Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Dekolorisasi Reactive Red oleh Konsorsium Bacillus velezensis IBLTT_1 dan Bacillus cereus IBLTT_5

View through CrossRef
Perkembangan industri tekstil di Indonesia telah berkontribusi pada polusi lingkungan, yaitu melalui pembuangan air limbah yang mengandung pewarna. Diperkirakan sekitar 10-15% pewarna tekstil yang digunakan dalam proses pewarnaan dilepaskan ke dalamke dalam air bilasan dan selanjutnya dibuang ke lingkungan perairan.  Air limbah yang mengandung pewarna tekstil harus diolah karena dapat mencemari lingkungan. Reactive Red merupakan salah satu pewarna azo yang banyak digunakan dalam industri tekstil. Salah satu pendekatan untuk mengoptimalkan proses degradasi pewarna azo adalah dengan memutus ikatan azo menggunakan kultur campuran bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan potensi kultur tunggal dan campuran isolat Bacillus velezensis IBLTT_1 dan Bacillus cereus IBLTT_5 dalam mendekolorisasi Reactive Red. Kedua isolat bakteri tersebut diinokulasi secara tunggal dan campur ke dalam media yang mengandung Reactive Red dengan empat perlakuan konsentrasi inokula yaitu 0%, 2%, 4%, dan 8% dari volume kerja. Dekolorisasi tertinggi (76,80%) ditemukan pada kultur campuran dengan konsentrasi 8%, dimana kedua spesies bakteri ditambahkan dalam perbandingan 1:1. Dekolorisasi yang signifikan pada kultur campuran kemungkinan disebabkan oleh aksi sinergis antara dua spesies bakteri yang diinokulasikan secara bersamaan.
Title: Dekolorisasi Reactive Red oleh Konsorsium Bacillus velezensis IBLTT_1 dan Bacillus cereus IBLTT_5
Description:
Perkembangan industri tekstil di Indonesia telah berkontribusi pada polusi lingkungan, yaitu melalui pembuangan air limbah yang mengandung pewarna.
Diperkirakan sekitar 10-15% pewarna tekstil yang digunakan dalam proses pewarnaan dilepaskan ke dalamke dalam air bilasan dan selanjutnya dibuang ke lingkungan perairan.
  Air limbah yang mengandung pewarna tekstil harus diolah karena dapat mencemari lingkungan.
Reactive Red merupakan salah satu pewarna azo yang banyak digunakan dalam industri tekstil.
Salah satu pendekatan untuk mengoptimalkan proses degradasi pewarna azo adalah dengan memutus ikatan azo menggunakan kultur campuran bakteri.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan potensi kultur tunggal dan campuran isolat Bacillus velezensis IBLTT_1 dan Bacillus cereus IBLTT_5 dalam mendekolorisasi Reactive Red.
Kedua isolat bakteri tersebut diinokulasi secara tunggal dan campur ke dalam media yang mengandung Reactive Red dengan empat perlakuan konsentrasi inokula yaitu 0%, 2%, 4%, dan 8% dari volume kerja.
Dekolorisasi tertinggi (76,80%) ditemukan pada kultur campuran dengan konsentrasi 8%, dimana kedua spesies bakteri ditambahkan dalam perbandingan 1:1.
Dekolorisasi yang signifikan pada kultur campuran kemungkinan disebabkan oleh aksi sinergis antara dua spesies bakteri yang diinokulasikan secara bersamaan.

Related Results

Toxin production ability of Bacillus cereus strains from food product of Ukraine
Toxin production ability of Bacillus cereus strains from food product of Ukraine
Potential pathogens of foodborne toxic infections – bacterial contaminants Bacillus cereus isolated from plant raw materials and food products from the Ukrainian region were invest...
Pathogenic Bacillus cereus isolated from bovine - Analysis of Biofilm
Pathogenic Bacillus cereus isolated from bovine - Analysis of Biofilm
Background: Bacillus cereus is a gram-positive bacterium, which is widely distributed and has certain pathogenicity. B. cereus can cause food poisoning in animals and humans, and o...
Bacillus cereus for Controlling Bacterial Heart Rot in Pineapple var. MD2
Bacillus cereus for Controlling Bacterial Heart Rot in Pineapple var. MD2
Bacterial heart rot (BHR) disease caused by pathogenic bacteria, Dickeya zeae, is one of the destructive diseases of pineapple worldwide. This study explored the potential of Bacil...
Inhibitory roles of Bacillus velezensis YE-1 isolated from lichens in Baiyin city, Gansu province against Aspergillus flavus
Inhibitory roles of Bacillus velezensis YE-1 isolated from lichens in Baiyin city, Gansu province against Aspergillus flavus
Abstract Aspergillus flavus has evoked worldwide attention owing to its serious threat to public health, but how to safely, efficiently, and economically reduce A. flavus c...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Response of Bacillus megaterium and Bacillus mucilaginosus Strains on Yield and Quality of Soybean
Response of Bacillus megaterium and Bacillus mucilaginosus Strains on Yield and Quality of Soybean
At present due to continuous use of phosphatic and potassic fertilizers a deposits of these nutrient have increased in the soil of studied area, and Bacillus megaterium and Bacillu...

Back to Top