Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS WACANA KRITIS NOVEL PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN: KAJIAN FEMINISME

View through CrossRef
Artikel ini bertujuan untuk memaparkan lebih detil tentang profil gender dan identitas gender, peran gender dan relasi gender, dan jenis ideologi gender dan ketidakadilan gender. Penelitian kualitatif ini menggunakan jenis penelitian sastra dengan menggunakan metode analisis isi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Data kualitatif diperoleh dari  konsep atau data yang digambarkan dan dikumpulkan dalam kata dengan mengangkat atau menguraikan seluruh masalah yang berkaitan dengan analisis isi novel Perempuan Berkalung Sorban.  Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kata-kata dan tindakan yang tertulis dalam sumber tertulis berupa novel Perempuan Berkalung Sorban karya Adibah El Khalieqy. Novel Perempuan Berkalung Sorban menjadi sumber data tertulis yang dianalisis dengan menggunakan analisis wacana kritis. Sumber data dianalisis oleh peneliti yang berkedudukan sebagai instrumen penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Teknik dokumentasi dilakukan dengan menggunakan analisis konten. Profil yang direpresentasikan adalah tokoh aku yaitu Annisa yang berperan sebagai pencerita dan pelaku utama. Tokoh Annisa menggambarkan  sosok seorang perempuan yang hdup ditengah sistem patriarki yang kental dengan pemahaman agama dan budaya yang mendiskriminasi perempuan sebagai orang kedua (inferior). Peran gender dan relasi gender tergambar dari novel ini ingin mengukuhkan  ideologi patriarki dalam keluarga. Peran gender yang sejak kecil ditanamkan kepada Annisa oleh keluarga terrefleksi dalam pilihan lingkup permainan Annisa. Representasi ideologi patriarki dalam novel ini menampilkan Annisa sebagai objek penceritaan dan Samsudin sebagai subjek penceritaan. Abidah El Khalieqy sebagai pengarang melibatkan diri juga sebagai pelaku utama. Sebagai pelaku utama yang menjadi sosok Annisa, Adibah El Khalieqy mampu mengungkapkan jenis-jenis ideologi gender dan katidakadilan gender yang terkuak dalam jalan kisah novel ini. Jenis-jenis ideologi tersebut adalah ideologi patriarki, ideologi familialissme, ideologi ibuisme dan ideologi umum.  
Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Title: ANALISIS WACANA KRITIS NOVEL PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN: KAJIAN FEMINISME
Description:
Artikel ini bertujuan untuk memaparkan lebih detil tentang profil gender dan identitas gender, peran gender dan relasi gender, dan jenis ideologi gender dan ketidakadilan gender.
Penelitian kualitatif ini menggunakan jenis penelitian sastra dengan menggunakan metode analisis isi.
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif.
Data kualitatif diperoleh dari  konsep atau data yang digambarkan dan dikumpulkan dalam kata dengan mengangkat atau menguraikan seluruh masalah yang berkaitan dengan analisis isi novel Perempuan Berkalung Sorban.
  Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kata-kata dan tindakan yang tertulis dalam sumber tertulis berupa novel Perempuan Berkalung Sorban karya Adibah El Khalieqy.
Novel Perempuan Berkalung Sorban menjadi sumber data tertulis yang dianalisis dengan menggunakan analisis wacana kritis.
Sumber data dianalisis oleh peneliti yang berkedudukan sebagai instrumen penelitian.
Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi.
Teknik dokumentasi dilakukan dengan menggunakan analisis konten.
Profil yang direpresentasikan adalah tokoh aku yaitu Annisa yang berperan sebagai pencerita dan pelaku utama.
Tokoh Annisa menggambarkan  sosok seorang perempuan yang hdup ditengah sistem patriarki yang kental dengan pemahaman agama dan budaya yang mendiskriminasi perempuan sebagai orang kedua (inferior).
Peran gender dan relasi gender tergambar dari novel ini ingin mengukuhkan  ideologi patriarki dalam keluarga.
Peran gender yang sejak kecil ditanamkan kepada Annisa oleh keluarga terrefleksi dalam pilihan lingkup permainan Annisa.
Representasi ideologi patriarki dalam novel ini menampilkan Annisa sebagai objek penceritaan dan Samsudin sebagai subjek penceritaan.
Abidah El Khalieqy sebagai pengarang melibatkan diri juga sebagai pelaku utama.
Sebagai pelaku utama yang menjadi sosok Annisa, Adibah El Khalieqy mampu mengungkapkan jenis-jenis ideologi gender dan katidakadilan gender yang terkuak dalam jalan kisah novel ini.
Jenis-jenis ideologi tersebut adalah ideologi patriarki, ideologi familialissme, ideologi ibuisme dan ideologi umum.
 .

Related Results

Konstruksi Gender Pada Film Perempuan Berkalung Sorban
Konstruksi Gender Pada Film Perempuan Berkalung Sorban
Film Perempuan berkalung sorban ialah film drama romantis yang bertema nuansa Islami dari Indonesia yang ditayangkan pada tahun 2009, disutradarai oleh ...
Pengaruh Konsep Feminisme Liberal Eudoria Terhadap Enola dalam Film Enola Holmes
Pengaruh Konsep Feminisme Liberal Eudoria Terhadap Enola dalam Film Enola Holmes
Banyak kajian sastra feminis yang menempatkan tokoh utama sebagai pusat pembahasannya. Namun beberapa penelitian mengabaikan peran karakter minor. Faktanya, tokoh utama tidak bisa ...
Kognisi Sosial Dalam Proses Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk Pada Buku Motivasi
Kognisi Sosial Dalam Proses Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk Pada Buku Motivasi
Banyaknya wacana kritis dalam buku Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat banyak membuat pembaca penasaran dan menjadikannya buku motivasi best seller toko buku di Indonesia. Penggun...
MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA: KAJIAN FEMINISME NAOMI WOLF
MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA: KAJIAN FEMINISME NAOMI WOLF
Penelitian ini berfokus pada aspek bentuk dan pengaruh mitos kecantikan dalam novel Gendut? Siapa Takut! karya Alnira (2019). Analisis dilakukan dengan memanfaatkan teori feminisme...
REPRESENTASI FEMINISME LIBERAL DALAM FILM BARBIE 2023
REPRESENTASI FEMINISME LIBERAL DALAM FILM BARBIE 2023
Feminisme merupakan salah satu gerakan sosial yang menggunakan berbagai media untuk menyuarakan kesetaraan hak perempuan, salah satunya melalui media massa film. Berbagai macam ben...
MITOS TOKOH PEREMPUAN LAKON ABDULMULUK JAUHARI TEATER DULMULUK TUNAS HARAPAN
MITOS TOKOH PEREMPUAN LAKON ABDULMULUK JAUHARI TEATER DULMULUK TUNAS HARAPAN
<p>Penelitian berjudul “Mitos Tokoh Perempuan Lakon Abdulmuluk Jauhari Teater Dulmuluk Tunas Harapan” ini menganalisis tentang tokoh perempuan yang dimainkan oleh aktor laki-...
CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL LA BARKA KARYA NH. DINI DAN KIM JI-YEONG LAHIR TAHUN 1982 KARYA CHO NAM JOO (KAJIAN SASTRA BANDINGAN)
CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL LA BARKA KARYA NH. DINI DAN KIM JI-YEONG LAHIR TAHUN 1982 KARYA CHO NAM JOO (KAJIAN SASTRA BANDINGAN)
Problematika mengenai stereotip perempuan tidak sedikit dimanfaatkan oleh pengarang dalam membangun struktur cerita. Citra perempuan dalam kajian sastra bandingan dalam novel La Ba...
Wanita di Tengah Arus Kemodernan dalam Perspektif Feminis Sakiko Murata
Wanita di Tengah Arus Kemodernan dalam Perspektif Feminis Sakiko Murata
feminisme jepang kontemporer, khususnya perspektif sakiko murota. Dalam dunia modern yang ditandai oleh percepatan teknologi, globalisasi dan perubahan struktur sosial, perempuan m...

Back to Top