tengah budaya individual, yakni satu dasar kesatuan, empat pilar kesatuan, tiga sifat kesatuan, dan dua sikap kesatuan.
Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Samarinda
Title: Kesatuan Eklesial di Tengah Budaya Individual Berdasarkan Filipi 2:1-4
Description:
Budaya individualisme yang semula dikenal masif di dunia Barat perlahan mulai merata ke berbagai belahan dunia.
Sikap semacam itu rupanya juga telah bersarang di kehidupan gereja masa kini.
Individualisme mengarah pada narsisme dan pengabaian seorang akan yang lain.
Namun kondisi ini sebetulnya bukan perkara baru.
Di zaman gereja mula-mula telah ada hal semacam ini.
Nasihat untuk kesatuan dalam Surat Filipi ditulis oleh Paulus untuk menangani adanya individualisme di antara jemaat Filipi yang menimbulkan perpecahan.
Artikel ini  meneliti Filipi 2:1-4 dalam perspektif eklesiologis guna menunjukkan bahwa Paulus membahas kesatuan eklesial yang pada gilirannya dapat dipakai untuk menangani gaya hidup individualistik.
Pertanyaan penelitian yang layak diajukan ialah: apa saja prinsip-prinsip yang dibutuhkan untuk membangun kesatuan eklesial di tengan budaya individual? Melalui metode eksposisi dan studi literatur, ditemukan ada beberapa prinsip untuk mewujudkan kesatuan eklesial di tengah budaya individual, yakni satu dasar kesatuan, empat pilar kesatuan, tiga sifat kesatuan, dan dua sikap kesatuan.

Related Results

MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA: KAJIAN FEMINISME NAOMI WOLF
MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA: KAJIAN FEMINISME NAOMI WOLF
Penelitian ini berfokus pada aspek bentuk dan pengaruh mitos kecantikan dalam novel Gendut? Siapa Takut! karya Alnira (2019). Analisis dilakukan dengan memanfaatkan teori feminisme...
Ancaman Budaya Populer terhadap Pelestarian Budaya Maena di Desa Lologolu Kecamatan Mandrehe Kabupaten Nias Barat
Ancaman Budaya Populer terhadap Pelestarian Budaya Maena di Desa Lologolu Kecamatan Mandrehe Kabupaten Nias Barat
Penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak perkembangan budaya populer, khususnya yang bersumber dari budaya barat, terhadap pelestarian budaya maena di Desa Lologolu. Fokusnya...
IDEOLOGI KESATUAN SEKERJA DAN PENGLIBATAN KESATUAN SEKERJA: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIK
IDEOLOGI KESATUAN SEKERJA DAN PENGLIBATAN KESATUAN SEKERJA: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIK
Abstrak - Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi penglibatan kesatuan sekerja yang telah dikenalpasti oleh pengkaji terdahulu. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah ideolo...
Buku Ajar Budaya Organisasi
Buku Ajar Budaya Organisasi
Alhamdulillah, Puji syukur kami panjatkan kehadirat Alloh SWT atas rahmat yang diberikan sehingga dapat menyusun proposal hibah buku ajar Budaya Organisasi yang diperuntukkan bagi ...
PENYAJIAN UNSUR BUDAYA INDONESIA DALAM BAHAN AJAR BIPA TERBITAN KEMENDIKBUD
PENYAJIAN UNSUR BUDAYA INDONESIA DALAM BAHAN AJAR BIPA TERBITAN KEMENDIKBUD
Keragaman budaya Indonesia menjadi modal potensial yang dapat digunakan dalam pembelajaran BIPA. Penyusunan bahan ajar BIPA juga seyogyanya memertimbangkan unsur-unsur budaya Indon...
Kesatuan Perikoretik Pada Frasa Ut Omnes Unum Sint
Kesatuan Perikoretik Pada Frasa Ut Omnes Unum Sint
Kesatuan gereja telah menjadi proyek ekumenis Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia dengan produk Dokumen Keesaan Gereja. Narasi kesatuan tidak hanya sebatas pergumulan PGI, karen...
Kristus dalam Berbagai Budaya
Kristus dalam Berbagai Budaya
Gereja dan budaya tidak bisa dipisahkan. Gereja dapat semakin mengakar dan bertumbuh dalam budaya. Dalam perjalanan sejarah, hubungan antara gereja dan budaya dibagi menjadi tiga b...

Back to Top