Javascript must be enabled to continue!
PERANAN ANTIOKSIDANT DALAM MENAIKKAN NAFSU MAKAN PASIEN TUMOR PANCREAS DISERTAI GIZI BURUK
View through CrossRef
Latar Belakang
Tumor pankreas merupakan jenis tumor yang dapat mengenai pankreas baik jaringan eksokrin maupun endokrin. Sebanyak 90% merupakan tumor ganas jenis adenokarsinoma ductal pankreas yang merupakan neoplasma primer dimana frekuensinya 80% dari semua keganasan pankreas.
Laporan kasus
Seorang laki-laki umur 41 tahun dikonsul dari bagian bedah dengan diagnosis Post operasi laparatomi eksplorasi bypass biliodigestif choledocho-jejunostomy. Keluhan utama nafsu makan berkurang, Dialami sejak ± 17 hari. Ada mual dan muntah tiap kali makan, nyeri perut dan nyeri luka operasi. Riwayat makan makanan berlemak tinggi ada, merokok ada, riwayat minum alkohol ada. Pemeriksaan fisis ditemukan konjungtiva anemis, sclera sub ikterik, thorax ada loss of subcutaneous fat, ekstremitas ada wasting dan edema dorsum pedis. Pasien didiagnosis dengan Severe Protein Energy Malnutrition ( 64% Lila), status metabolic anemia normositik normokrom (9,4 g/dl), leukositosis (17600), hipoalbuminemia (2,3), hiponatremia (132), Hipocloremia (94).
Penatalaksanaan nutrisi dengan energi 1600 kkal, karbohidrat 55%. Protein yang diberikan 1,5 g/kgBB/hari, lemak 24% melalui oral berupa makanan lunak, formula peptisol, buah, dan putih telur 2 butir perhari, diberikan kapsul ekstrak ikan gabus 2 kapsul/8 jam, zamel syrup 2 sendok/8 jam. Dan curcuma 400 mg/8jam.
Kesimpulan
Intervensi nutrisi yang optimal, monitoring serta edukasi gizi diperlukan untuk menunjang perbaikan kondisi klinis pasien kanker pankreas disertai dengan gizi buruk dan hipoalbuminemia.
Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia
Title: PERANAN ANTIOKSIDANT DALAM MENAIKKAN NAFSU MAKAN PASIEN TUMOR PANCREAS DISERTAI GIZI BURUK
Description:
Latar Belakang
Tumor pankreas merupakan jenis tumor yang dapat mengenai pankreas baik jaringan eksokrin maupun endokrin.
Sebanyak 90% merupakan tumor ganas jenis adenokarsinoma ductal pankreas yang merupakan neoplasma primer dimana frekuensinya 80% dari semua keganasan pankreas.
Laporan kasus
Seorang laki-laki umur 41 tahun dikonsul dari bagian bedah dengan diagnosis Post operasi laparatomi eksplorasi bypass biliodigestif choledocho-jejunostomy.
Keluhan utama nafsu makan berkurang, Dialami sejak ± 17 hari.
Ada mual dan muntah tiap kali makan, nyeri perut dan nyeri luka operasi.
Riwayat makan makanan berlemak tinggi ada, merokok ada, riwayat minum alkohol ada.
Pemeriksaan fisis ditemukan konjungtiva anemis, sclera sub ikterik, thorax ada loss of subcutaneous fat, ekstremitas ada wasting dan edema dorsum pedis.
Pasien didiagnosis dengan Severe Protein Energy Malnutrition ( 64% Lila), status metabolic anemia normositik normokrom (9,4 g/dl), leukositosis (17600), hipoalbuminemia (2,3), hiponatremia (132), Hipocloremia (94).
Penatalaksanaan nutrisi dengan energi 1600 kkal, karbohidrat 55%.
Protein yang diberikan 1,5 g/kgBB/hari, lemak 24% melalui oral berupa makanan lunak, formula peptisol, buah, dan putih telur 2 butir perhari, diberikan kapsul ekstrak ikan gabus 2 kapsul/8 jam, zamel syrup 2 sendok/8 jam.
Dan curcuma 400 mg/8jam.
Kesimpulan
Intervensi nutrisi yang optimal, monitoring serta edukasi gizi diperlukan untuk menunjang perbaikan kondisi klinis pasien kanker pankreas disertai dengan gizi buruk dan hipoalbuminemia.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PERBEDAAN PENGETAHUAN GIZI, BODY IMAGE, ASUPAN ENERGI DAN STATUS GIZI PADA MAHASISWI GIZI DAN NON GIZI UNIVERSITAS DIPONEGORO
PERBEDAAN PENGETAHUAN GIZI, BODY IMAGE, ASUPAN ENERGI DAN STATUS GIZI PADA MAHASISWI GIZI DAN NON GIZI UNIVERSITAS DIPONEGORO
Latar Belakang: Sebesar 8.7% penduduk usia >18 tahun mengalami gizi kurang. Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan gizi di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan utama. Pada...
FORMULASI SEDIAAN KAPSUL PENAMBAH NAFSU MAKAN EKSTRAK KUNYIT (Curcuma Domestica)
FORMULASI SEDIAAN KAPSUL PENAMBAH NAFSU MAKAN EKSTRAK KUNYIT (Curcuma Domestica)
Kapsul penambah nafsu makan sebagai salah satu cara mengatasi sulit makan anak. Tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai kapsul penambah nafsu makan adalah tanaman kunyit (Curcuma d...
Solusi Efektif Pencegahan Hawa Nafsu Pada Kisah Nabi Yusuf dalam Al-Qur'an
Solusi Efektif Pencegahan Hawa Nafsu Pada Kisah Nabi Yusuf dalam Al-Qur'an
Perkembangan zaman dari masa ke masa semakin bertambah pesat, pola kehidupan masyarakat juga semakin berkembang dengan pesatnya. Permasalahan-permasalahan yang timbul dari pola per...
Ekologi dan Sosioantropologi Gizi
Ekologi dan Sosioantropologi Gizi
Permasalahan Gizi Ganda baik masalah gizi kurang maupun masalah gizi lebih dapat dilihat dari faktor genetik dan faktor lingkungan baik dari asupan makan, hygiene dan sanitasi, ser...
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA REMAJA PUTRI DI SMPN KOTA JAMBI
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA REMAJA PUTRI DI SMPN KOTA JAMBI
Abstrak
Pola makan yang baik akan mempengaruhi status gizi pada remaja. Salah satu masalah gizi yang disebabkan oleh pola makan yang tidak baik adalah gizi kurang pada remaja yang...
ANALISIS MANAJEMEN PENCATATAN PELAPORAN PENANGGULANGAN GIZI BURUK DAN KURANG ANAK DI PUSKESMAS TENGARAN
ANALISIS MANAJEMEN PENCATATAN PELAPORAN PENANGGULANGAN GIZI BURUK DAN KURANG ANAK DI PUSKESMAS TENGARAN
Masalah gizi masih menjadi masalah dibeberapa negara termasuk Indonesia. Indonesia saat ini mengalami beban gizi ganda. Masalah gizi ganda yang dimaksud adalah masalah gizi lebih, ...
Kebiasaan jajan dan pola makan serta hubungannya dengan status gizi anak usia sekolah di SD Sonosewu Bantul Yogyakarta
Kebiasaan jajan dan pola makan serta hubungannya dengan status gizi anak usia sekolah di SD Sonosewu Bantul Yogyakarta
<p><strong>ABSTRACT</strong></p><p><em><strong>Background</strong>: Elementary school children are in the developmental age, thus ne...

