Javascript must be enabled to continue!
Uji Aktivitas Antioksidan Kopi Arabika (Coffea arabica) Papandayan dan Gunung Halu
View through CrossRef
Kopi merupakan minuman yang populer di kalangan masyarakat Indonesia di seluruh dunia karena memiliki rasa dan cita rasa yang khas serta bermanfaat bagi kesehatan. Kopi mengandung antioksidan yang salah satunya berasal dari senyawa fenolik yang disebut asam klorogenat. Antioksidan dapat membantu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas dan menekan efek negatifnya. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) pada panjang gelombang 517 nm. Nilai IC50 kopi Arabika Gunung Halu sebesar 56,3463 ppm, dan Kopi Arabika Papandayan sebesar 58,2608 ppm. Hasil uji aktivitas antioksidan yang diperoleh pada kedua jenis kopi arabika menunjukkan tingkat aktivitas antioksidan yang kuat.
Kopi adalah minuman populer di kalangan orang Indonesia di seluruh dunia karena memiliki rasa dan rasa yang berbeda dan bermanfaat bagi kesehatan seseorang. kopi mengandung antioksidan, salah satunya berasal dari senyawa fenolik yang disebut asam klorogenik. Antioksidan dapat membantu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas dan menekan efek negatifnya. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH ( 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl ) pada panjang gelombang 517 nm. Nilai IC50 dari kopi Arabika Gunung Halu adalah 56,3463 ppm, dan yang dari Kopi Arabika Papandayan adalah 58,2608 ppm. Hasil tes aktivitas antioksidan yang diperoleh pada kedua jenis kopi Arabica menunjukkan tingkat aktivitas antioksidan yang kuat.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Uji Aktivitas Antioksidan Kopi Arabika (Coffea arabica) Papandayan dan Gunung Halu
Description:
Kopi merupakan minuman yang populer di kalangan masyarakat Indonesia di seluruh dunia karena memiliki rasa dan cita rasa yang khas serta bermanfaat bagi kesehatan.
Kopi mengandung antioksidan yang salah satunya berasal dari senyawa fenolik yang disebut asam klorogenat.
Antioksidan dapat membantu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas dan menekan efek negatifnya.
Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) pada panjang gelombang 517 nm.
Nilai IC50 kopi Arabika Gunung Halu sebesar 56,3463 ppm, dan Kopi Arabika Papandayan sebesar 58,2608 ppm.
Hasil uji aktivitas antioksidan yang diperoleh pada kedua jenis kopi arabika menunjukkan tingkat aktivitas antioksidan yang kuat.
Kopi adalah minuman populer di kalangan orang Indonesia di seluruh dunia karena memiliki rasa dan rasa yang berbeda dan bermanfaat bagi kesehatan seseorang.
kopi mengandung antioksidan, salah satunya berasal dari senyawa fenolik yang disebut asam klorogenik.
Antioksidan dapat membantu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas dan menekan efek negatifnya.
Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH ( 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl ) pada panjang gelombang 517 nm.
Nilai IC50 dari kopi Arabika Gunung Halu adalah 56,3463 ppm, dan yang dari Kopi Arabika Papandayan adalah 58,2608 ppm.
Hasil tes aktivitas antioksidan yang diperoleh pada kedua jenis kopi Arabica menunjukkan tingkat aktivitas antioksidan yang kuat.
Related Results
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Kopi menjadi komoditas unggulan dalam sektor pertanian Indonesia. Salah satu daerah yang menjadi penghasil kopi terbesar adalah Malang, Jawa Timur. Kopi yang menjadi daya tarik dar...
Penerapan Tema Green Architecture pada Agrowisata Kopi Arabika di Desa Belantih, Kintamani
Penerapan Tema Green Architecture pada Agrowisata Kopi Arabika di Desa Belantih, Kintamani
Agrowisata adalah sebagai upaya pendidikan nonformal bagi masyarakat setempat sekaligus wisatawan yang melakukan kunjungan wisata. Pembelajaran yang berlangsung pada agrowisata san...
Pengaruh kopi arabika terhadap perubahan warna resin komposit hybrid
Pengaruh kopi arabika terhadap perubahan warna resin komposit hybrid
Abstract: Composite resin is one of the restorations used in the field of dentistry due to its good esthetic property. To date, the most commonly used composite resin is the hybrid...
Sejarah Kopi Kapal Api
Sejarah Kopi Kapal Api
Kopi Kapal Api telah ada sejak zaman penjajahan Belanda datang ke Indonesia. Sebelumnya, perusahaan kopi Kapal Api didirikan, pada tahun 1927, tiga orang bersaudara yaitu Go Soe Lo...
Analisis Sifat Kimia Kopi Arabika (Coffea arabica L) Asal Dogiyai
Analisis Sifat Kimia Kopi Arabika (Coffea arabica L) Asal Dogiyai
Tanaman kopi merupakan salah satu jenis tanaman perkebunan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Kopi terdiri dari beberapa jenis diantaranya Arabica, Robusta, Liberika dan Excels...
JEJAK RASA BALI UTARA: PERGULATAN DAN EKSISTENSI KOPI TRI SAKTI SINGARAJA 1980
JEJAK RASA BALI UTARA: PERGULATAN DAN EKSISTENSI KOPI TRI SAKTI SINGARAJA 1980
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jejak rasa kopi arabika yang dikembangkan oleh orang-orang Belanda di Bali utara sejak abad XVII. Kopi jenis ini pertama kali didatangkan ...
CV. NEFO CAP AAA 1966-2010
CV. NEFO CAP AAA 1966-2010
AbstractCoffee is a beverage produced from steeping coffee beans that have been roasted and mashed into powder, coffee is one of the world's commodities which is cultivated in more...
Pemanfaatan Kombinasi Ampas Kopi Arabika dan Ampas Teh : Potensi sebagai Body Scrub Alami
Pemanfaatan Kombinasi Ampas Kopi Arabika dan Ampas Teh : Potensi sebagai Body Scrub Alami
Abstrak
Ampas kopi Arabika (Coffea arabica L.) dan ampas teh merupakan limbah dari bahan alami yang berpotensi dijadikan bahan utama dalam formulasi body scrub. Ampas kopi den...

