Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Terapi Bermain Puzzle Berpengaruh Terhadap Kemampuan Memori Jangka Pendek Anak Tunagrahita

View through CrossRef
<p><em>Anak tunagrahita memiliki keterbatasan intelegensi dan ketidakcakapan dalam interaksi sosial sehingga mereka memiliki keterbatasan dalam kemampuan kognitif, verbal, motorik dan sosialisasi. Fleksibilitas yang kurang dan perkembangan sel kortikal yang lambat menyebabkan anak tunagrahita memiliki masalah dalam memori khususnya memori jangka pendek. Puzzle merupakan alat permainan edukatif yang memiliki manfaat meningkatkan daya ingat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi bermain puzzle terhadap kemampuan memori jangka pendek anak tunagrahita ringan. Desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasy experimen dengan pengambilan sampel simple random sampling sebesar 22 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi tes digit span. Penelitian ini menggunakan uji statistik T-berpasangan dengan signifikansi 0,05. Hasil penelitian uji statistik menunjukkan nilai p-value= 0,000 yang artinya terdapat pengaruh terapi bermain  puzzle terhadap kemampuan memori jangka pendek anak tunagrahita ringan.</em></p><p><em><br /></em></p><p><em>The</em><em> children </em><em>with </em><em> m</em><em>entally</em><em> retarded  have </em><em>an  </em><em>limited intelligence and incompetence in social interactions.</em><em> </em><em> They</em><em> are</em><em> have</em><em> a</em><em> limitations in cognitive, verbal, motoric and socialization abilities.</em><em> The</em><em> Poor flexibility and slow cortical cell development causes mentally retarded children to have problems in memory, especially short-term memory. Puzzle is an educational game tool that has a benefit of improving </em><em>the </em><em>memory. The purpose of this study was to determine the effect of puzzle play therapy on short-term memory abilities of mild mentally retarded children. The quantitative research design </em><em>was </em><em>use the quasy method experiment with simple random sampling </em><em>in</em><em> 22 respondents. The research instrument</em><em> used</em><em> the observation sheet of the digit span test. This study used the T-paired statistical test with a significance of 0.05. The results of the statistical test show the value of p-value=0,000, which means that there is an effect of playing puzzle therapy on short-term memory abilities of mild mentally retarded children.</em><em></em></p>
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi - LLDIKTI - Wilayah X
Title: Terapi Bermain Puzzle Berpengaruh Terhadap Kemampuan Memori Jangka Pendek Anak Tunagrahita
Description:
<p><em>Anak tunagrahita memiliki keterbatasan intelegensi dan ketidakcakapan dalam interaksi sosial sehingga mereka memiliki keterbatasan dalam kemampuan kognitif, verbal, motorik dan sosialisasi.
Fleksibilitas yang kurang dan perkembangan sel kortikal yang lambat menyebabkan anak tunagrahita memiliki masalah dalam memori khususnya memori jangka pendek.
Puzzle merupakan alat permainan edukatif yang memiliki manfaat meningkatkan daya ingat.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi bermain puzzle terhadap kemampuan memori jangka pendek anak tunagrahita ringan.
Desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasy experimen dengan pengambilan sampel simple random sampling sebesar 22 responden.
Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi tes digit span.
Penelitian ini menggunakan uji statistik T-berpasangan dengan signifikansi 0,05.
Hasil penelitian uji statistik menunjukkan nilai p-value= 0,000 yang artinya terdapat pengaruh terapi bermain  puzzle terhadap kemampuan memori jangka pendek anak tunagrahita ringan.
</em></p><p><em><br /></em></p><p><em>The</em><em> children </em><em>with </em><em> m</em><em>entally</em><em> retarded  have </em><em>an  </em><em>limited intelligence and incompetence in social interactions.
</em><em> </em><em> They</em><em> are</em><em> have</em><em> a</em><em> limitations in cognitive, verbal, motoric and socialization abilities.
</em><em> The</em><em> Poor flexibility and slow cortical cell development causes mentally retarded children to have problems in memory, especially short-term memory.
Puzzle is an educational game tool that has a benefit of improving </em><em>the </em><em>memory.
The purpose of this study was to determine the effect of puzzle play therapy on short-term memory abilities of mild mentally retarded children.
The quantitative research design </em><em>was </em><em>use the quasy method experiment with simple random sampling </em><em>in</em><em> 22 respondents.
The research instrument</em><em> used</em><em> the observation sheet of the digit span test.
This study used the T-paired statistical test with a significance of 0.
05.
The results of the statistical test show the value of p-value=0,000, which means that there is an effect of playing puzzle therapy on short-term memory abilities of mild mentally retarded children.
</em><em></em></p>.

Related Results

HUBUNGAN OBESITAS SENTRAL DENGAN MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO
HUBUNGAN OBESITAS SENTRAL DENGAN MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO
Mahasiswa memerlukan memori yang baik sebagai salah satu fungsi kognitif untuk membantu proses belajar. Memori yang baik tergantung pada tingkat aktivasi memori jangka pendek. Perb...
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT INFLASI DI INDONESIA
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT INFLASI DI INDONESIA
Tesis ini menganalisa pengaruh tingkat suku bunga SBI, jumlah uang beredar, nilai tukar rupiah, pertumbuhan ekonomi, produk domestik bruto (PDB) dan pengeluaran pemerintah terhadap...
Potensi Jalan dan Taman Bermain Sebagai Ruang Bermain Anak-anak
Potensi Jalan dan Taman Bermain Sebagai Ruang Bermain Anak-anak
Kegiatan bermain bersama dengan teman sebaya krusial bagi tumbuh kembang anak. Beberapa pengembang area perumahan, seperti Perumahan Graha Padma, menyediakan taman bermain bagi ana...
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
Memori merupakan kemampuan untuk menyimpan, mempertahankan, dan mengingat informasi dari pengalaman masa lalu pada otak manusia berperan dalam proses belajar. Banyak hal yang mempe...
Stres Pengasuhan Ibu dengan Anak Tunagrahita di SLB Negeri Semarang Selama Pandemi COVID-19
Stres Pengasuhan Ibu dengan Anak Tunagrahita di SLB Negeri Semarang Selama Pandemi COVID-19
Latar belakang: Anak tunagrahita adalah anak yang memiliki intelegensia rendah di bawah rata-rata (IQ≤70) yang diikuti keterbatasan fungsi adaptif dan fungsi intelektual, sehingga ...
DESAIN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MITA (MENTAL IMAGERY THERAPY FOR AUTISM) BAGI TUNAGRAHITA DALAM MEMPELAJARI HURUF HIJAIYAH
DESAIN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MITA (MENTAL IMAGERY THERAPY FOR AUTISM) BAGI TUNAGRAHITA DALAM MEMPELAJARI HURUF HIJAIYAH
Pentingnya pendidikan Al-Qur’an tidak hanya diberikan kepada anak-anak biasa, tetapi juga kepada anak-anak berkebutuhan khusus. Terdapat tantangan tersendiri bagi SD N Pojok sebaga...
Optimalisasi Pelaksanaan Program Terapi Bermain Pada Anak di Rumah Sakit
Optimalisasi Pelaksanaan Program Terapi Bermain Pada Anak di Rumah Sakit
Hospitalisasi pada anak bertujuan untuk memberikan perawatan dan pengobatan kepada anak. Selama dirawat di rumah sakit anak juga mengalami beberapa dampak akibat hospitalisasi yait...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...

Back to Top