Javascript must be enabled to continue!
PERUBAHAN JENIS LEUKOSIT PADA MENCIT YANG DIIMUNISASI DENGAN PLASMODIUM BERGHEI YANG DIRADIASI
View through CrossRef
PERUBAHAN JENIS LEUKOSIT PADA MENCIT YANG DIIMUNISASI DENGAN Plasmodium berghei YANG DIRADIASI. Untuk mengidentifikasi mekanisme kekebalan yang bersifat protektif telah dilakukan penelitian pengaruh radiasi terhadap perubahan jenis leukosit pada mencit yang diimunisasi dengan P.berghei yang diradiasi dengan dosis 175 Gy. Perubahan sel yang diidentifikasi meliputi set limfosit, monosit, dan granulosit. Mencit diimunisasi dengan 0,3 mJ vaksin P.berghei stadium eritrositik: yang mengandung ±1 x 107 parasit stadium eritrositik secara intraperitoneal. Pengamatan yang dilakukan pada hari ke-1 hingga 14 meliputi angka parasitemia, jumlah sel limfosit, monosit dan granulosit. Pengambilan sampel darah mencit diamati setiap dua hari sekali dengan mengambil darah perifer dari ujung ekor. Darah yang diperoleh dibuat sediaan apus darah tipis untuk menghitung jenis sel leukosit. Jumlah sel limfosit, monosit dan granulosit dihitung berdasarkan prosentase sel dan jumlah sel leukosit. Hasil penelitian jenis sel leukosit yang berperanan dalam respon imun, menunjukkan hasil sebagai berikut: mencit yang diinfeksi dengan parasit yang diradiasi kadar limfositnya meningkat 2 kali dari kadar normal pada hari ke-6 bahkan 20% lebih tinggi dibandingkan dengan mencit yang tidak diimunisasi. Pada mencit yang diimunisasi jumlah sel monosit meningkat hingga mencapai 8 kalinya pada hari ke-8. Persentase neutrofil tidak mengalami peningkatan bahkan terjadi sedikit penurunan dari jumlah awal. Keadaan tersebut mengesankan jenis leukosit yang berperan dalam mekanisme imunitas protektif selama infeksi malaria adalah limfosit dan monosit.
Title: PERUBAHAN JENIS LEUKOSIT PADA MENCIT YANG DIIMUNISASI DENGAN PLASMODIUM BERGHEI YANG DIRADIASI
Description:
PERUBAHAN JENIS LEUKOSIT PADA MENCIT YANG DIIMUNISASI DENGAN Plasmodium berghei YANG DIRADIASI.
Untuk mengidentifikasi mekanisme kekebalan yang bersifat protektif telah dilakukan penelitian pengaruh radiasi terhadap perubahan jenis leukosit pada mencit yang diimunisasi dengan P.
berghei yang diradiasi dengan dosis 175 Gy.
Perubahan sel yang diidentifikasi meliputi set limfosit, monosit, dan granulosit.
Mencit diimunisasi dengan 0,3 mJ vaksin P.
berghei stadium eritrositik: yang mengandung ±1 x 107 parasit stadium eritrositik secara intraperitoneal.
Pengamatan yang dilakukan pada hari ke-1 hingga 14 meliputi angka parasitemia, jumlah sel limfosit, monosit dan granulosit.
Pengambilan sampel darah mencit diamati setiap dua hari sekali dengan mengambil darah perifer dari ujung ekor.
Darah yang diperoleh dibuat sediaan apus darah tipis untuk menghitung jenis sel leukosit.
Jumlah sel limfosit, monosit dan granulosit dihitung berdasarkan prosentase sel dan jumlah sel leukosit.
Hasil penelitian jenis sel leukosit yang berperanan dalam respon imun, menunjukkan hasil sebagai berikut: mencit yang diinfeksi dengan parasit yang diradiasi kadar limfositnya meningkat 2 kali dari kadar normal pada hari ke-6 bahkan 20% lebih tinggi dibandingkan dengan mencit yang tidak diimunisasi.
Pada mencit yang diimunisasi jumlah sel monosit meningkat hingga mencapai 8 kalinya pada hari ke-8.
Persentase neutrofil tidak mengalami peningkatan bahkan terjadi sedikit penurunan dari jumlah awal.
Keadaan tersebut mengesankan jenis leukosit yang berperan dalam mekanisme imunitas protektif selama infeksi malaria adalah limfosit dan monosit.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Effect of ethanolic extracts of Cymbopogon citratus (Lemongrass), Ocimum gratissimum, and Azadirachta indica on the kidney function test, following Plasmodium berghei- induced malaria in mice
Effect of ethanolic extracts of Cymbopogon citratus (Lemongrass), Ocimum gratissimum, and Azadirachta indica on the kidney function test, following Plasmodium berghei- induced malaria in mice
This study explored the effects of the antimalarial effects of Cymbopogon citratus (lemongrass), Ocimum gratissimum, and Azadirachta indica on the Kidney function test in wistar ra...
PERBANDINGAN SEL DARAH MERAH, SEL DARAH PUTIH DAN HEMOGLOBIN KELELAWAR GENUS Rhinolophus DI GUA ALAMI DAN GUA WISATA KABUPATEN GUNUNG KIDUL YOGYAKARTA
PERBANDINGAN SEL DARAH MERAH, SEL DARAH PUTIH DAN HEMOGLOBIN KELELAWAR GENUS Rhinolophus DI GUA ALAMI DAN GUA WISATA KABUPATEN GUNUNG KIDUL YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jumlah eritrosit, leukosit, hemoglobin dan diferensial leukosit kelelawar genus Rhinolophss di gua alami dan wisata Kabupaten G...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Pendugaan Heritabilitas dan Korelasi Genetik Berat Umur 21 Hari dan Berat Umur 35 Hari pada Mencit
Pendugaan Heritabilitas dan Korelasi Genetik Berat Umur 21 Hari dan Berat Umur 35 Hari pada Mencit
Penelitian ini mempunyai tujuan guna mengetahui potensi genetik pada mencit melalui pendugaan berat umur 21 hari dan berat umur 35 hari. Mencit merupakan salah satu hewan pengerat ...
Gambaran Jumlah Leukosit dan Hitung Jenis Leukosit pada Kehamilan Trimester 3
Gambaran Jumlah Leukosit dan Hitung Jenis Leukosit pada Kehamilan Trimester 3
Abstract: Third trimester of pregnancy induces hematological changes, including physiological leukocytosis, as part of the immunological adaptation. However, hematological monitori...

