Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGATURAN POSISI CONTROL RODS UNTUK MELANJUTKAN OPERASI HTGR PASCA SCRAM DENGAN SIMULATOR PCTRAN-HTR

View through CrossRef
PENGATURAN POSISI CONTROL RODS UNTUK MELANJUTKAN OPERASI HTGR PASCA SCRAM  DENGAN SIMULATOR PCTRAN-HTR. Reaktivitas pada reaktor HTGR diatur dengan batang kendali (CR) yang terdiri dari 16 pasang yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu 7 pasang di tengah teras reaktor dan 9 pasang di bagian tepi moderator. Ketika  kondisi abnormal terjadi CR secara otomatis akan jatuh tersisip ke dalam teras reaktor sehingga reaktor SCRAM dan berada pada kondisi subkritis. Untuk melanjutkan operasi reaktor pasca SCRAM diperlukan analisis terkait pengaruh reaktivitas negatif dari Xenon dan suhu. Pada penelitian ini telah berhasil dilakukan simulasi penentuan posisi CR yang optimal menggunakan PCTRAN-HTR untuk melanjutkan operasi reaktor dalam dua tingkat daya, yaitu daya rendah (RDE) dengan daya 10 MWth dan daya tinggi 200 MWth. Kedua tingkat daya tersebut dicapai dengan menarik CR ke posisi tertentu sampai  kondisinya kritis lagi. Hasil yang telah diperoleh menunjukkan bahwa dengan posisi CR 52 % naik sudah bisa menghasilkan kondisi superkritis untuk daya RDE  dan dengan posisi 57 % dan 58 % naik, untuk daya tinggi  sehingga status operasi dari start (S) bisa diganti power (P).
National Atomic Energy Agency of Indonesia (BATAN)
Title: PENGATURAN POSISI CONTROL RODS UNTUK MELANJUTKAN OPERASI HTGR PASCA SCRAM DENGAN SIMULATOR PCTRAN-HTR
Description:
PENGATURAN POSISI CONTROL RODS UNTUK MELANJUTKAN OPERASI HTGR PASCA SCRAM  DENGAN SIMULATOR PCTRAN-HTR.
Reaktivitas pada reaktor HTGR diatur dengan batang kendali (CR) yang terdiri dari 16 pasang yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu 7 pasang di tengah teras reaktor dan 9 pasang di bagian tepi moderator.
Ketika  kondisi abnormal terjadi CR secara otomatis akan jatuh tersisip ke dalam teras reaktor sehingga reaktor SCRAM dan berada pada kondisi subkritis.
Untuk melanjutkan operasi reaktor pasca SCRAM diperlukan analisis terkait pengaruh reaktivitas negatif dari Xenon dan suhu.
Pada penelitian ini telah berhasil dilakukan simulasi penentuan posisi CR yang optimal menggunakan PCTRAN-HTR untuk melanjutkan operasi reaktor dalam dua tingkat daya, yaitu daya rendah (RDE) dengan daya 10 MWth dan daya tinggi 200 MWth.
Kedua tingkat daya tersebut dicapai dengan menarik CR ke posisi tertentu sampai  kondisinya kritis lagi.
Hasil yang telah diperoleh menunjukkan bahwa dengan posisi CR 52 % naik sudah bisa menghasilkan kondisi superkritis untuk daya RDE  dan dengan posisi 57 % dan 58 % naik, untuk daya tinggi  sehingga status operasi dari start (S) bisa diganti power (P).

Related Results

ANALISIS PENGATURAN POSISI CONTROL RODS PADA KONSEP REAKTOR DAYA EKSPERIMENTAL INDONESIA PASCA REACTOR SCRAM
ANALISIS PENGATURAN POSISI CONTROL RODS PADA KONSEP REAKTOR DAYA EKSPERIMENTAL INDONESIA PASCA REACTOR SCRAM
ANALISISPENGATURAN POSISI CONTROL RODS PADA KONSEP REAKTOR DAYA EKSPERIMENTAL INDONESIA PASCA REACTOR SCRAM POST REACTOR SCRAM CONTROL RODS POSITION ADJUSTMENT ANALYSIS FOR THE IN...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Transcriptional Repression of Telomerase RNA Gene Expression by c-Jun-NH2-Kinase and Sp1/Sp3
Transcriptional Repression of Telomerase RNA Gene Expression by c-Jun-NH2-Kinase and Sp1/Sp3
Abstract Telomerase is essential for immortalization of most human cancer cells. Expression of the core telomerase RNA (hTR) and reverse transcriptase (hTERT) subuni...
Pelatihan kesehatan terhadap pengetahuan tentang perawatan luka pasca operasi
Pelatihan kesehatan terhadap pengetahuan tentang perawatan luka pasca operasi
Impact of health educational program upon nurses' knowledgeTowards postoperative wounds care in Lampung-Indonesia Background: The surgery in Indonesia ranks 11th out of 50 treatmen...
DEVELOPMENT OF PIN-LEVEL NEUTRONICS/THERMAL-FLUID ANALYSIS COUPLED CODE SYSTEM FOR A BLOCK-TYPE HTGR CORE
DEVELOPMENT OF PIN-LEVEL NEUTRONICS/THERMAL-FLUID ANALYSIS COUPLED CODE SYSTEM FOR A BLOCK-TYPE HTGR CORE
Recently, the coupling between computer codes that simulate different physical phenomena has attracted for more accurate analysis. In the case of high-temperature gas-cooled reacto...
Tinjauan Kelengkapan Laporan Operasi Sectio Caesarea Di Rsud Kembangan 2022
Tinjauan Kelengkapan Laporan Operasi Sectio Caesarea Di Rsud Kembangan 2022
Latar Belakang : Laporan Operasi merupakan catatan dokter terkait langkah langkah yang dilakukan saat pembedahan pasien. Laporan operasi harus segera dibuat setelah pembedahan dan ...

Back to Top