Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERBANDINGAN INFERIORITAS GEISHA DALAM NOVEL SAYURI DAN KEMBANG JEPUN

View through CrossRef
Penelitian ini membahas perbandingan inferioritas geisha dalam novel Sayuri karya Arthur Golden dan Kembang Jepun karya Remy Sylado dari segi feminis yang menggambarkan inferioritas seorang perempuan, dilihat dari latar belakang kehidupan tokoh, kekerasan yang dialami tokoh, serta cara tokoh memperjuangkan hak dan tujuan pribadinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persamaan dan perbedaan inferioritas yang ditemukan pada kedua tokoh. Penelitian ini menggunakan teori sastra bandingan, dan kritik feminis sebagai alat pendedahnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik kepustakaan. Sumber data penelitian ini adalah novel Sayuri karya Arthur Golden dan novel Kembang Jepun karya Remy Sylado. Adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah: (1) Latar belakang kehidupan Sayuri dan Keiko sebelum menjadi geisha bisa dikatakan sama-sama berasal dari keluarga kurang mampu. Alasan ekonomi tersebut membuat Sayuri dijual oleh ayahnya sedangkan Keiko dijual oleh kakaknya untuk dijadikan seorang geisha; (2) Perlakuan inferior yang dialami oleh Sayuri dan Keiko dilihat dari kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang sekitarnya yang berada di lingkup domestik maupun publik, meliputi kekerasan seksual dan nonseksual baik secara fisik maupun emosional; (3) Cara memperjuangkan hak dan tujuan pribadi yang dilakukan oleh Sayuri adalah berusaha menjadi geisha yang berhasil di Gion untuk menunjukkan dirinya bukan orang yang bisa diremehkan lagi.Kata kunci: Sastra Bandingan, Kritik Feminis
Title: PERBANDINGAN INFERIORITAS GEISHA DALAM NOVEL SAYURI DAN KEMBANG JEPUN
Description:
Penelitian ini membahas perbandingan inferioritas geisha dalam novel Sayuri karya Arthur Golden dan Kembang Jepun karya Remy Sylado dari segi feminis yang menggambarkan inferioritas seorang perempuan, dilihat dari latar belakang kehidupan tokoh, kekerasan yang dialami tokoh, serta cara tokoh memperjuangkan hak dan tujuan pribadinya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persamaan dan perbedaan inferioritas yang ditemukan pada kedua tokoh.
Penelitian ini menggunakan teori sastra bandingan, dan kritik feminis sebagai alat pendedahnya.
Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik kepustakaan.
Sumber data penelitian ini adalah novel Sayuri karya Arthur Golden dan novel Kembang Jepun karya Remy Sylado.
Adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah: (1) Latar belakang kehidupan Sayuri dan Keiko sebelum menjadi geisha bisa dikatakan sama-sama berasal dari keluarga kurang mampu.
Alasan ekonomi tersebut membuat Sayuri dijual oleh ayahnya sedangkan Keiko dijual oleh kakaknya untuk dijadikan seorang geisha; (2) Perlakuan inferior yang dialami oleh Sayuri dan Keiko dilihat dari kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang sekitarnya yang berada di lingkup domestik maupun publik, meliputi kekerasan seksual dan nonseksual baik secara fisik maupun emosional; (3) Cara memperjuangkan hak dan tujuan pribadi yang dilakukan oleh Sayuri adalah berusaha menjadi geisha yang berhasil di Gion untuk menunjukkan dirinya bukan orang yang bisa diremehkan lagi.
Kata kunci: Sastra Bandingan, Kritik Feminis.

Related Results

PEMBELAJARAN IRINGAN TARI SEKAR JEPUN MENGGUNAKAN METODE CATUR MEGURU DI SANGGAR EKA BHAKTI BUDAYA DESA UNGASAN KABUPATEN BADUNG
PEMBELAJARAN IRINGAN TARI SEKAR JEPUN MENGGUNAKAN METODE CATUR MEGURU DI SANGGAR EKA BHAKTI BUDAYA DESA UNGASAN KABUPATEN BADUNG
Penelitian ini membahas tentang Pembelajaran Iringan Tari Sekar Jepun di Sanggar Eka Bhakti Budaya Desa Ungasan Kabupaten Badung. Tujuan dari pene-litian ini untuk mendeskripsikan ...
GEISHA : ANTARA TRADISI DAN CITRA BURUK
GEISHA : ANTARA TRADISI DAN CITRA BURUK
Known as a developed and modern country, Japan still preserves traditions imerged and developed since centuries ago. These unique traditions still exist and colour the life of mode...
DASAR BRITISH DAN JEPUN TERHADAP SEKOLAH MELAYU DAN TAMIL SEBELUM TAHUN 1957
DASAR BRITISH DAN JEPUN TERHADAP SEKOLAH MELAYU DAN TAMIL SEBELUM TAHUN 1957
ABSTRAK Sejarah pendidikan menjadi sangat penting dalam konteks Malaysia kerana kajiannya masih belum dilakukan secara meluas, sama ada sebelum mahupun selepas merdeka. Maka, adala...
Tindak Kekerasan Pada Tokoh Perempuan Dalam Novel Perempuan Kembang Jepun Karya Lan Fang dan Novel Kembang Jepun Karya Remy Sylado
Tindak Kekerasan Pada Tokoh Perempuan Dalam Novel Perempuan Kembang Jepun Karya Lan Fang dan Novel Kembang Jepun Karya Remy Sylado
Novel Perempuan Kembang Jepun karya Lan Fang dan novel Kembang Jepun karya Remy Sylado keduanya memiliki kemiripan yakni terjadinya kekerasan terhadap perempuan pada masa sebelum k...
Frasa Eksosentrik dalam Novel Kembang Kembang Petingan Karya Holisoh M.E
Frasa Eksosentrik dalam Novel Kembang Kembang Petingan Karya Holisoh M.E
The research aims to analyze and describe exocentric phrase that include the form, stucture, and semantics (the relation between grammatical elements) that contained in the novel K...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
POTRET BUDAYA GEISHA DALAM NAGASAKI BURA-BURA BUSHI KARYA NAKANISHI REI
POTRET BUDAYA GEISHA DALAM NAGASAKI BURA-BURA BUSHI KARYA NAKANISHI REI
Abstract. This article explores the cultural portrait of Geisha in Nagasaki Nova Bura Bura Bushi. The object of this research is the representation geisha in Nagasaki Bura Bura Bus...

Back to Top