Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Kasus Penerapan Terapi Water Tepid Sponge Dalam Mengatasi Hipertermia Pada Pasien Dengeu Hemoragic Fever (DHF)

View through CrossRef
Dengue Hemoragic Fever (DHF) merupakan penyakit infeksi yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan banyak ditemukan di wilayah tropis. Salah satu gejala utama DHF adalah demam tinggi atau hipertermia, yang dapat memicu komplikasi bila tidak segera ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi nonfarmakologi berupa teknik Water tepid sponge dalam mengatasi hipertermia dan nyeri akut pada pasien anak dengan DHF. Desain penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Penelitian dilakukan selama 3 hari pada satu pasien anak laki-laki usia 3 tahun di RSUD Kardinah Tegal. Intervensi dilakukan sesuai Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) dengan fokus utama pada manajemen hipertermia dan nyeri akut. Hasil menunjukkan terjadi penurunan suhu tubuh dari 39,1°C menjadi 36,2°C serta penurunan keluhan nyeri secara signifikan. Evaluasi akhir menunjukkan seluruh indikator hasil berada pada skala maksimal (skala 5), menandakan bahwa masalah keperawatan hipertermia dan nyeri akut telah teratasi. Terapi Tepid Water Sponge terbukti efektif sebagai intervensi nonfarmakologi pada pasien anak dengan DHF.
Title: Studi Kasus Penerapan Terapi Water Tepid Sponge Dalam Mengatasi Hipertermia Pada Pasien Dengeu Hemoragic Fever (DHF)
Description:
Dengue Hemoragic Fever (DHF) merupakan penyakit infeksi yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan banyak ditemukan di wilayah tropis.
Salah satu gejala utama DHF adalah demam tinggi atau hipertermia, yang dapat memicu komplikasi bila tidak segera ditangani.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi nonfarmakologi berupa teknik Water tepid sponge dalam mengatasi hipertermia dan nyeri akut pada pasien anak dengan DHF.
Desain penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan.
Penelitian dilakukan selama 3 hari pada satu pasien anak laki-laki usia 3 tahun di RSUD Kardinah Tegal.
Intervensi dilakukan sesuai Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) dengan fokus utama pada manajemen hipertermia dan nyeri akut.
Hasil menunjukkan terjadi penurunan suhu tubuh dari 39,1°C menjadi 36,2°C serta penurunan keluhan nyeri secara signifikan.
Evaluasi akhir menunjukkan seluruh indikator hasil berada pada skala maksimal (skala 5), menandakan bahwa masalah keperawatan hipertermia dan nyeri akut telah teratasi.
Terapi Tepid Water Sponge terbukti efektif sebagai intervensi nonfarmakologi pada pasien anak dengan DHF.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Modelling regime shifts of coral reefs to sponge reefs
Modelling regime shifts of coral reefs to sponge reefs
<p>Coral reef ecosystems have been degrading globally for decades due to global climate change and anthropogenic pressure, and corals are expected to continue declining in th...
Studi Kasus: Penerapan Water Tepid Sponge untuk Mengatasi Masalah Keperawatan Hipertermi pada Pasien Kejang Demam
Studi Kasus: Penerapan Water Tepid Sponge untuk Mengatasi Masalah Keperawatan Hipertermi pada Pasien Kejang Demam
Angka kasus kejang demam di Indonesia diinformasikan mencapai 14.252 penderita. Komponen pencetus kejang demam bukan pada saat setelah timbul penambahan temperatur yang lama, tetap...
Pendampingan Pemberian Kompres Water Tepid Sponge pada Perawat dengan Kasus DHF di RS Permata Medika Semarang
Pendampingan Pemberian Kompres Water Tepid Sponge pada Perawat dengan Kasus DHF di RS Permata Medika Semarang
Hyperthermia is a condition of failure to regulate body temperature (thermoregulation) due to the body's inability to release or remove heat or excessive heat production by the bod...
Manajemen Hipertermia (Kompres Hangat) pada Anak Usia Sekolah dengan Demam Typhoid di RSUD Dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa
Manajemen Hipertermia (Kompres Hangat) pada Anak Usia Sekolah dengan Demam Typhoid di RSUD Dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa
School-age children are those aged over 6 years to just before 18 years. One of the social behaviors of school-age children is often eating snacks at school and in unclean places. ...
Synthesis of 7, 8 –dihydroxyflavone functionalized gold nanoparticles and its mechanism of action against Leishmania donovani
Synthesis of 7, 8 –dihydroxyflavone functionalized gold nanoparticles and its mechanism of action against Leishmania donovani
Abstract Abstract Background – The synthesis of gold nanoparticles (GNPs) using drugs, synthetic and natural compounds, proteins, nucleic acids have become beneficial due t...
Synthesis of 7, 8 –dihydroxyflavone functionalized gold nanoparticles and its mechanism of action against Leishmania donovani
Synthesis of 7, 8 –dihydroxyflavone functionalized gold nanoparticles and its mechanism of action against Leishmania donovani
Abstract Abstract Background – The synthesis of gold nanoparticles (GNPs) using drugs, synthetic and natural compounds, proteins, nucleic acids have become beneficial due t...

Back to Top