Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Transformasi Amanat Lakon Ramayana dalam Seni Pertunjukan Wisata Indonesia –Thailand

View through CrossRef
Penelitian ini didasari atas keraguan adanya pesan moral dari seni pertunjukan wisata, oleh karena itu dilakukan analisis tentang pesan moral seni pertunjukan wisata berlakon Ramayana di dua negara, yaitu Indonesia dan Thailand.  Memperhatikan perkembangan seni wisata di Indonesia dan Thailand terus dikembangkan, salah satunya adalah lakon Ramayana. Pada mulanya lakon Ramayana, difungsikan sebagai baca untuk mengenal etika moral melalui tokoh, struktur, atau tampilan sebagai seni yang bersifat tuntunan, hingga kini telah berkembang sebagai tontonan untuk menghibur wisatawan. Amanat Pendidikan dalam seni wisata tentunya masih diperlukan, amanat apa yang dibutuhkan dalam penyajian seni wisata itu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan fungsional. Metode pengumpulan data berupa wawancara, dengan narasumber kunci yang terdiri dari penari, pemusik, pengelola pertunjukan wisata, dan pengajar seni di perguruan tinggi seni di Indonesia dan Thailand. Selain dari pada itu juga dilakukan observasi ke pusat seni pertunjukan wisata di Yogyakarta, Denpasar, dan Bangkok Thailand. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pesan moral, (1) amanat berupa pesan moral kisah asmara (romantik), (2) amanat keteladanan wanita sebagai kekuatan laki-laki dan sekaligus kelemahannya, (3) amanat tentang hukum sebab akibat, yang bersalah pasti kalah, dan yang benar pasti akan jaya.
Title: Transformasi Amanat Lakon Ramayana dalam Seni Pertunjukan Wisata Indonesia –Thailand
Description:
Penelitian ini didasari atas keraguan adanya pesan moral dari seni pertunjukan wisata, oleh karena itu dilakukan analisis tentang pesan moral seni pertunjukan wisata berlakon Ramayana di dua negara, yaitu Indonesia dan Thailand.
 Memperhatikan perkembangan seni wisata di Indonesia dan Thailand terus dikembangkan, salah satunya adalah lakon Ramayana.
Pada mulanya lakon Ramayana, difungsikan sebagai baca untuk mengenal etika moral melalui tokoh, struktur, atau tampilan sebagai seni yang bersifat tuntunan, hingga kini telah berkembang sebagai tontonan untuk menghibur wisatawan.
Amanat Pendidikan dalam seni wisata tentunya masih diperlukan, amanat apa yang dibutuhkan dalam penyajian seni wisata itu.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan fungsional.
Metode pengumpulan data berupa wawancara, dengan narasumber kunci yang terdiri dari penari, pemusik, pengelola pertunjukan wisata, dan pengajar seni di perguruan tinggi seni di Indonesia dan Thailand.
Selain dari pada itu juga dilakukan observasi ke pusat seni pertunjukan wisata di Yogyakarta, Denpasar, dan Bangkok Thailand.
Hasil penelitian ini menunjukan adanya pesan moral, (1) amanat berupa pesan moral kisah asmara (romantik), (2) amanat keteladanan wanita sebagai kekuatan laki-laki dan sekaligus kelemahannya, (3) amanat tentang hukum sebab akibat, yang bersalah pasti kalah, dan yang benar pasti akan jaya.

Related Results

STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
ABSTRAK   Pada dasarnya nilai pendidikan karakter mempunyai tiga bagian yang saling bekaitan, yaitu pengetahuan moral, penghayatan moral dan perilaku moral. Oleh karena...
Teaching & Learning Guide for: Buddhism and Thai Art
Teaching & Learning Guide for: Buddhism and Thai Art
This guide accompanies the following article(s): Chirapravati, P, Buddhism and Thai Art, Religion Compass 3/4 (2009) : pp. 566–579, 10.1...
Pertunjukan Musik Teatrikal “IBU” Produksi Teater Koma
Pertunjukan Musik Teatrikal “IBU” Produksi Teater Koma
Penelitian ini membahas musik teatrikal bergaya opera dari pertunjukan musik teatrikal Ibu produksi Teater Koma.  Teater Koma telah memilih berbagai komunikasi ekpresifnya, di anta...
MAKNA SESAJI DALAM PERTUNJUKAN SENDRATARI RAMAYANA RORO JONGGRANG PRAMBANAN
MAKNA SESAJI DALAM PERTUNJUKAN SENDRATARI RAMAYANA RORO JONGGRANG PRAMBANAN
This research describes the meaning of the offerings in the Prambanan Ramayana Ballet performance. The research was conducted at the Ramayana open stage of Prambanan, Sleman, Speci...
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
Membuat seni lukis sebagai landasan berkarya yang mengikuti kaidah seni lukis dengan baik dan mampu menguasai konsep berkarya dan teknik seni lukis. Selanjutnya seni lukis menjadi ...
Bentuk Pertunjukan Seni Gemblak Dor di Lamongan
Bentuk Pertunjukan Seni Gemblak Dor di Lamongan
Masyarakat Lamongan umumnya hanya mengenal seni pertunjukan Sandur dan Tayub. Selain kedua seni pertunjukan tersebut, juga terdapat seni pertunjukan Gemblak Dor yang tidak kalah me...
Lakon Carangan Nurkala Kalidasa Karya R.H Tjetjep Supriadi
Lakon Carangan Nurkala Kalidasa Karya R.H Tjetjep Supriadi
Lakon adalah bagian terpenting dalam pertunjukan wayang golek ataupun pertunjukan lainnya. Hal tersebut di peruntukan untuk mempertegas cerita dalam sebuah pertunjukan. Dalam wayan...

Back to Top