Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen K3 Pada Proyek Konstruksi Gedung Bertingkat
View through CrossRef
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan aspek yang sangat penting dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan produktif di sektor konstruksi yang dikenal memiliki tingkat risiko tinggi. Penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan Gedung KAI Hotel Boutique dengan tujuan untuk mengevaluasi sejauh mana sistem K3 telah diterapkan sesuai standar yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada pekerja dan staf manajemen proyek, serta didukung oleh analisis hasil audit internal. Penilaian difokuskan pada lima elemen utama, yaitu kebijakan K3, perencanaan, penerapan dan operasional, evaluasi, serta tinjauan manajemen. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan penerapan SMK3 mencapai 86,27%, angka yang termasuk dalam kategori pencapaian tinggi menurut ketentuan regulasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa sistem K3 telah diimplementasikan secara efektif, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki, seperti pelatihan tanggap darurat yang belum optimal, keterbatasan personel bersertifikat P3K dan APAR, serta dokumentasi risiko kerja yang belum sepenuhnya lengkap. Selain itu, sosialisasi struktur tanggap darurat dan pelaksanaan toolbox meeting masih perlu ditingkatkan agar seluruh pekerja memiliki pemahaman yang sama terkait prosedur keselamatan. Dengan capaian tersebut, kontribusi penelitian ini terhadap industri konstruksi adalah memberikan bukti empiris bahwa penerapan SMK3 yang konsisten dapat meningkatkan keselamatan kerja, menekan potensi kecelakaan, memperkuat kepatuhan terhadap standar keselamatan, serta mendukung produktivitas dan keberlanjutan proyek. Hasil ini juga menegaskan bahwa penguatan pada aspek pelatihan, dokumentasi, dan komunikasi internal akan menjadi kunci dalam menciptakan budaya K3 yang berkelanjutan di industri konstruksi.
Institut Teknologi Garut
Title: Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen K3 Pada Proyek Konstruksi Gedung Bertingkat
Description:
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan aspek yang sangat penting dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan produktif di sektor konstruksi yang dikenal memiliki tingkat risiko tinggi.
Penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan Gedung KAI Hotel Boutique dengan tujuan untuk mengevaluasi sejauh mana sistem K3 telah diterapkan sesuai standar yang berlaku.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada pekerja dan staf manajemen proyek, serta didukung oleh analisis hasil audit internal.
Penilaian difokuskan pada lima elemen utama, yaitu kebijakan K3, perencanaan, penerapan dan operasional, evaluasi, serta tinjauan manajemen.
Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan penerapan SMK3 mencapai 86,27%, angka yang termasuk dalam kategori pencapaian tinggi menurut ketentuan regulasi.
Temuan ini mengindikasikan bahwa sistem K3 telah diimplementasikan secara efektif, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki, seperti pelatihan tanggap darurat yang belum optimal, keterbatasan personel bersertifikat P3K dan APAR, serta dokumentasi risiko kerja yang belum sepenuhnya lengkap.
Selain itu, sosialisasi struktur tanggap darurat dan pelaksanaan toolbox meeting masih perlu ditingkatkan agar seluruh pekerja memiliki pemahaman yang sama terkait prosedur keselamatan.
Dengan capaian tersebut, kontribusi penelitian ini terhadap industri konstruksi adalah memberikan bukti empiris bahwa penerapan SMK3 yang konsisten dapat meningkatkan keselamatan kerja, menekan potensi kecelakaan, memperkuat kepatuhan terhadap standar keselamatan, serta mendukung produktivitas dan keberlanjutan proyek.
Hasil ini juga menegaskan bahwa penguatan pada aspek pelatihan, dokumentasi, dan komunikasi internal akan menjadi kunci dalam menciptakan budaya K3 yang berkelanjutan di industri konstruksi.
Related Results
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Proyek konstruksi merupakan kegiatan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi, sehingga sering terjadi keterlambatan penyelesaian proyek maupun pembengkakan biaya akibat sistem ma...
Penjadwalan Proyek Konstruksi Bertingkat Menggunakan Metode Precedence Diagram Method
Penjadwalan Proyek Konstruksi Bertingkat Menggunakan Metode Precedence Diagram Method
Batas waktu pelaksanaan proyek memiliki dampak signifikan untuk menghindari kerugian antara lain perselisihan, pembengkakan biaya biaya konstruksi dan keterlambatan pelaksanaan pro...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Aplikasi Metode Earned Value Management Proyek Warehouse
Aplikasi Metode Earned Value Management Proyek Warehouse
Earned Value Management (EVM) adalah suatu pendekatan yang digunakan untuk mengukur dan mengelola kinerja proyek dengan membandingkan nilai sebenarnya yang telah dikerjakan dengan ...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR DOMINANMANAJEMEN RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN PROYEK TAHAP KONSTRUKSI
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR DOMINANMANAJEMEN RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN PROYEK TAHAP KONSTRUKSI
Dalam setiap aktivitas proyek tentu mengandung unsur risiko, semakin komplek sebuah proyek semakin besarrisiko yang akan terjadi. Kurangnya perhatian terhadap manajemen risiko dapa...
Analisis Penerapan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Proyek Konstruksi
Analisis Penerapan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Proyek Konstruksi
Proyek konstruksi merupakan sektor dengan potensi risiko kecelakaan kerja yang tinggi, sehingga penerapan manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat diperlukan untuk men...
OPTIMALISASI PENGELOLAAN PROYEK MENGGUNAKAN ALGORITMA HRN DALAM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PROYEK DI PERUSAHAAN PROPERTI
OPTIMALISASI PENGELOLAAN PROYEK MENGGUNAKAN ALGORITMA HRN DALAM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PROYEK DI PERUSAHAAN PROPERTI
Pengelolaan proyek yang efisien merupakan kunci utama dalam mencapai keberhasilan suatu proyek, namun sering kali terjadi permasalahan seperti penjadwalan yang tidak tepat dan peng...
PERHITUNGAN KAPASITAS LIFT SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI VERTIKAL PADA GEDUNG BERTINGKAT
PERHITUNGAN KAPASITAS LIFT SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI VERTIKAL PADA GEDUNG BERTINGKAT
Pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi dengan tinggi 4 lantai pada gedung A dan C, tinggi 5 lantai pada gedung B masih menggunakan tangga sebagai alat transportasi vertikal u...

