Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KOREOGRAFI ASMARASIH KARYA UMIYATI SRI WARSINI

View through CrossRef
Tari Asmarasih merupakan tari berpasangan yang ditarikan oleh dua penari (laki-laki dan perempuan) dan bertemakan percintaan. Tari ini disusun oleh Umiyati Sri Warsini tahun 1989 di Pura Mangkunegaran. Disusun untuk mengisi keperluan resepsi pernikahan, selain itu tari ini juga dapat di pentaskan dalam acara lain yang tujuannya sebagai hiburan. Penelitian ini menggunakan teori bentuk yang dikemukakan oleh Suzane K. Langer, dan sebagai model analisis untuk mendeskripsikan koreografi Asmarasih, menggunakan teori dari Janet Adshead tentang komponen koreografi. Selanjutnya menggunakan landasan teori garap yang dikemukakan oleh Rahayu Supanggah, untuk menganalisis mengenai garap tari Asmarasih. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan pendekatan etnografi tari. Hasil penelitian ini dapat diperoleh tentang koreografi Asmarasih yang tidak terlepas dari elemen-elemen pembentuknya, saling berkaitan seperti penari, gerak, tata visual dan elemen suara. Tari Asmarasih juga diketahui merupakan satu-satunya tari pasihan atau percintaan, yang terdapat di Pura Mangkunegaran. Garap gerak maupun garap gendhing secara kreatif menggunakan aturan-aturan yang berada di lingkungan Pura Mangkunegaran. Dengan demikian walaupun terdapat gerak dan gendhing gaya Yogyakarta dan Surakarta, maka bisa dikatakan sebagai gaya Mangkunegaran. Penelitian ini juga mengungkapkan kesenimanan Umiyati Sri Warsini yang merupakan satu-satunya generasi seniman wanita abdi dalem yang ada di Pura Mangkunegaran, setelah era Nyi Bei Mardusari (alm.), yang memiliki kemampuan multitalenta (penari, pesindhen, pengeprak, dan guru tari). Kata kunci : Tari Asmarasih, Umiyati Sri Warsini, koreografi, garap.
Institut Seni Indonesia Surakarta
Title: KOREOGRAFI ASMARASIH KARYA UMIYATI SRI WARSINI
Description:
Tari Asmarasih merupakan tari berpasangan yang ditarikan oleh dua penari (laki-laki dan perempuan) dan bertemakan percintaan.
Tari ini disusun oleh Umiyati Sri Warsini tahun 1989 di Pura Mangkunegaran.
Disusun untuk mengisi keperluan resepsi pernikahan, selain itu tari ini juga dapat di pentaskan dalam acara lain yang tujuannya sebagai hiburan.
Penelitian ini menggunakan teori bentuk yang dikemukakan oleh Suzane K.
Langer, dan sebagai model analisis untuk mendeskripsikan koreografi Asmarasih, menggunakan teori dari Janet Adshead tentang komponen koreografi.
Selanjutnya menggunakan landasan teori garap yang dikemukakan oleh Rahayu Supanggah, untuk menganalisis mengenai garap tari Asmarasih.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan pendekatan etnografi tari.
Hasil penelitian ini dapat diperoleh tentang koreografi Asmarasih yang tidak terlepas dari elemen-elemen pembentuknya, saling berkaitan seperti penari, gerak, tata visual dan elemen suara.
Tari Asmarasih juga diketahui merupakan satu-satunya tari pasihan atau percintaan, yang terdapat di Pura Mangkunegaran.
Garap gerak maupun garap gendhing secara kreatif menggunakan aturan-aturan yang berada di lingkungan Pura Mangkunegaran.
Dengan demikian walaupun terdapat gerak dan gendhing gaya Yogyakarta dan Surakarta, maka bisa dikatakan sebagai gaya Mangkunegaran.
Penelitian ini juga mengungkapkan kesenimanan Umiyati Sri Warsini yang merupakan satu-satunya generasi seniman wanita abdi dalem yang ada di Pura Mangkunegaran, setelah era Nyi Bei Mardusari (alm.
), yang memiliki kemampuan multitalenta (penari, pesindhen, pengeprak, dan guru tari).
Kata kunci : Tari Asmarasih, Umiyati Sri Warsini, koreografi, garap.

Related Results

KREATIVITAS JONET SRI KUNCORO DALAM KARYA TARI AMBABAR BATIK
KREATIVITAS JONET SRI KUNCORO DALAM KARYA TARI AMBABAR BATIK
Abstrak Karya Tari Ambabar Batik merupakan koreografi kelompok yang terinspirasi dari corak – corak kain Batik. Peemasalahan yang diambil adalah elemen-elemen koreografi Karya T...
RUANG DAN MEMORI DALAM KOREOGRAFI SITE-SPECIFIC: KAJIAN TERHADAP KARYA CITY OF ENTERTAINMENT OLEH LEE REN XIN
RUANG DAN MEMORI DALAM KOREOGRAFI SITE-SPECIFIC: KAJIAN TERHADAP KARYA CITY OF ENTERTAINMENT OLEH LEE REN XIN
Koreografi site-specific merupakan sebuah persembahan tari yang dipersembahkan di sebuah lokasi khusus yang menjadi sumber inspirasi dalam proses berkarya dan ia dijadikan sebagai ...
ELEMEN ESTETIS KOREOGRAFI TARI CANG-CANG DI KAYUAGUNG KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
ELEMEN ESTETIS KOREOGRAFI TARI CANG-CANG DI KAYUAGUNG KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
Abstrak Tari Cang-Cang merupakan tarian khusus dalam upacara adat perkawinan yang diperuntukan bagi kedua belah mempelai yang ada di Kayuagung. Elemen estetis koreografi tari Cang...
KOREOGRAFI TARI NYAI BRINTIK GARAPAN YOYOK BAMBANG PRIYAMBODO
KOREOGRAFI TARI NYAI BRINTIK GARAPAN YOYOK BAMBANG PRIYAMBODO
Tari Nyai Brintik merupakan tari yang diciptakan oleh koreografer Yoyok Bambang Priyambodo. Yoyok adalah seniman sekaligus penata tari asal kota Semarang yang sering menjadi pembic...
Kaawakan Ulun
Kaawakan Ulun
“Kaawakan Ulun” merupakan sebuah judul karya koreografi pada tugas akhir yang penata tempuh pada semester genap tahun akademik 2015/2016. Koreografi Kaawakan Ulun menceritakan tent...
Kaawakan Ulun
Kaawakan Ulun
“Kaawakan Ulun” merupakan sebuah judul karya koreografi pada tugas akhir yang penata tempuh pada semester genap tahun akademik 2015/2016. Koreografi Kaawakan Ulun menceritakan tent...
EDHAYA SUKOHARJO PEMADATAN OLEH M.TH. SRI MULYANI
EDHAYA SUKOHARJO PEMADATAN OLEH M.TH. SRI MULYANI
<p><span>Tari <span><em>Bedhaya Sukoharjo </em><span>garap padat merupakan bentuk tari <span><em>bedhaya </em><span>yang...

Back to Top