Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM PENYULUHAN STUNTING DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN IBU DAN ANAK

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan program penyuluhan stunting dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Stunting menjadi masalah gizi yang sering terjadi di wilayah pedesaan dan didominasi oleh anak-anak. Perkembangan balita menuju usia tersebut memerlukan perhatian khusus. Tumbuh kembang balita yang lambat menjadi dampak utama dari masalah gizi stunting. Masalah stunting perlu disosialisasikan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Untuk menangani masalah stunting tersebut, Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting mengatur pelaksanaan program percepatan penurunan stunting secara holistik, integratif, dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi di antara pemangku kepentingan. Adalah urgen untuk melakukan penyuluhan stunting guna memberikan informasi stunting dan status gizi balita kepada masyarakat, terutama kepada ibu-ibu. Penelitian ini menggunakan metode One Group Pretest-Posttest Design yang menghasilkan N-Gain Score untuk mengukur efektivitas pelaksanaan program penyuluhan stunting. Hasil penelitian menunjukkan N-Gain Score sebesar 65,15 yang berarti bahwa pelaksanaan program penyuluhan stunting cukup efektif untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan pemahaman ibu-ibu tentang stunting dan pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak sejak dini.
Title: EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM PENYULUHAN STUNTING DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN IBU DAN ANAK
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan program penyuluhan stunting dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Stunting menjadi masalah gizi yang sering terjadi di wilayah pedesaan dan didominasi oleh anak-anak.
Perkembangan balita menuju usia tersebut memerlukan perhatian khusus.
Tumbuh kembang balita yang lambat menjadi dampak utama dari masalah gizi stunting.
Masalah stunting perlu disosialisasikan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Untuk menangani masalah stunting tersebut, Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting mengatur pelaksanaan program percepatan penurunan stunting secara holistik, integratif, dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi di antara pemangku kepentingan.
Adalah urgen untuk melakukan penyuluhan stunting guna memberikan informasi stunting dan status gizi balita kepada masyarakat, terutama kepada ibu-ibu.
Penelitian ini menggunakan metode One Group Pretest-Posttest Design yang menghasilkan N-Gain Score untuk mengukur efektivitas pelaksanaan program penyuluhan stunting.
Hasil penelitian menunjukkan N-Gain Score sebesar 65,15 yang berarti bahwa pelaksanaan program penyuluhan stunting cukup efektif untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan pemahaman ibu-ibu tentang stunting dan pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak sejak dini.

Related Results

Effectiveness Of Android Application Ceting On Screening Of Stunting Risk Factors In Pregnant Women
Effectiveness Of Android Application Ceting On Screening Of Stunting Risk Factors In Pregnant Women
Latar Belakang: Berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021, prevalensi stunting saat ini masih berada pada angka 24,4% atau 5,33 juta balita, belum men...
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Prevalensi balita stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 24.4%, sehingga untuk memenuhi target prevalensi hingga 14,9% pada tahun 2025 perlu terus dilakukan upaya untuk menu...
Faktor Pemungkin dalam Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak di Kecamatan Lamboya, Sumba Barat
Faktor Pemungkin dalam Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak di Kecamatan Lamboya, Sumba Barat
Kematian ibu dan anak masih menjadi isu nasional di Indonesia yang memerlukan kerjasama berbagai pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini, tidak hanya dari sektor kesehatan. Kema...
Penyuluhan Tentang Cegah Stunting Menuju Kelurahan Sehat
Penyuluhan Tentang Cegah Stunting Menuju Kelurahan Sehat
Latar belakang: Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada ...
PENTINGYA PERAN TOKOH AGAMA DALAM MENCEGAH STUNTING PADA ANAK di KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG
PENTINGYA PERAN TOKOH AGAMA DALAM MENCEGAH STUNTING PADA ANAK di KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang cukup serius di Indonesia, terutama di wilayah-wilayah pedesaan dan terpencil di Kabupaten Kupang. Provinsi Nusa Tenggara T...
Gambaran Karies Gigi Sulung pada Anak Stunting di Indonesia
Gambaran Karies Gigi Sulung pada Anak Stunting di Indonesia
Abstract: Dental caries, as well as stunting in children, is still a worldwide problem including in Indonesia. Malnutrition can cause stunting and abnormal growth and development o...
Peran ayah dalam penanganan stunting: A systematic review
Peran ayah dalam penanganan stunting: A systematic review
Background: Stunting is a significant malnutrition phenomenon faced by the world, including Indonesia. Various family factors, such as inadequate access to nutritious food, low exc...
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN STUNTING DENGAN METODE DARING TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN STUNTING DENGAN METODE DARING TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING
Latar Belakang : Stunting adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kecamatan Kebonarum...

Back to Top