Javascript must be enabled to continue!
PENGELOLAAN USAHA MADU KELE KELE BALI DI MENANGA KARANGASEM
View through CrossRef
Lebah kele-kele termasuk dalam kelompok lebah tanpa sengat dengan nama spesies Trigona sp yang menghasilkan madu, selain itu menghasilkan propolis dan polen. Madu Kele Kele merupakan usaha yang dimiliki oleh mitra kegiatan pengabdian ini yaitu Bapak I Ketut Ira Wirawan. Usaha ini bertempat Dinas Belatung, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem dan sudah berdiri sejak tahun 2020. Dalam menjalankan usahanya mitra dibantu dengan tiga orang karyawannya. Dari hasil wawancara terdapat beberapa kendala usaha mitra yaitu kendala segi produksi adalah kurang memadainya peralatan produksi seperti kurangnya tempat atau rumah yang digunakan untuk ternak lebah, proses pengambilan madu mitra tidak dilengkapi dengan alat pelindung yang sesuai dengan standar serta tidak adanya batas yang digunakan untuk melindungi bunga yang nantinya akan dihinggapi lebah kele. Kendala kedua dari sisi pemasaran yaitu tidak maksimal pengggunaan sosial media tidak diupdate secara berkala. Kendala ketiga adalah dari sisi keuangan yaitu mitra kurang memiliki pengetahuan perihal pengelolaan keuangan atau budgeting. Metode pelaksanaan yang dilakukan pada kegiatan pengabdian ini yaitu sosialisasi, peningkatan alat produksi, pelatihan dan pendampingan serta evaluasi kegiatan. Metode pelaksanaan ini kemudian direalisasikan menjadi beberapa kegiatan antara lain peningkatan alat produksi berupa gerinda, bor, serut kayu, besi holo, APD, kemasan botol dan label produk. Kegiatan selanjutnya pelatihan K3 agar mitra dan karyawannya paham pentingnya penggunaan APD dalam proses produksi, pelatihan pengemasan, pelatihan menggunakan pemasaran digital melalui sosial media serta pelatihan manajemen keuangan. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan dengan metode wawancara mendapatkan hasil bahwa terdapat peningkatan jumlah produksi sebanyak 50% karena mitra telah berhasil membuat rumah ternak lebih banyak sehingga mempengaruhi jumlah produksi madu kele yang dihasilkan. Selain itu dalam proses pengambilan madu mitra sudah menggunakan APD yang diberikan serta semua hasil produk mitra telah 100% terpackaging menggunakan botol plastik dengan label, 1 orang mitra dapat menggunakan sosial media serta 1 orang mitra bisa melakukan manajemen keuangan dan budgeting sederhana.
Universitas Muhammadiyah Malang
Title: PENGELOLAAN USAHA MADU KELE KELE BALI DI MENANGA KARANGASEM
Description:
Lebah kele-kele termasuk dalam kelompok lebah tanpa sengat dengan nama spesies Trigona sp yang menghasilkan madu, selain itu menghasilkan propolis dan polen.
Madu Kele Kele merupakan usaha yang dimiliki oleh mitra kegiatan pengabdian ini yaitu Bapak I Ketut Ira Wirawan.
Usaha ini bertempat Dinas Belatung, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem dan sudah berdiri sejak tahun 2020.
Dalam menjalankan usahanya mitra dibantu dengan tiga orang karyawannya.
Dari hasil wawancara terdapat beberapa kendala usaha mitra yaitu kendala segi produksi adalah kurang memadainya peralatan produksi seperti kurangnya tempat atau rumah yang digunakan untuk ternak lebah, proses pengambilan madu mitra tidak dilengkapi dengan alat pelindung yang sesuai dengan standar serta tidak adanya batas yang digunakan untuk melindungi bunga yang nantinya akan dihinggapi lebah kele.
Kendala kedua dari sisi pemasaran yaitu tidak maksimal pengggunaan sosial media tidak diupdate secara berkala.
Kendala ketiga adalah dari sisi keuangan yaitu mitra kurang memiliki pengetahuan perihal pengelolaan keuangan atau budgeting.
Metode pelaksanaan yang dilakukan pada kegiatan pengabdian ini yaitu sosialisasi, peningkatan alat produksi, pelatihan dan pendampingan serta evaluasi kegiatan.
Metode pelaksanaan ini kemudian direalisasikan menjadi beberapa kegiatan antara lain peningkatan alat produksi berupa gerinda, bor, serut kayu, besi holo, APD, kemasan botol dan label produk.
Kegiatan selanjutnya pelatihan K3 agar mitra dan karyawannya paham pentingnya penggunaan APD dalam proses produksi, pelatihan pengemasan, pelatihan menggunakan pemasaran digital melalui sosial media serta pelatihan manajemen keuangan.
Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan dengan metode wawancara mendapatkan hasil bahwa terdapat peningkatan jumlah produksi sebanyak 50% karena mitra telah berhasil membuat rumah ternak lebih banyak sehingga mempengaruhi jumlah produksi madu kele yang dihasilkan.
Selain itu dalam proses pengambilan madu mitra sudah menggunakan APD yang diberikan serta semua hasil produk mitra telah 100% terpackaging menggunakan botol plastik dengan label, 1 orang mitra dapat menggunakan sosial media serta 1 orang mitra bisa melakukan manajemen keuangan dan budgeting sederhana.
Related Results
PENGEMBANGAN BUDIDAYA LEBAH MADU LOKAL “KELE-KELE” (Trigona Spp) PADA MASYARAKAT PINGGIRAN HUTAN DI KECAMATAN PUPUAN KABUPATEN TABANAN
PENGEMBANGAN BUDIDAYA LEBAH MADU LOKAL “KELE-KELE” (Trigona Spp) PADA MASYARAKAT PINGGIRAN HUTAN DI KECAMATAN PUPUAN KABUPATEN TABANAN
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat yang dilakukan di Desa Kebon Padangan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten T...
EFEKTIVITAS JENIS-JENIS MADU (MADU HUTAN, MADU KELULUT DAN MADU TERNAK) TERHADAP KADAR GULA DARAH”
EFEKTIVITAS JENIS-JENIS MADU (MADU HUTAN, MADU KELULUT DAN MADU TERNAK) TERHADAP KADAR GULA DARAH”
Background: Diabetes Militus is a group of metabolic diseases characterized by hyperglycemia or an increase in blood sugar that occurs due to abnormal insulin secretion. Diabetes M...
AKTIVITAS ANTIBAKTERI MADU HITAM PAHIT DAN MADU HITAM MANIS TERHADAP Escherichia coli dan Staphylococcus aureus
AKTIVITAS ANTIBAKTERI MADU HITAM PAHIT DAN MADU HITAM MANIS TERHADAP Escherichia coli dan Staphylococcus aureus
Telah dilakukan pengujian aktivitas antibakteri madu hitam pahit dan madu hitam manis terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus secara in vitro. Tujuan penelitian...
KONTRIBUSI PENDAPATAN MASYARAKAT KELOMPOK TANI LEBAH DALAM PEMBUDIDAYAAN LEBAH MADU TRIGONA SP DI DESA ABENGGI KECAMATAN LANDONO
KONTRIBUSI PENDAPATAN MASYARAKAT KELOMPOK TANI LEBAH DALAM PEMBUDIDAYAAN LEBAH MADU TRIGONA SP DI DESA ABENGGI KECAMATAN LANDONO
Madu merupakan salah satu hasil hutan non kayu yang sudah lama dimanfaatkan di Indonesia. Salah satu jenis lebah penghasil madu yang ada di Indonesia adalah lebah trigona. Madu mer...
PEMBUATAN SABUN MADU BAGI MASYARAKAT PETANI LEBAH MADU
PEMBUATAN SABUN MADU BAGI MASYARAKAT PETANI LEBAH MADU
Madu merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu (HHBK) unggulan di Kabupaten Tanah Laut yang ditetapkan melalui Keputusan Bupati Tanah Laut Nomor 188.45/463-KUM/2013 tanggal 10 Se...
PKM BUDIDAYA LEBAH KELE KELE DI DESA SIBANG KAJA KECAMATAN ABIANSEMAL KABUPATEN BADUNG BALI
PKM BUDIDAYA LEBAH KELE KELE DI DESA SIBANG KAJA KECAMATAN ABIANSEMAL KABUPATEN BADUNG BALI
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui budidaya lebah madu kele-kele yang berlokasi di Desa Sibang Kaja melibatkan partisipasi mitra kelompok “Blumbung Sari”. Desa Si...
PENGELOLAAN DAN PROFITABILITAS USAHA PENANGKAPAN LEMURU (SARDINELLA LEMURU BLEEKER,1853) DI SELAT BALI
PENGELOLAAN DAN PROFITABILITAS USAHA PENANGKAPAN LEMURU (SARDINELLA LEMURU BLEEKER,1853) DI SELAT BALI
Penangkapan lemuru (Sardinella lemuru Bleeker,1853) di Selat Bali telah dilakukan jauh sebelum diperkenalkannya purse seine dua kapal (slerek) yang mempunyai hasil tangkapan mengge...
TRANSFER TEKNOLOGI DEHUMIDIFIER BOX UNTUK MENGATASI PERMASALAHAN KUALITAS MADU PADA MADU ARWANA
TRANSFER TEKNOLOGI DEHUMIDIFIER BOX UNTUK MENGATASI PERMASALAHAN KUALITAS MADU PADA MADU ARWANA
Mitra dalam program PKM ini adalah kelompok usaha masyarakat Madu Hutan Arwana yang bergerak dalam bidang pemasaran madu hutan Kapuas Hulu. Hasil observasi pada mitra Madu Arwana t...

