Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Penambahan Udang Rebon Kering terhadap Peningkatan Kandungan Protein dan Uji Organoleptik Pada Sate Aci

View through CrossRef
Sate aci yang berbahan dasar tepung tapioka dapat diberikan variasi kuliner dengan penambahan udang rebon kering yang dapat memperkaya cita rasa dan zat gizi yang terkandung didalamnya. Khususnya kandungan protein dalam udang rebon kering dapat menambah kualitas gizi pada sate aci. Penelitian ini bermaksud melihat pengaruh penambahan udang rebon kering terhadap peningkatan protein serta uji organoleptik pada sate aci dengan 4 parameter yakni warna, aroma, tekstur serta rasa. Pembuatan sate aci udang rebon kering dengan 6 perlakuan penambahan udang rebon kering (0g, 10 g, 20, g, 30 g, 40 g serta 50 g) ini akan diuji dengan metode kjeldahl untuk mengetahui kandungan protein dan uji kesukaan kepada 30 panelis. Desain riset ini menerapkan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 kali ulangan. Sate aci tanpa penambahan udang rebon kering akan digunakan sebagai kontrol. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kandungan protein pada sate aci udang rebon kering dengan nilai tertinggi  7,26 % pada perlakuan penambahan udang rebon kering 50 gram. Hasil uji organoleptik dari panelis yang paling disukai dan diterima ialah pada perlakuan penambahan udang rebon kering 10 gram.
Title: Pengaruh Penambahan Udang Rebon Kering terhadap Peningkatan Kandungan Protein dan Uji Organoleptik Pada Sate Aci
Description:
Sate aci yang berbahan dasar tepung tapioka dapat diberikan variasi kuliner dengan penambahan udang rebon kering yang dapat memperkaya cita rasa dan zat gizi yang terkandung didalamnya.
Khususnya kandungan protein dalam udang rebon kering dapat menambah kualitas gizi pada sate aci.
Penelitian ini bermaksud melihat pengaruh penambahan udang rebon kering terhadap peningkatan protein serta uji organoleptik pada sate aci dengan 4 parameter yakni warna, aroma, tekstur serta rasa.
Pembuatan sate aci udang rebon kering dengan 6 perlakuan penambahan udang rebon kering (0g, 10 g, 20, g, 30 g, 40 g serta 50 g) ini akan diuji dengan metode kjeldahl untuk mengetahui kandungan protein dan uji kesukaan kepada 30 panelis.
Desain riset ini menerapkan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 kali ulangan.
Sate aci tanpa penambahan udang rebon kering akan digunakan sebagai kontrol.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kandungan protein pada sate aci udang rebon kering dengan nilai tertinggi  7,26 % pada perlakuan penambahan udang rebon kering 50 gram.
Hasil uji organoleptik dari panelis yang paling disukai dan diterima ialah pada perlakuan penambahan udang rebon kering 10 gram.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengaruh Kadar Karagenan Terhadap Kualitas Fisik Dan Organoleptik Nugget Ayam
Pengaruh Kadar Karagenan Terhadap Kualitas Fisik Dan Organoleptik Nugget Ayam
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan karagenan terhadap kualitas fisik dan organoleptik nugget ayam. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kua...
Perancangan Aplikasi Game Warung Sate Lilit Bali Berbasis Android Sebagai Media Pembelajaran Pengenalan Sate Lilit Secara Sederhana
Perancangan Aplikasi Game Warung Sate Lilit Bali Berbasis Android Sebagai Media Pembelajaran Pengenalan Sate Lilit Secara Sederhana
The typical food of an area is one of the cultural heritage of regions that should be preserved and maintained so the extinction never crushed by the time. Sate lilit is one of the...
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
Biji kakao kering ditingkat petani sebagian besar dihasilkan tanpa fermentasiyang mempunyai beberapa kelemahan diantaranya tidak menghasilkan prekursorflavour khas kakao. Upaya unt...

Back to Top